Optimalisasi Program Pembinaan melalui Penerapan Pembayaran Berbasis QRIS Pada Layanan Barber dan Cuci Motor di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Singaraja

Authors

  • Ni Komang Ayu Peni Adnyani Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia Author
  • Kadek Ratih Purwaningsih Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia Author
  • Dheva Rhiztul Afra Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia Author
  • Mitro Subroto Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia Author

Keywords:

Pembayaran Digital, Kemandirian, Lembaga Pemasyarakatan, Transformasi digital

Abstract

Transformasi digital dalam sektor pelayanan publik mendorong perlunya penerapan pembayaran non-tunai guna menjaga transparansi keuangan, salah satunya dalam lingkungan pemasyarakatan. Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) pada layanan kemandirian barber dan cuci motor contohnya. Inovasi ini dipilih untuk mengikuti perkembangan digitalisasi global karena di masa ini sudah banyak orang yang menggunakan e-wallet karena dianggap lebih praktis. Selain itu terdapat kendala lain yang pernah dihadapi seperti kurang optimalnya pencatatan transaksi secara manual, efisiensi administrasi dan adanya potensi kesalahan dalam pengelolaan keuangan. Juga membantu dalam proses evaluasi dana yang masuk karena ditempatkan pada satu nomor rekening yang sama dengan hasil penjualan karya warga binaan lainnya seperti kerajinan koran yang berbentuk pajangan, celengan dan lainnya. Selain itu dengan adanya QRIS sejalan dengan penerapan kebijakan digitalisasi transaksi keuangan nasional dan menjadi sarana edukasi untuk mengenal sistem pembayaran digital yang berkembang di masyarakat. Penerapan QRIS diharapkan mampu menciptakan sistem transaksi yang lebih praktis, transparan dan akuntabel pada pembinaan kemandirian. Inovasi ini juga memberi nilai tambah bagi program pembinaan karena membekali warga binaan dengan pengetahuan dan keterampilan mengenai transaksi digital sebagai bekal reintegrasi sosial setelah menjalani masa pidana. Implementasi QRIS ini nantinya diharapkan akan berhasil dalam mendukung modernisasi layanan pembinaan dan menjadi langkah strategis dalam mewujudkan pembinaan yang aktif.

References

1. Zainuri, R., & Budi Setiadi, P. (2023). Tinjauan Literatur Sistematis: Analisis Swot Dalam Manajemen Keuangan Perusahaan. Jurnal Maneksi, 12(1), 22–28. https://doi.org/10.31959/jm.v12i1.1364

2. Fitria, N., Suryani, T., & Hidayat, R. (2022). Analisis Implementasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Sebagai Sistem Pembayaran Digital pada Pelayanan Publik di Indonesia. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 8(3), 3258-3266. https://doi.org/10.29040/jiei.v8i3.6773

3. Adisaputra, M. N., & Subroto, M. (2022). Penerapan Pembinaan Kemandirian dalam Program Integrasi di Lapas Kelas IIA Cibinong. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha, 10(2). https://doi.org/10.23887/jpku.v10i2.46827

4. Alfredo Dian Prakoso, & Imam Santoso. (2024). Implementasi cashless sebagai upaya pencegahan pungutan liar di Lembaga pemasyarakatan di Lembaga pemasyarakatan kelas IIA Sragen. Jurnal Yustitia. https://yustitia.unwir.ac.id/index.php/yustitia/article/download/269/172/1062

5. Ni Putu Ayu Oka, & I Dewa Gede Herman. (2026). Efektivitas Pembinaan Kemandirian Berbasis Teknologi bagi Warga Binaan di Lapas Kelas IIB Singaraja. Jurnal Pendidikan, 4(2). https://multidisipliner.org/ijim/article/download/515/284/2456

6. Hana, M., & Mugi, H. (2024). Literature Review Of The Evolution Of Payment System Paradigms: From Cash to Cashless With Digital Payment. Jurnal Pendidikan, 7(6). https://jurnal.uns.ac.id/SHES/article/download/81553/43203

Downloads

Published

2026-09-16

How to Cite

Optimalisasi Program Pembinaan melalui Penerapan Pembayaran Berbasis QRIS Pada Layanan Barber dan Cuci Motor di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Singaraja. (2026). Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa), 8(1). https://journal.cib.institute/index.php/krepa/article/view/4227

Similar Articles

11-20 of 170

You may also start an advanced similarity search for this article.