PENGUATAN TATA KELOLA ZAKAT MASJID MELALUI SOSIALISASI PEMBENTUKAN UPZ DAN APLIKASI MENARA MASJID BAZNAS

Authors

  • Husnul Khotimah Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nahdlatul Ulama (STISNU) Nusantara Tangerang, Indonesia Author
  • Maryudi Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nahdlatul Ulama (STISNU) Nusantara Tangerang, Indonesia Author
  • Nur Alfi Ikrimah Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nahdlatul Ulama (STISNU) Nusantara Tangerang, Indonesia Author
  • Riska Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nahdlatul Ulama (STISNU) Nusantara Tangerang, Indonesia Author
  • Dul Jalil Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nahdlatul Ulama (STISNU) Nusantara Tangerang, Indonesia Author

Keywords:

Tata Kelola Zakat, UPZ Masjid, MENARA MASJID, BAZNAS, Pengabdian kepada Masyarakat

Abstract

Zakat merupakan salah satu instrumen penting dalam pemberdayaan sosial masyarakat sehingga pengelolaannya memerlukan kelembagaan yang tertib, transparan, dan akuntabel. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat tata kelola zakat berbasis masjid melalui sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dan pengenalan aplikasi MENARA MASJID BAZNAS. Kegiatan dilaksanakan pada Agustus–September 2026 di Kecamatan Cibodas, Jatiuwung, dan Periuk, Kota Tangerang, melalui kunjungan lapangan, observasi, wawancara, sosialisasi, pendampingan, dan dokumentasi. Dari 53 masjid yang telah didata, 9 masjid atau 16,98% telah memiliki UPZ, sedangkan 44 masjid atau 83,02% belum memiliki UPZ. Sebanyak 6 masjid menyatakan berminat membentuk UPZ. Kegiatan Kelompok 1 selanjutnya berhasil memfasilitasi pembentukan UPZ pada Masjid Jami At Taqwa di Kecamatan Jatiuwung dan Masjid Sullamut Taufiq di Kecamatan Periuk. Dengan demikian, jumlah masjid yang memiliki UPZ meningkat menjadi 11 masjid atau 20,75%. Hasil ini menunjukkan bahwa sosialisasi yang disertai pendampingan dapat mendorong penguatan kelembagaan zakat di tingkat masjid.

References

Ansoriyah, F., Warella, Y., Purnaweni, H., & Hastuti, R. S. (2020). Responses to pandemic Covid-19 by mosque-based zakat agency: Opportunities and limitations in zakat management. DINIKA: Academic Journal of Islamic Studies, 5(2), 169–190. https://doi.org/10.22515/dinika.v5i2.2764

Choirin, M., Arbi, D. S., Junaedi, J., & Setiawan, A. I. (2023). The understanding of muballigh regarding zakat literacy: Empirical evidence based on the Zakat Literacy Index. Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies, 17(2), 325–348. https://doi.org/10.15575/idajhs.v17i2.31563

Fatmawati, F., Hakim, R., & Hakim, A. L. (2024). Zakat literacy improvement in Indonesia: Analysing the role and strategy of Center for Strategic Study of the National Amil Zakat Agency (PUSKAS BAZNAS). Iqtishodia: Jurnal Ekonomi Syariah, 9(1), 22–31. https://doi.org/10.35897/iqtishodia.v9i1.1432

Fitri, T. D., Sakinah, F. T., Nurazizah, V., Friyanti, Y. E., & Afrianty, N. (2025). Pendampingan perizinan dan tata kelola Unit Pengumpulan Zakat Masjid Nurul Ihsan, Kota Bengkulu. Z-COVIS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1). https://az-zahra.or.id/jpm/article/view/22

Mutmainah, L. (2015). The influence of accountability, transparency, and responsibility of zakat institution on intention to pay zakat. Global Review of Islamic Economics and Business, 3(2), 108–119. https://doi.org/10.14421/grieb.2015.032-03

Ramadania, S., & Shauki, E. R. (2023). E-zakat fund accountability: Study on amil zakat institution Lazismu in Tokopedia. Jurnal Ekonomi & Keuangan Islam, 9(1), 136–150. https://doi.org/10.20885/JEKI.vol9.iss1.art10

Republik Indonesia. (2011). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.

Republik Indonesia. (2014). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.

Siddiq, M. R., & Akbar, M. A. (2023). Coordination and digitalization among zakat institutions to strengthen social protection in Indonesia: An assessment of progress. Journal of Emerging Economies and Islamic Research, 11(2), 16–34. https://doi.org/10.24191/jeeir.v11i2.21472

Tahliani, H. (2018). Contribution of good governance principles to strengthening zakat management in Indonesia: Confirmatory factor analysis. International Journal of Zakat, 3(3), 39–54. https://doi.org/10.37706/ijaz.v3i3.94

Wahyudi, M., Herianingrum, S., & Ratnasari, R. T. (2021). Accountability practices based on zakat institutions website in Indonesia. Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan, 9(3), 459–466. https://doi.org/10.17509/jrak.v9i3.31225

Waluyo, B., Syafrida, I., Rozza, S., Safitri, N., Hadiansyah, A. I., & Azizah, S. (2025). Optimalisasi peran masjid dalam pemberdayaan masyarakat melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS, 11(1), 16–23. https://doi.org/10.31940/bp.v11i1.16-23

Badan Amil Zakat Nasional. (2016). Peraturan Badan Amil Zakat Nasional Nomor 2 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Tata Kerja Unit Pengumpul Zakat. Jakarta: BAZNAS.

Downloads

Published

2026-10-22

How to Cite

PENGUATAN TATA KELOLA ZAKAT MASJID MELALUI SOSIALISASI PEMBENTUKAN UPZ DAN APLIKASI MENARA MASJID BAZNAS. (2026). Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa), 8(2). https://journal.cib.institute/index.php/krepa/article/view/5613

Similar Articles

61-70 of 396

You may also start an advanced similarity search for this article.