Implementasi Program Hidroponik Bayam Berbasis Participatory Rural Apprasial (PRA) Untuk Mendukung Ketahanan Pangan Desa Sampurago
DOI:
https://doi.org/10.2238/nrd4a244Keywords:
Hidroponik bayam, Participatory Rural Appraisal, PemberdayaanMasyarakat, Ketahanan Pangan, Desa SampuragoAbstract
Ketahanan pangan di tingkat desa perlu didukung melalui pemanfaatan sumber daya dan teknologi pertanian yang sesuai dengan kondisi masyarakat. Program hidroponik bayam berbasis Participatory Rural Appraisal (PRA) dilaksanakan di Desa Sampurago, Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan lahan terbatas untuk budidaya sayuran. Kegiatan ditujukan kepada masyarakat Desa Sampurago melalui tahapan identifikasi kondisi dan potensi desa, sosialisasi, demonstrasi, pelatihan, penyemaian, penanaman, perawatan, diskusi, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Pendekatan PRA diterapkan dengan melibatkan masyarakat secara aktif dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan praktis masyarakat dalam mengenal alat dan bahan, melakukan penyemaian, penanaman, pemberian nutrisi, serta perawatan tanaman hidroponik. Program juga menghasilkan terbentuknya kelompok hidroponik sebagai wadah untuk melanjutkan pemeliharaan dan pengembangan kegiatan setelah program Kukerta berakhir. Tanaman bayam belum mencapai masa panen sehingga kontribusi terhadap ketahanan pangan belum dapat diukur secara kuantitatif. Meskipun demikian, program telah memberikan dasar pengetahuan, keterampilan, sarana, dan kelembagaan sederhana yang berpotensi mendukung pengembangan ketahanan pangan masyarakat secara berkelanjutan.References
Abdussamad, Z., Muhid, A., Syamsurrijal, & Sutarman. (2022). Pemberdayaan Masyarakat untuk Desa Persiapan pada Desa Batu Asaq melalui Pelatihan dan Pendampingan Berbasis Participatory Rural Appraisal. Adma: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(2), 227–236.
Heleni, S., Syafira, A., Ritonga, A., Aprillia, D., Nurlita, E., Andriyanti, I., Putri, M. A., Rinaldi, & Melly, S. S. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Desa Dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan Melalui Teknik Hidroponik. KALANDRA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 01(September), 105–113.
Lestari, F. D. A. H., Anam, M. S., Mahmudi, M. I. A., Wardani, S. K., Sihombing, C., & Hakim, A. R. (2025). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Budidaya Hidroponik Sistem Wick Sebagai Solusi Ketahanan Pangan dan Upaya Pengentasan Stunting di Desa Linau. DEDIKASI : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(1).
Nabila, D. A., Solahudin, D., & Setiawan, A. I. (2024). Pemberdayaan Masyarakat dalam Ketahanan Pangan dengan Budidaya Hidroponik dan Polybag. Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 9(November), 385–406.
Statistik, B. P. (2025). Kecamatan Hulu Kuantan Dalam Angka 2025. https://kuansingkab.bps.go.id/id/publication/2025/09/26/fa6cfee951e4d98dcb3fdb29/hulu-kuantan-district-in-figures-2025.html
Sulaeman, A., Bramasta, D., & Makhrus. (2023). Pemberdayaan Masyarakat dengan Pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA). Jurnal Literasi Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(2), 87–96.
Sunarto, Suparji, Suharto, A., Fernanda, A. R., & Zakinah, N. (2023). Pemanfaatan Metode Participatory Rural Appraisal untuk Kesiapsiagaan Kapasitas Desa Tangguh Bencana dalam Pengurangan Risiko Bencana di Desa Jajar Kartoharjo dan Desa Genilangit Poncol Magetan. Jamsi: Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 3(2).
Widowati, Hidayat, J. W., Hariyanto, S., Triyana, E., Ariyani, R. C. A., Wardhani, R., & Permatasaro, T. A. (2023). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Teknologi Hidroponik Untuk Ketahanan Pangan. Jurnal Pasopati, 5(4).

