SOSIALISASI PENGARUH BULLYING TERHADAP KESEHATAN MENTAL DI SEKOLAH MENENGAH

Authors

  • Aditya Putra Khairunnas, Ista Muthia Chaerunissa, Rahma Dani Lubis, Ghina Lana Khairunnisa, Kaisa Zahro, Maulana Yusuf Damanhuri, Muhammad Badar Mubin, Vicky Adrian Langkola Muni Universitas Pamulang Author

DOI:

https://doi.org/10.2238/48tt0m20

Keywords:

Bullying, Kesehatan Mental, Sosialisasi, Remaja, Pengabdian kepada Masyarakat

Abstract

Bullying merupakan perilaku agresif yang dilakukan secara berulang terhadap individu yang dianggap lebih lemah dan dapat berdampak serius pada kesehatan mental remaja. Rendahnya pemahaman siswa, guru, dan orang tua mengenai bahaya bullying menyebabkan banyak kasus tidak tertangani secara optimal. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa mengenai bentuk-bentuk bullying, dampaknya terhadap kesehatan mental, serta upaya pencegahan dan penanganannya. Kegiatan dilaksanakan di SMAN 12 Tangerang pada 21 Mei 2026 dengan melibatkan 33 siswa. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, pemutaran video edukasi, diskusi, tanya jawab, pembagian leaflet dan infografis, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada tingkat pengetahuan dan pemahaman peserta mengenai bullying dan dampaknya terhadap kesehatan mental. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan, berkomitmen untuk tidak melakukan bullying, berani melaporkan kasus yang terjadi, serta bersedia menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran kolektif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, inklusif, dan mendukung perkembangan mental siswa secara optimal.

References

Hardianti, S., dkk. (2025). Dampak Bullying pada Kesehatan Mental Remaja: Literature Review. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 14(2), hlm. 75–82.

Ismawati, D. G., dkk. (2024). Dampak Bullying terhadap Kesehatan Mental Remaja di Sekolah Menengah. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), hlm. 1145–1153.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). (2024). Data Pengaduan Kasus Kekerasan dan Perundungan Anak Tahun 2023–2024. Jakarta: KPAI. Diakses dari: www.kpai.go.id

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. (2023). Panduan Pencegahan Bullying di Lingkungan Sekolah. Jakarta: Kemen PPPA.

World Health Organization (WHO). (2022). Mental Health and Development: Targeting People with Mental Health Conditions as a Vulnerable Group. Geneva: WHO.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 82 Tahun 2015 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan.

Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

UNESCO. (2023). School Violence and Bullying: Global Status and Trends, Drivers and Consequences. Paris: UNESCO.

Hidayat, A. R., & Sandra Putra, R. (2025). Hubungan Bullying terhadap Kesehatan Mental Remaja di SMA. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(1), 7033–7040.

Downloads

Published

2026-06-28

How to Cite

SOSIALISASI PENGARUH BULLYING TERHADAP KESEHATAN MENTAL DI SEKOLAH MENENGAH. (2026). Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa), 7(10). https://doi.org/10.2238/48tt0m20

Similar Articles

1-10 of 399

You may also start an advanced similarity search for this article.