MENUJU DESA INFORMATIF: DIGITALISASI PETA ADMINISTRASI DAN PENGUATAN IDENTITAS DUSUN DI DESA TAMAN BARU KECAMATAN SEKOTONG

Authors

  • Sutarsan Abdullah Universitas Nahdlatul Ulama, NTB Author
  • Yusraen Universitas Nahdlatul Ulama, NTB Author
  • M. Nizar Salim Universitas Nahdlatul Ulama, NTB Author
  • Baiq Anggraeni Winata Universitas Nahdlatul Ulama, NTB Author
  • Fahrurreza Ramadhani Universitas Nahdlatul Ulama, NTB Author
  • M. Maheru Ardiansyah Universitas Nahdlatul Ulama, NTB Author
  • Ulya Hayati Universitas Nahdlatul Ulama, NTB Author
  • Alya Ahyani Universitas Nahdlatul Ulama, NTB Author
  • Zinnuraini Universitas Nahdlatul Ulama, NTB Author
  • Widia Rahel Universitas Nahdlatul Ulama, NTB Author
  • Robiatul Adawiyah Universitas Nahdlatul Ulama, NTB Author
  • Martini Malo Universitas Nahdlatul Ulama, NTB Author
  • Sri Wulandari Universitas Nahdlatul Ulama, NTB Author
  • Jhulia Agriatul Ningsih Universitas Nahdlatul Ulama, NTB Author

Keywords:

digitalisasi desa, peta administrasi, identitas wilayah, plang dusun, informasi spasial

Abstract

Ketersediaan informasi wilayah yang akurat, jelas, dan mudah diakses merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan dan pelayanan masyarakat di tingkat desa. Desa Taman Baru, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, memiliki wilayah administratif yang terbagi ke dalam beberapa dusun, namun penyajian informasi mengenai pembagian wilayah dan identitas dusun masih perlu diperkuat melalui media informasi yang lebih sistematis dan mudah dikenali. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung terwujudnya desa yang informatif melalui digitalisasi peta administrasi serta penguatan identitas wilayah melalui pemasangan plang nama dusun. Metode pelaksanaan meliputi observasi dan identifikasi kondisi wilayah, pengumpulan data administrasi, verifikasi informasi bersama pemerintah desa, pengolahan data spasial menjadi peta administrasi digital, serta perancangan dan pemasangan plang nama dusun pada lokasi yang telah ditentukan. Peta administrasi digital disusun untuk menyajikan informasi pembagian wilayah secara lebih sistematis, sedangkan plang nama dusun berfungsi sebagai penanda fisik yang memperkuat keterbacaan dan identitas wilayah. Hasil kegiatan menunjukkan tersedianya media informasi wilayah dalam bentuk digital dan fisik yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah desa maupun masyarakat. Integrasi kedua media tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemudahan dalam mengenali wilayah administratif, mendukung penyampaian informasi kepada masyarakat, serta menjadi salah satu langkah awal dalam penguatan tata kelola informasi wilayah Desa Taman Baru berbasis data dan teknologi.

References

Runa, I. W. (2007). Pengertian Desa (Nyata, Fiktif) Yang mempengaruhi Pola Pikir Masyarakat Dalam Pengungkapan Sistem Desa Tenganan. Pengertian Desa (Nyata, Fiktif) Yang Mempengaruhi Pola Pikir Masyarakat Dalam Pengungkapan Sistem Desa Tenganan.

Adriansyah, R., Dirjo, L. B. P., Musa, U. L., Firman, F., Lestari, A. R. P., Maryam, S., ... & Wulansari, W. (2026). Optimalisasi Tata Kelola Spasial Desa: Pemetaan Administrasi dan Pemasangan Plang Petunjuk Jalan di Desa Dukuh. Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram, 7(2), 300-305.

Susanti, P., Yudha, Y. P., Yunita, Y., & Firdaus, M. (2025). Sosialisasi penyusunan peta desa digital pada Desa Selotinatah Kecamatan Ngariboyo Kabupaten Magetan. Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 435-441.

Downloads

Published

2026-09-09

How to Cite

MENUJU DESA INFORMATIF: DIGITALISASI PETA ADMINISTRASI DAN PENGUATAN IDENTITAS DUSUN DI DESA TAMAN BARU KECAMATAN SEKOTONG. (2026). Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa), 8(1). https://journal.cib.institute/index.php/krepa/article/view/3977

Similar Articles

91-100 of 286

You may also start an advanced similarity search for this article.