KONFLIK REMAJA ANTAR KELOMPOK PENGGEMAR K-POP PADA PLATFORM DIGITAL
PDF

Keywords

Fanwar
K-Pop
Identitas sosial
Media sosial
Konflik antar kelompok

How to Cite

KONFLIK REMAJA ANTAR KELOMPOK PENGGEMAR K-POP PADA PLATFORM DIGITAL. (2026). Liberosis: Jurnal Psikologi Dan Bimbingan Konseling, 18(3). https://doi.org/10.2238/4h7emr08

Abstract

Fenomena fanwar antar kelompok penggemar K-Pop di platform digital semakin sering terjadi seiring meningkatnya penggunaan media sosial oleh remaja. Konflik tersebut dipengaruhi oleh fanatisme, identitas kelompok, serta persaingan antar fandom yang memicu munculnya prasangka, stereotipe, dan perilaku agresif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penyebab, bentuk konflik, serta upaya penyelesaian konflik antar kelompok penggemar K-Pop pada platform digital. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui teknik dokumentasi terhadap berbagai unggahan dan interaksi di media sosial yang berkaitan dengan fenomena fanwar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemicu utama konflik meliputi penghinaan terhadap idola, tuduhan plagiat konsep, dan kompetisi antar fandom. Bentuk konflik yang ditemukan berupa ejekan, penyebaran hoaks, teror atau doxing, serta ajakan melakukan report massal terhadap akun pihak lain. Berdasarkan Teori Identitas Sosial, konflik tersebut muncul karena kuatnya identifikasi individu terhadap fandom sehingga memunculkan kecenderungan membela kelompok sendiri dan memandang negatif kelompok lain. Upaya penyelesaian yang dapat dilakukan meliputi peningkatan literasi digital, pengendalian emosi, penghargaan terhadap perbedaan, serta penguatan budaya fandom yang positif agar interaksi di media sosial menjadi lebih sehat.
DOI: https://doi.org/10.2238/4h7emr08
PDF

References

Adrila, M. D. P., & Neviyarni, S. (2025). Kajian Literatur: Peran Teori Identitas Sosial dalam Pembentukan dan Reduksi Prasangka Antar Kelompok. Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi, 2(12), 1623–1630. https://doi.org/10.71282/jurmie.v2i12.1484

Adzina, N. J., Malihah, E., & Sartika, R. (2024). Analisis Teori Konflik Lewis A. Coser dalam Fenomena Fanwar Fandom K-Pop (Studi Kasus Fandom CARAT). Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 14(2), 183–198.

Agatha, T., & Utami, L. S. S. (2023). Perilaku Solidaritas Penggemar ARMY (Studi Kasus BTS Meal). Koneksi, 7(1), 1–8.

Anika, S. O., & Kurniawan, R. (2024). Hubungan antara Regulasi Emosi dengan Problematic Internet Use pada Siswa SMA. Al-DYAS, 3(1), 421–436.

Dewi, A. S., Indah, S. H. L., Nadzira, A. M., & Hadi, C. (2020). Social Identity Theory: Literature Review Pendekatan Social Identity Theory dalam Kelompok. Surabaya: Fakultas Psikologi Universitas Airlangga.

Fathurahman, M., & Nurhadi, Z. F. (2020). Budaya Fandom K-Pop di Media Sosial: Identitas, Solidaritas, dan Konflik. Jurnal Ilmu Komunikasi, 18(2), 123–138.

Fiantika, F. R., Wasil, M., Jumiyati, S., Honesti, L., Wahyuni, S., Mouw, E., Jonata, I., Mashudi, I., Hasanah, N., Maharani, A., Ambarwati, K., Noflidaputri, R., Nuryami, & Waris, L. (2022). Metodologi penelitian kualitatif. PT Global Eksekutif Teknologi.

Fitria, K. (2022). Cyberspace Sebagai Area Perang Antara Fans Versus Haters K-Pop di Instagram. Jurnal Kopis: Kajian Penelitian dan Pemikiran Komunikasi Penyiaran Islam, 5(1), 58–73.

Handoko, F. A., Rahaju, S., & Siaputra, I. B. (2024). Fanatisme Penggemar K-POP Indonesia: Identitas Fandom, Tipe Kepribadian, Dan Pemujaan Selebritas Pada Penggemar K-POP. Jurnal Psikologi Ulayat: Indonesian Journal of Indigenous Psychology, 11(1), 55–74.

Hidayat, T. (2019). Pembahasan Studi Kasus sebagai Bagian Metodologi Penelitian. 1–12.

Indriani, N., & Kusuma, R. S. (2022). Interaksi Sosial Fandom Army di Media Sosial Weverse. Jurnal Komunikasi Global, 11(2), 206–226. https://doi.org/10.24815/jkg.v11i2.25397

Iskandar, I., & Salamah, U. (2025). Pengaruh Cyberbullying Melalui Media Sosial terhadap Tingkat Kecemasan Remaja. Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi, 2(5), 245–262.

Kartika, A., & Rahastine, M. P. (2025). Dampak Budaya K-Pop terhadap Gaya Komunikasi Remaja Indonesia di Jakarta: Studi Kasus Para Penggemar Gen Z. Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi, 2(10).

Kim, J. (2021). Platformization of K-Pop Fandom: Social Media, Data, and Labor. New Media & Society, 23(7), 1901–1918.

Kristya, G. M., & Sarwono, R. B. (2024). Hiperrealitas dalam Interaksi Parasosial pada Mahasiswa Penggemar K-Pop di Yogyakarta (Studi Fenomenologi). Triwikrama: Jurnal Multidisiplin Ilmu Sosial, 3(2), 1–8.

Nababan, S. (2023). Digital Media Literacy Strategy for the Information Disruption Era in Improving the Communication Ethics of the Yogyakarta Community. International Journal of Science and Society, 5(2), 223–232.

Novella WF, A., & Nevriyarni, S. (2026). Teori Identitas Sosial, Stereotipe & Prasangka. Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi, 3(1), 505–515. https://doi.org/10.71282/jurmie.v3i1.1547

Pohan, S., & Gustiana, Z. N. (2023). Fenomena Fanwar Dan Fanatisme Antar Fandom K-POP Di Media Sosial Twitter. SEMAR: Jurnal Sosial dan Pengabdian Masyarakat, 3(1), 10–16.

Pratama, M. W., & Jannah, M. (2024). Eksplorasi Regulasi Emosi pada Generasi Z di Mojokerto. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 11(1), 256–263.https://doi.org/10.26740/cjpp.v11i1.61279

Putri, A. R., & Pratama, R. (2021). Fanwar dan Konflik Simbolik dalam Komunitas Penggemar K-pop di Twitter. Jurnal Komunikasi Global, 10(1), 45–59.

Putri, C. E., & Hamzah, R. E. (2024). Literasi Digital bagi Remaja di DKI Jakarta pada Fenomena Display of Violence di Media Sosial. Jurnal Pustaka Komunikasi, 7(1), 240–252.

Rahma, D. N., Matulessy, A., Pratitis, N., & Rina, A. P. (2023). Meningkatkan Regulasi Emosi dengan Mengurangi Deindividuasi pada Gen Z dalam Mencegah Perilaku Hate Speech. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 10(2).

Ruliyatin, E., & Ridhowati, D. (2021). Dampak Cyber Bullying pada Pribadi Siswa dan Penanganannya di Era Pandemi Covid-19. Jurnal Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik), 5(1), 1–5.

Sadasri, L. M. (2022). Parasocial Relationship Dengan Selebritas (Studi Kualitatif Pada Praktik Penggunaan Fandom Applications). Jurnal Studi Pemuda, 10(2), 147–160. https://doi.org/10.22146/studipemudaugm.70269

Sahara, N., Marliani, R., & Kurniadewi, E. (2022). Gambaran Konflik Antar Kelompok Penggemar Korean POP Di Media Sosial. PSYCHE: Jurnal Psikologi Universitas Muhammadiyah Lampung, 2(1), 31–46.

Sari, M. P., Purwanti, S., & Nurliah, N. (2022). Efek Hubungan Parasosial Penggemar Korean Pop. Jurnal Ilmiah Psikologi, 9(2).

Saufa, A. R., Humaidi, M. A., & Sari, A. N. A. (2026). Efek Cyberbullying terhadap Persepsi Publik tentang Idola K-Pop di Platform X: Studi dengan Pendekatan Teori Agenda Setting. Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi, 3(4).

Sholekah, N. N., Dzakiyyarani, F. R., Sadewa, N., & Rakhmawati, N. A. (2023). Kasus Konflik Dalam Komunitas Penggemar BLINK (Penggemar Blackpink) Dan MY (Penggemar AESPA) Dalam Cyberbullying. Publique, 4(1), 91–105.

Silaban, A. P., Larasati, C. D., Mamahit, K. F., & Samosir, Y. A. (2024). Analisis Fanwar Fenomena Antar Penggemar K-POP di Platform Twitter. ULILALBAB: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(5), 36–45. https://doi.org/10.56799/jim.v3i5.3319

Siroj, M., & Zulfa, A. (2024). Dampak Cyberbullying Pada Remaja di Media Sosial. Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara, 1(2), 1124–1130.

Wanda, E. M. (2023). Pengaruh Literasi Digital pada Generasi Z terhadap Pergaulan Sosial di Era Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.

Wardani, E. P., & Kusuma, R. S. (2021). Interaksi Parasosial Penggemar K-Pop di Media Sosial (Studi Kualitatif pada Fandom Army di Twitter). Bricolage: Jurnal Magister Ilmu Komunikasi, 7(2), 243–260. https://doi.org/10.30813/bricolage.v7i2.2755

Downloads

Download data is not yet available.