GERAKAN CEK KESEHATAN GRATIS (CKG): UPAYA DETEKSI DINI DIABETES MELITUS DAN HIPERTENSI PADA MASYARAKAT DESA KUCUR, KECAMATAN DAU, KABUPATEN MALANG

Authors

  • Nur Hafizah Universitas Muhammadiyah Makassar Author
  • Afifah Julia Rahmawati Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta Author
  • Zalfa Azhar Salsabila Universitas Muhammadiyah Purwokerto Author
  • Muhammad Diandy Handrian Universitas Muhammadiyah Riau Author
  • Bianglala Peri Nirwana Universitas Muhammadiyah Malang Author
  • Rania Windaertin Universitas Muhammadiyah Malang Author
  • Ifdah Mawazin Universitas Muhammadiyah Palu Author
  • Radityas Kharisma Nuryasinta Universitas Muhammadiyah Malang Author

DOI:

https://doi.cibangsa.org/DOI-2026-141

Keywords:

cek kesehatan gratis, deteksi dini, diabetes melitus, hipertensi, Desa Kucur

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM), khususnya hipertensi dan diabetes melitus, merupakan penyumbang utama angka kesakitan dan kematian di Indonesia dan sering tidak disadari penderitanya karena minim gejala pada tahap awal. Kementerian Kesehatan meluncurkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai upaya deteksi dini dan promotif-preventif berbasis siklus hidup. Sejalan dengan program tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah (KKN MAs) Kelompok 11 melaksanakan kegiatan Cek Kesehatan Gratis di Desa Kucur, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, dengan fokus pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah sewaktu. Kegiatan ini bertujuan mendeskripsikan status tekanan darah dan kadar gula darah masyarakat Desa Kucur sebagai dasar upaya deteksi dini dan edukasi kesehatan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif terhadap data sekunder hasil pemeriksaan CKG pada 44 peserta, yang dianalisis secara statistik deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 65,9% peserta berada pada kategori hipertensi derajat 1 hingga derajat 3, sedangkan pada pemeriksaan gula darah sewaktu ditemukan 20,5% peserta pada kategori prediabetes dan 2,3% pada kategori diabetes melitus. Temuan ini mengindikasikan tingginya risiko penyakit tidak menular di tingkat desa yang memerlukan tindak lanjut berupa edukasi gaya hidup sehat, rujukan ke fasilitas kesehatan, dan pemantauan berkala oleh tenaga kesehatan setempat.

References

Hidayati, R. W., Sulani, A. S., Zidny, A., Inayati, S., Patrianto, P., Raihana, P. N., Damayanti, A., Duta, Y. A., Wulandari, A. M., Lestari, A., & Humairoh, A. (2024). Deteksi dini PTM melalui screening hipertensi dan diabetes mellitus di Padukuhan Nogosari 2, Wukirsari, Imogiri, Bantul. Bagimu Negeri: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(2), 331–337. https://ejournal.umpri.ac.id/index.php/bagimunegeri/article/view/2583

Kementerian Kesehatan RI. (2025). 8,2 juta warga ikuti Cek Kesehatan Gratis. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://kemkes.go.id/id/82-juta-warga-ikuti-cek-kesehatan-gratis

Kementerian Kesehatan RI. (2026). Kemenkes perkuat tindak lanjut Cek Kesehatan Gratis usai tembus 73,8 juta peserta. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://www.kemkes.go.id/id/kemenkes-perkuat-tindak-lanjut-cek-kesehatan-gratis-usai-tembus-73,8-juta-peserta

Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI). (2021). Pedoman pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 dewasa di Indonesia. PB PERKENI.

Downloads

Published

2026-09-08

How to Cite

GERAKAN CEK KESEHATAN GRATIS (CKG): UPAYA DETEKSI DINI DIABETES MELITUS DAN HIPERTENSI PADA MASYARAKAT DESA KUCUR, KECAMATAN DAU, KABUPATEN MALANG. (2026). Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa), 8(1). https://doi.cibangsa.org/DOI-2026-141

Similar Articles

251-260 of 269

You may also start an advanced similarity search for this article.