ANALISIS FAKTOR PENYEBAB,UPAYA PENCEGAHAN,DAN PENANGGULANGAN STUNTING DI DESA PAMPANGAN PASIR TALANG TIMUR KECAMATAN SUNGAI PAGU,KABUPATEN SOLOK SELATAN
DOI:
https://doi.org/10.2238/e2s4tv17Keywords:
Stunting, Faktor Penyebab, Pencegahan, Penanggulangan, BalitaAbstract
Stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis yang masih menjadi perhatian serius dalam bidang kesehatan masyarakat di Indonesia karena dapat mempengaruhi pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta produktivitas anak di masa depan. Stunting terjadi akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama, terutama pada periode 1000 hari pertama kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab, upaya pencegahan, serta penanggulangan stunting di Desa Pampangan Pasir Talang Timur, Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan informan penelitian terdiri dari ibu balita, kader posyandu, dan aparat desa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, serta dokumentasi kegiatan posyandu yang dilaksanakan secara rutin. Berdasarkan data yang diperoleh dari posyandu setempat, terdapat 5 orang anak yang menjadi fokus pengamatan dengan berat badan lahir berkisar antara 2,9 kg hingga 3,4 kg dan panjang badan lahir antara 48 cm hingga 50 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab stunting dipengaruhi oleh berbagai aspek, antara lain kurangnya asupan gizi yang seimbang, rendahnya pengetahuan ibu mengenai pola makan dan pola asuh anak, kondisi sanitasi lingkungan yang kurang memadai, serta keterbatasan ekonomi keluarga dalam memenuhi kebutuhan pangan bergizi. Upaya pencegahan dan penanggulangan stunting dilakukan melalui berbagai kegiatan seperti pelaksanaan posyandu secara rutin, pemberian makanan tambahan (PMT), penyuluhan gizi kepada ibu balita, serta kerja sama antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Melalui upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi anak serta memperbaiki kondisi kesehatan anak. Oleh karena itu, penanganan stunting perlu dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan guna menurunkan angka stunting serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa yang akan datangReferences
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2022. Survei Status Gizi Indonesia (SSGI). Jakarta: Kemenkes RI.
WHO. 2020. Child Growth Standards. Geneva: World Health Organization.
Haryati, E. 2024. Faktor-Faktor Penyebab Stunting dan Upaya Penanganannya. Jurnal Kesehatan Masyarakat.
Shodikin, A.A. 2023. Hubungan Pola Asuh dan Pendidikan Ibu dengan Kejadian Stunting pada Balita. Jurnal Gizi dan Kesehatan.
Rahmawati, S. 2024. Edukasi Gizi Sebagai Upaya Pencegahan Stunting pada Anak. Jurnal Pengabdian Masyarakat.
Downloads
Published
2026-07-02
Issue
Section
Articles
How to Cite
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB,UPAYA PENCEGAHAN,DAN PENANGGULANGAN STUNTING DI DESA PAMPANGAN PASIR TALANG TIMUR KECAMATAN SUNGAI PAGU,KABUPATEN SOLOK SELATAN. (2026). Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa), 7(11). https://doi.org/10.2238/e2s4tv17

