PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI DIVERSIFIKASI OLAHAN IKAN LELE MENJADI ABON DI DESA PALUNG RAYA
DOI:
https://doi.org/10.2238/m28dwq19Keywords:
Abon Lele, Pengabdian Masyarakat, Diversifikasi ProdukAbstract
Ikan lele hasil budi daya masyarakat Desa Palung Raya, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, selama ini hanya dijual segar sehingga nilai jualnya rendah dan mudah menurun mutunya saat produksi berlebih. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu masyarakat setempat dalam mengolah ikan lele menjadi abon bernilai tambah. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, demonstrasi, dan praktik langsung pembuatan abon lele, mulai dari pengukusan hingga penyajian. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa abon lele yang dihasilkan berwarna cokelat keemasan, bertekstur kering dan berserat, serta beraroma gurih akibat adanya reaksi Maillard. Peserta antusias dan aktif selama pelatihan berlangsung, sehingga kegiatan ini diharapkan dapat berpotensi menjadi alternatif usaha mikro rumahan berbasis potensi lokal di Desa Palung Raya.References
Aufa, M., Rozaq, A., Rahim, A. R., Fauziyah, N., & Saukaris, S. (2021). Pelatihan pembuatan abon dari ikan lele guna meningkatkan harga jual. Journal of Community Service, 3(2), 910–919.
Musyaddad, A., Ramadhani, A., Pratama, M. A., Juliyanto, J., Safitri, I., & Fitri, N. (2019). Produksi abon ikan lele sebagai alternatif unsaha untuk meningkatkan perekonimian masyarakat Desa Pelutan. Asian Journal of Innovation Anda Entrepreneurship, 04(03), 199–206.
Setiawati, I. T., & Ningsih, S. (2018). Manajemen usaha pengolahan abon ikan lele (Clarias gariepinus) di P2MKP Jaya Mandiri Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung. Jurnal Penyuluhan Perikanan Dan Kelautan, 12(2), 95–110.
Sundari, R. S., Kusmayadi, A., & Fitriadi, B. W. (2021). Teknologi pembuatan abon ikan lele bebas bau amis (penyuluhan dan implementasi). Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 6(1), 546–554.
Yuliani, Y., Septiansyah, A., & Emmawati, A. (2021). Karakteristik organoleptik dan kadar serat kasar abon dari formulasi daging ikan patin dan jantung pisang kepok. Journal of Tropical AgriFood, 3(1), 23–30.

