PROGRAM PEMBINAAN MINAT BACA DI SEKOLAH DASAR: TANTANGAN DAN DAMPAKNYA PADA SISWA
DOI:
https://doi.org/10.2238/3tde2606Keywords:
minat baca, literasi sekolah dasar, program literasi, tantangan literasi, strategi literasiAbstract
Kemampuan literasi merupakan faktor penting dalam pengembangan pendidikan dasar, namun minat baca siswa sekolah dasar di Indonesia masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan program pengembangan minat baca di tiga sekolah dasar negeri di Bandung, yakni SDN Nagrak 1, SDN Kancah, dan SD Kartika VIII-9. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam, observasi langsung, dan analisis dokumen untuk mengidentifikasi tantangan, strategi yang diterapkan sekolah, serta dampak program terhadap siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala utama dalam peningkatan minat baca mencakup keterbatasan fasilitas, rendahnya keterlibatan orang tua, serta dominasi penggunaan gadget oleh siswa. Meskipun demikian, program literasi seperti pojok baca dan kegiatan membaca terstruktur terbukti memiliki dampak positif terhadap peningkatan minat baca siswa, terutama jika didukung oleh pendekatan yang inovatif dan kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan komunitas. Rekomendasi strategis dari penelitian ini meliputi penguatan fasilitas literasi, peningkatan keterlibatan orang tua, serta pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung kegiatan literasi di sekolah dasar.References
Aryani, W. D., & Purnomo, H. (2024). Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dalam Budaya Membaca Peserta Didik Sekolah Dasar di Indonesia. Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Budaya, 4(2), 47-68.
Dafit, Febrina, & Ramadan, Z. H. (2020). Pelaksanaan program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 4(4), 1429-1437.
Indarwati, D. (2018). Pembinaan Minat Baca Siswa di SD Negeri 3 Klaten. Basic Education, 7(41), 4-095.
Irsyad, N. A., Munirah, M., & Tarman, T. (2024). Pengaruh Program Gerakan Literasi “Ammaca” dan Budaya Literasi Digital Melalui Pemanfaatan Media Chromebook Terhadap Minat Baca Siswa SD. Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran, 4(2), 1523-1534.
Kurniawan, Wahyu, & Sutopo, A. (2021). Implementasi pojok baca untuk meningkatkan minat baca siswa MI Muhammadiyah Kartasura. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 37-42.
Nuraini, T., Zakiah, L., & Sumantri, M. S. (2024). Pengadaan pojok baca sebagai upaya meningkatkan minat baca siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(1), 5082-5092.
Nur'ariyani, S., & Jamaludin, U. (2022). Pengaruh media pembelajaran games book terhadap minat baca peserta didik kelas V di sekolah dasar. Journal on Education, 5(1), 583-590.
Qudsya, H., et al. (2022). Analisis pojok baca dalam meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(6), 12146-12156.
Septiani, R., & Aslam, A. (2022). Efektivitas pemanfaatan perpustakaan untuk menumbuhkan minat baca siswa di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(4), 6646-6654.
Simamora, N., et al. (2023). Analisis Budaya Literasi dalam Mengembangkan Minat Membaca di Sekolah Dasar Negeri 154500 Aek Tolang. Journal on Teacher Education, 4(3), 196-203.
Sumira, D. Z., Deasyanti, D., & Herawati, T. (2022). Analisis gerakan literasi pojok baca terhadap minat baca kelas 4 SDN Bojong 04. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(5), 1999-2003.
Sutrisna, T. (2023). Pengaruh Program Literasi Wjlrc Terhadap Pemahaman Membaca Siswa. Jurnal Wahana Pendidikan, 10(1), 59-68.
Valentina, T., Selegi, S. F., & Junaidi, I. A. (2023). Strategi meningkatkan literasi baca siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmu Kependidikan, 21(3), 630-639.
Zulaikhah, S. N. A. (2024). Implementasi Reading Morning Menggunakan Metode DEAR di Madrasah Ibtidaiyah. Rumpun Jurnal Persuratan Melayu, 12(1), 40-52.

