MANAJEMEN WAKTU DAN KEUANGAN SEBAGAI KUNCI ANAK SMK MENJADI LEBIH KREATIF, PRODUKTIF, DAN SIAP MENGEMBANGKAN USAHA

Authors

  • Hani Nurhaliza Universitas Pamulang Author
  • Mutiara Shafa Maharani Universitas Pamulang Author
  • Zasqia Zahra Universitas Pamulang Author

DOI:

https://doi.org/10.2238/xs3db896

Keywords:

manajemen waktu, manajemen keuangan, kreativitas, produktivitas, kewirausahaan, siswa SMK.

Abstract

Manajemen waktu dan keuangan merupakan keterampilan penting yang perlu dimiliki oleh siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk meningkatkan kreativitas, produktivitas, serta kesiapan dalam menghadapi dunia kerja dan dunia usaha. Namun, masih banyak siswa yang belum mampu mengelola waktu dan keuangan secara efektif sehingga berdampak pada rendahnya produktivitas dan kurang optimalnya pemanfaatan peluang yang tersedia. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada siswa SMK Muhammadiyah 01 Ciputat mengenai pentingnya manajemen waktu dan keuangan dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode Participatory Action Research (PAR). Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui observasi, penyampaian materi, diskusi interaktif, tanya jawab, serta studi kasus yang berkaitan dengan pengelolaan waktu dan keuangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai pentingnya menyusun prioritas kegiatan, mengatur jadwal secara efektif, serta mengelola keuangan dengan lebih bijak melalui pencatatan pengeluaran dan kebiasaan menabung. Selain itu, kegiatan ini juga berhasil meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya kreativitas, produktivitas, dan pemanfaatan teknologi digital sebagai peluang untuk mengembangkan usaha sejak dini. Dengan demikian, manajemen waktu dan keuangan dapat menjadi bekal penting bagi siswa dalam membangun kemandirian, meningkatkan kualitas diri, serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja dan kewirausahaan di masa depan.

References

Amabile, T. M. (1996). Creativity in Context. Boulder: Westview Press.

Atkinson, A., & Messy, F. A. (2012). Measuring Financial Literacy: Results of the OECD / International Network on Financial Education (INFE) Pilot Study. OECD Working Papers on Finance, Insurance and Private Pensions, No. 15. Paris: OECD Publishing.

Badan Pusat Statistik. (2023). Tingkat Pengangguran Terbuka Menurut Tingkat Pendidikan Tahun 2023. Jakarta: BPS.

Bawden, D. (2008). Origins and Concepts of Digital Literacy. In C. Lankshear & M. Knobel (Eds.), Digital Literacies: Concepts, Policies and Practices. New York: Peter Lang.

Claessens, B. J. C., Van Eerde, W., Rutte, C. G., & Roe, R. A. (2007). A Review of the Time Management Literature. Personnel Review, 36(2), 255–276.

De Bono, E. (1995). Serious Creativity: Using the Power of Lateral Thinking to Create New Ideas. London: HarperCollins.

Fernandes, D., Lynch, J. G., & Netemeyer, R. G. (2014). Financial Literacy, Financial Education, and Downstream Financial Behaviors. Management Science, 60(8), 1861–1883.

Hall, E. T. (1983). The Dance of Life: The Other Dimension of Time. New York: Anchor Press.

Johnson, E. B. (2002). Contextual Teaching and Learning: What It Is and Why It’s Here to Stay. California: Corwin Press.

Kemendikbudristek. (2022). Kurikulum Merdeka dan Implementasinya di Sekolah Menengah Kejuruan. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Kirschner, P. A., & De Bruyckere, P. (2017). The Myths of the Digital Native and the Multitasker. Teaching and Teacher Education, 67, 135–142.

Kolb, D. A. (1984). Experiential Learning: Experience as the Source of Learning and Development. New Jersey: Prentice Hall.

Krajcik, J. S., & Shin, N. (2014). Project-Based Learning. In R. K. Sawyer (Ed.), The Cambridge Handbook of the Learning Sciences. Cambridge: Cambridge University Press.

Lusardi, A., & Mitchell, O. S. (2014). The Economic Importance of Financial Literacy: Theory and Evidence. Journal of Economic Literature, 52(1), 5–44.

Macan, T. H. (1994). Time Management: Test of a Process Model. Journal of Applied Psychology, 79(3), 381–391.

Nambisan, S. (2017). Digital Entrepreneurship: Toward a Digital Technology Perspective of Entrepreneurship. Entrepreneurship Theory and Practice, 41(6), 1029–1055.

Neck, H. M., & Greene, P. G. (2011). Entrepreneurship Education: Known Worlds and New Frontiers. Journal of Small Business Management, 49(1), 55–70.

Otoritas Jasa Keuangan. (2022). Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan Tahun 2022. Jakarta: OJK.

Prensky, M. (2001). Digital Natives, Digital Immigrants. On the Horizon, 9(5), 1–6.

Suryana. (2013). Kewirausahaan: Kiat dan Proses Menuju Sukses. Jakarta: Salemba Empat.

Thomas, J. W. (2000). A Review of Research on Project-Based Learning. California: Autodesk Foundation.

Trompenaars, F., & Hampden-Turner, C. (1997). Riding the Waves of Culture: Understanding Cultural Diversity in Business. London: Nicholas Brealey Publishing.

Weisberg, R. W. (2006). Creativity: Understanding Innovation in Problem Solving, Science, Invention, and the Arts. New Jersey: Wiley.

Zimmerman, B. J. (2002). Becoming a Self-Regulated Learner: An Overview. Theory Into Practice, 41(2), 64–70.

Downloads

Published

2026-06-25

How to Cite

MANAJEMEN WAKTU DAN KEUANGAN SEBAGAI KUNCI ANAK SMK MENJADI LEBIH KREATIF, PRODUKTIF, DAN SIAP MENGEMBANGKAN USAHA. (2026). Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa), 7(10). https://doi.org/10.2238/xs3db896

Similar Articles

21-30 of 205

You may also start an advanced similarity search for this article.