BIJAK MENGGUNAKAN OBAT: EDUKASI DAGUSIBU UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT DALAM PENGGUNAAN OBAT DI DESA TANDAM HULU I DUSUN I

Authors

  • Juwita Bella Azzahra Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Author
  • Shahrul Rahman Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Author

Keywords:

DAGUSIBU, edukasi kesehatan, penggunaan obat, pengelolaan obat, masyarakat

Abstract

Penggunaan obat yang tidak tepat masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan di masyarakat. Keterbatasan pengetahuan mengenai cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat dapat meningkatkan risiko kesalahan penggunaan obat serta berdampak terhadap kesehatan dan lingkungan. Edukasi melalui konsep DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang) dapat menjadi pendekatan sederhana untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan obat yang benar. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat Desa Tandam Hulu I Dusun I mengenai penggunaan dan pengelolaan obat secara tepat, aman, dan rasional. Kegiatan dilaksanakan pada 21 Agustus 2026 di rumah Kepala Dusun I dan diikuti oleh 22 partisipan. Edukasi dilakukan menggunakan media poster, dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Materi meliputi cara mendapatkan obat dari sumber yang tepat, menggunakan obat sesuai aturan, menyimpan obat sesuai kondisi yang dipersyaratkan, serta membuang obat rusak atau kedaluwarsa dengan benar. Hasil kegiatan menunjukkan keterlibatan dan pemahaman peserta terhadap prinsip DAGUSIBU, yang ditunjukkan melalui diskusi dan tanya jawab mengenai penggunaan obat sehari-hari, termasuk penyimpanan, pembuangan obat kedaluwarsa, dan penggunaan antibiotik. Edukasi menggunakan media poster dan diskusi interaktif dapat menjadi pendekatan promotif untuk mendukung kesadaran masyarakat mengenai penggunaan dan pengelolaan obat yang aman, tepat, dan rasional.

References

1. World Health Organization. Promoting Rational Use of Medicines. World Health Organization.

2. World Health Organization. Medication Without Harm: Global Patient Safety Challenge on Medication Safety. World Health Organization.

3. World Health Organization. Global Burden of Preventable Medication-Related Harm in Health Care: A Systematic Review. World Health Organization; 2024.

4. Pratiwi NA, Nabilah A, Sari AA, et al. Pengetahuan mahasiswa non-kesehatan tentang penggunaan obat antipiretik secara swamedikasi. J Farm Komunitas. 2022;9(1):1-9.

5. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat). Kementerian Kesehatan RI; 2020. ISBN 978-623-301-006-1.

6. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Apa Itu DAGUSIBU? Kementerian Kesehatan RI; 2023.

7. Yulianto, Alfiana M, Ningrum VDA. The influencing factors in knowledge of DAGUSIBU drug management in a rural area. J Ilm Farm. 2022;18(1):73-87.

8. Kurniawati PA, Yulianto D. Analisis tingkat pengetahuan tentang penyimpanan obat pada masyarakat di Dusun Tegalrejo Sleman Februari 2023. Forte J. 2024;4(2):427-435.

9. Wiryani LS, Karminingtyas SR. Hubungan tingkat pengetahuan dan praktik DAGUSIBU obat pada pengunjung Apotek Indobat Pakerisan. Indones J Pharm Nat Prod. 2022;5(1):76-84.

10. Agustikawati N, Efendy R, Firmansyah D. Pemberdayaan ibu rumah tangga tentang pengelolaan obat yang benar di rumah. J Abdidas. 2021;2(5):1127-1132. doi:10.31004/abdidas.v2i5.437.

11. Candra H, Oktaviani F, Muliana H, Elfasyari TY, Nursyidah. Edukasi DAGUSIBU pada anak-anak Panti Asuhan Istana Yatim Al-Jufri. J Hum Educ. 2024;4(1):179-184.

12. Rahma FA, Novali EC, Satta DS, et al. Profil pengetahuan dan pengelolaan obat dalam rumah tangga. J Farm Komunitas. 2025;12(2):202-210.

13. Wahyunita S, Nazarudin M, Sidiq NM. Edukasi “DAGUSIBU” (Dapatkan, Gunakan, Simpan dan Buang Obat) dalam meningkatkan kepedulian penggunaan obat secara rasional di masyarakat. J Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) . 2023;4(3):585-591. doi:10.33474/jp2m.v4i3.20555.

14. Syifa N, Azmi MR, Khailillah AN, et al. Efektivitas edukasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang) obat sebagai media peningkatan kesadaran siswa SMK Muhammadiyah 1 Batu. J Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia . 2025;6(2):427-435. doi:10.35870/jpni.v6i2.1466.

15. Octavia DR, Susanti I, Mahaputra Kusuma Negara SB. Peningkatan pengetahuan masyarakat tentang penggunaan dan pengelolaan obat yang rasional melalui penyuluhan DAGUSIBU. GEMASSIKA J Pengabdian Kepada Masyarakat . 2020;4(1):23-39. doi:10.30787/gemassika.v4i1.401.

16. Insani WN, Destiani DP, Sari E, et al. Improper disposal practice of unused and expired pharmaceutical products in Indonesian households. Heliyon. 2020;6(7):e04551. doi:10.1016/j.heliyon.2020.e04551.

17. World Health Organization. 5 Moments for Medication Safety. World Health Organization; 2019. WHO reference number: WHO/HIS/SDS/2019.4.

18. Alfian SD, Griselda M, Khoiry QA, Pratama MAA, Febriyanti RM, Saw PS, Abdulah R. Unsafe disposal of unused and expired medicines in Indonesia: nationwide evidence on public awareness and disposal practices across urban-rural and island disparities. BMC Public Health. 2026;26(1):2102. doi:10.1186/s12889-026-27672-y.

19. Senja RY, Sulastri L, Supriyadi Y, Maulidiyani R, Nuraisah A, Ayu I, et al. DAGUSIBU education to improve community understanding of medication management in Kalibaru Village, Cirebon Regency. Community Empowerment. 2025;10(2):298-308. doi:10.31603/ce.12335.

20. Gloria F, Adrianto M, Alfiyaturrakhma U, Santoso RB, Maharani P, Aldila S, et al. Penyuluhan DAGUSIBU dan pengumpulan sampah obat rumah tangga warga Kelurahan Miroto Kota Semarang. Inov J Pengabdian Masyarakat. 2025;3(3):279-288. doi:10.54082/ijpm.1078.

Downloads

Published

2026-08-28

How to Cite

BIJAK MENGGUNAKAN OBAT: EDUKASI DAGUSIBU UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT DALAM PENGGUNAAN OBAT DI DESA TANDAM HULU I DUSUN I. (2026). Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa), 7(12). https://journal.cib.institute/index.php/krepa/article/view/3562

Similar Articles

21-30 of 399

You may also start an advanced similarity search for this article.