PESONA AMBACANG: PENGUATAN EKOSISTEM WISATA DAN KEMITRAAN LOKAL UNTUK MEWUJUDKAN DESA LUBUK AMBACANG SEBAGAI DESA WISATA BERKELANJUTAN
DOI:
https://doi.org/10.2238/7am30d30Keywords:
desa wisata, Pokdarwis, pemberdayaan masyarakat, Community Based Tourism, pariwisata berkelanjutanAbstract
Pengabdian ini mengangkat permasalahan potensi wisata Desa Lubuk Ambacang, Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, yang belum dikelola secara optimal, khususnya pada Objek Wisata Air Terjun Tujuh Tingkat Batangkoban, akibat lemahnya kapasitas kelembagaan, rendahnya kesadaran wisata masyarakat, dan minimnya promosi digital. Program bertajuk KUKERTA PESONA AMBACANG ini bertujuan memperkuat ekosistem wisata desa melalui pendekatan Community Based Tourism (CBT), meliputi pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), penguatan kapasitas masyarakat, pengembangan cenderamata dan homestay, penyusunan standar pelayanan, serta branding media digital. Sepuluh program prioritas dilaksanakan sejak Juli 2026 menggunakan teknik penyelesaian masalah partisipatif STOP-THINK-ACT. Evaluasi persepsi terhadap 40 responden menunjukkan tingkat ketercapaian program sebesar 81,8% dengan kategori Baik, dengan aspek manfaat program memperoleh penilaian tertinggi (86,9%) dan aspek potensi keberlanjutan program relatif lebih rendah (76,3%). Hasil pengabdian menunjukkan bahwa sebagian besar program berhasil dilaksanakan, termasuk terbentuknya Pokdarwis dan identitas digital yang aktif, sementara luaran berbasis dokumen seperti profil desa wisata dan SOP pelayanan pengunjung memerlukan tindak lanjut dari Pemerintah Desa agar dampaknya berkelanjutan.References
Boekoesoe, L., & Maksum, T. S. (2022). Optimalisasi pembangunan desa dalam mewujudkan SDGs Desa. Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat), 11(1), 209–218.
Evita, R., Rosalina, T., Zumaroh, Z., & Nurasiah, N. (2023). Pemberdayaan kelompok sadar wisata melalui sosialisasi penerapan Sapta Pesona di Desa Sebubus Kabupaten Sambas Kalimantan Barat. Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 604–612.
Handayani, E., Trisoko, R. G., Yanti, R., Syaiful, S., & Febdarina, S. (2021). Gerakan sadar wisata melalui aksi Sapta Pesona kepada masyarakat Kampung Patin, Kampar-Riau. Intelektiva: Jurnal Ekonomi, Sosial & Humaniora, 3(1), 184–189.
Muljadi, A. J., & Warman, A. (2014). Kepariwisataan dan perjalanan. Rajawali Pers.
Sari, I. G. A. M. P. (2020). Pengembangan desa wisata dalam perspektif community based tourism (CBT). Aplikasi Administrasi: Media Analisa Masalah Administrasi, 26–32.
Sari, I. W., & Pinasti, V. I. S. (2023). Strategi Pokdarwis dalam pemberdayaan masyarakat melalui desa wisata (Studi kasus Desa Wisata Giyanti, Wonosobo). Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi, 11(2), 84–95.
Soeswoyo, D., Skarwanti, J. R., & Ishak, R. P. (2023). Peningkatan pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat Desa Wisata Cimande melalui usaha Homestay Jawara. Yumary: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 155–163.
Universitas Riau. (2026). Panduan Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau. LPPM Universitas Riau.

