PEMBUATAN DAN AKTIVASI QRIS SERTA GOOGLE MAPS UNTUK UMKM DESA SEBAGAI UPAYA DIGITALISASI UMKM DI DESA BATANG HARI KECAMATAN SEMIDANG AJI KABUPATEN OGAN KOMERING ULU
DOI:
https://doi.org/10.2238/pte0eq75Keywords:
QRIS, Google Maps, Digitalisasi UMKM, GoPay Merchant, Pengabdian MasyarakatAbstract
Perkembangan teknologi digital mendorong perubahan dalam sistem pembayaran dan promosi usaha, khususnya bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, masih banyak pelaku UMKM di pedesaan yang belum memanfaatkan pembayaran digital melalui QRIS serta Google Maps sebagai media promosi usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi digital pelaku UMKM melalui pendampingan pembuatan dan aktivasi QRIS menggunakan aplikasi GoPay Merchant serta pendaftaran lokasi usaha pada Google Maps di Desa Batang Hari, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu. Metode pelaksanaan meliputi observasi, sosialisasi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaku UMKM berhasil memiliki QRIS yang aktif sebagai sarana pembayaran non-tunai dan lokasi usahanya terdaftar pada Google Maps sehingga memudahkan pelanggan dalam melakukan transaksi dan menemukan lokasi usaha. Program ini meningkatkan pemahaman pelaku UMKM terhadap pemanfaatan teknologi digital, memperluas promosi usaha, serta mendukung transformasi digital yang berkontribusi pada peningkatan daya saing UMKM.References
Bank Indonesia. (2023). QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).
Bank Indonesia. (2022). Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2025.
Kementerian Koperasi dan UKM RI. (2023). Digitalisasi UMKM Indonesia.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management. Pearson.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Downloads
Published
2026-07-22
Issue
Section
Articles
How to Cite
PEMBUATAN DAN AKTIVASI QRIS SERTA GOOGLE MAPS UNTUK UMKM DESA SEBAGAI UPAYA DIGITALISASI UMKM DI DESA BATANG HARI KECAMATAN SEMIDANG AJI KABUPATEN OGAN KOMERING ULU. (2026). Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa), 7(11). https://doi.org/10.2238/pte0eq75

