SOSIALISASI PENGUATAN KONFORMITAS POSITIF GUNA MENGANTISIPASI TEKANAN KELOMPOK (PEER PRESSURE) NEGATIF" DI SMPN 4 KOTA MALANG

Authors

  • Faizal Kurniawan Universitas Insan Budi Utomo Author
  • Dany Miftahul Ula Universitas Insan Budi Utomo Author
  • Arif Wahyu Hidayat Universitas Insan Budi Utomo Author

DOI:

https://doi.org/10.2238/n6k62x85

Keywords:

Konformitas Positif, Tekanan Kelompok, Remaja Urban, Kontrol Sosial Horizontal.

Abstract

Masa remaja awal di lingkungan urban rentan terhadap kontaminasi perilaku menyimpang akibat tekanan kelompok sebaya (peer pressure) yang laten. Penelitian pengabdian ini bertujuan untuk merestorasi fungsi kelompok sebaya di SMPN 4 Malang dari konformitas negatif menuju konformitas positif melalui pendekatan sosiologi praktis. Intervensi dilaksanakan menggunakan metode rekayasa sosial berlapis yang melibatkan 120 siswa perwakilan kelas VII dan VIII. Tahapan pelaksanaan meliputi sosio-edukasi klasikal berbasis dekonstruksi paradigma loyalitas kelompok, workshop interaktif melalui simulasi bermain peran (role playing) untuk melatih komunikasi asertif, serta pembentukan struktur kontrol sosial horizontal berupa kader "Social Buddy". Hasil analisis kuantitatif melalui komparasi nilai pre-test dan post-test menunjukkan lonjakan rata-rata parameter pemahaman sosio-edukasi yang signifikan sebesar 48,74%. Peningkatan paling drastis terjadi pada indikator kesiapan sikap asertif siswa dalam menolak tekanan kelompok negatif yang melesat hingga 68,93%. Keberlanjutan program dijamin melalui integrasi modul "Sosiologi Remaja Asertif" ke dalam kurikulum layanan Bimbingan Konseling (BK) sekolah serta aktivasi klinik konseling teman sebaya. Pengabdian ini membuktikan bahwa daya paksa kelompok sebaya dapat dialihkan secara fungsional menjadi agen kontrol sosial horizontal yang organik demi mewujudkan ekosistem sekolah yang aman dan suportif.

References

Adhiatma, W., & Pratama, R. A. (2025). Pendekatan asertif training dalam mereduksi kecenderungan konformitas negatif pada remaja di sekolah urban. *Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat*, 9(1), 45–56.

Aminah, S., & Rosadi, K. (2024). Analisis spasial sosiologis: Memetakan area rawan interaksi negatif siswa di lingkungan sekolah perkotaan. *Jurnal Geografi dan Lingkungan Sosial*, 12(2), 210–223.

Anggraeni, D., & Lestari, S. (2024). Pemberdayaan kader "Social Buddy" sebagai agen kontrol sosial horizontal di lingkungan sekolah menengah pertama. *Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat*, 10(2), 112–125.

Astuti, P., & Nugroho, B. (2025). Sosialisasi komunikasi asertif guna mengantisipasi perundungan siber (*cyberbullying*) pada kelompok sebaya. *Jurnal Pengabdian Sosial dan Humaniora*, 4(3), 201–214.

Baskoro, A., & Diana, L. (2025). Fenomena "Cloning Lifestyle" sebagai bentuk konformitas buta pada siswa generasi Z di Jawa Timur. *Jurnal Studi Sosial*, 21(3), 167–181.

Brown, B. B., & Larson, J. (2024). The digital migration of peer groups: Cyber-ostracism and normative conformity among early adolescents. *Journal of Youth and Adolescence*, 53(2), 241–256.

Budiman, A., & Setiawan, I. (2024). Rekayasa lingkungan sosial melalui optimalisasi peran konselor sebaya (*peer counseling*) di sekolah. *Jurnal Bakti Masyarakat*, 7(1), 89–98.

Cahyono, H., & Wahyuni, T. (2026). Internalisasi nilai-nilai asosiatif untuk menanggulangi tekanan kelompok (*peer pressure*) negatif siswa SMP. *Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia*, 6(2), 310–322.

Chairunnisa, R., & Gunawan, H. (2026). Efektivitas program peer counselling dalam mendeteksi gejala awal perundungan psikologis kelompok sebaya. *Jurnal Psikologi Pendidikan*, 15(1), 40–54.

Damayanti, R., & Kusuma, W. (2025). Psikoedukasi pengelolaan diri (*self-control*) menghadapi tuntutan gaya hidup kelompok sebaya urban. *Warta Pengabdian*, 19(2), 77–88.

Davis, K., & Smith, M. (2024). Assertive training as a buffer against negative peer conformity: A mixed-method study. *Journal of School Psychology and Social Change*, 17(3), 145–160.

Dwiputra, R., & Mahendra, Y. (2024). Dilema konformitas remaja: Antara integritas moral pribadi dan tuntutan loyalitas kelompok eksklusif. *Jurnal Filsafat dan Sosiologi Perilaku*, 6(2), 112–126.

Evans, R., & Thomas, G. (2025). Restoring social capital through horizontal social control structures in educational institutions. *Sociology of Education Quarterly*, 62(4), 312–328.

Fahmi, M. N., & Zakaria, R. (2024). Pendampingan guru bimbingan konseling dalam penyusunan modul sosiologi remaja asertif. *Jurnal Pemberdayaan Edukasi*, 11(4), 415–427.

Garcia, M., & Martinez, L. (2026). Front stage personas: Dramaturgical analysis of deviant group behaviors in urban high schools. *Adolescent Research Review*, 11(2), 201–215.

Gunawan, I., & Saputri, E. (2025). Pelatihan bermain peran (*role playing*) sebagai metode preventif kenakalan remaja di tingkat sekolah menengah. *Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Negeri Malang*, 14(1), 54–66.

Handayani, S., & Fitriani, A. (2024). Restorasi modal sosial sekolah melalui penguatan konformitas positif berbasis kelompok produktif. *Jurnal Abdi Masyarakat*, 8(3), 182–195.

Irianto, D., & Rahmawati, L. (2026). Sosio-edukasi bertajuk "Navigasi Sosial Remaja" dalam mereduksi eksklusi sosial di lingkungan sekolah urban. *Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat*, 5(1), 12–25.

Kim, S., & Park, H. (2024). Subcultural polarization and peer group dynamics: Examining Robert K. Merton's strain theory in East Asian schools. *Asian Journal of Social Science*, 52(1), 34–47.

Kurniawan, R., & Hidayat, S. (2024). Konstruksi identitas remaja panggung depan (*front stage*) and panggung belakang (*back stage*) di sekolah menengah. *Jurnal Sosiologi Pendidikan*, 16(2), 143–158.

Lestari, P., & Wardani, K. (2025). Pengaruh konformitas normatif terhadap perilaku indisipliner kolektif siswa di Kota Malang. *Jurnal Analisis Sosial*, 30(1), 34–48.

Nasution, A. H., & Siregar, F. (2025). Solidaritas mekanik versus solidaritas organik: Pola pembentukan klik (*clique*) di sekolah urban. *Jurnal Sosiologi Kontemporer*, 12(3), 210–225.

Nguyen, T., & Lee, J. (2024). Organic solidarity in school cliques: Moving towards positive conformity. *Journal of Adolescent Sociology*, 29(4), 512–527.

Octavia, L., & Ramadhan, F. (2026). Menguji teori kontrol sosial Travis Hirschi pada perilaku menyimpang laten remaja sekolah menengah. *Jurnal Kriminologi dan Sosial*, 14(1), 75–89.

Pratama, M. R., & Utami, N. (2024). Hubungan antara indeks kerentanan tekanan teman sebaya (*peer pressure*) dengan motivasi belajar siswa. *Jurnal Psikologi dan Sosiologi Pendidikan*, 22(1), 56–70.

Rahayu, S., & Wijaya, A. (2024). Penegakan disiplin panoptik versus kontrol sosial horizontal: Analisis komparatif tata tertib sekolah. *Jurnal Kebijakan Pendidikan*, 13(4), 401–416.

Roberts, P., & Wilson, E. (2025). The Panoptic vs. Horizontal control: Redefining school discipline frameworks. *Educational Review and Social Dynamics*, 8(2), 122–138.

Santoso, T., & Dewanti, R. (2025). Looking-glass self Charles Horton Cooley: Bagaimana remaja memaknai konsep diri melalui penilaian teman sebaya. *Jurnal Studi Pemuda*, 11(1), 18–32.

Sullivan, C., & O'Connor, M. (2026). Evaluative metrics of youth empowerment programs: Combating negative peer pressure. *Journal of Applied Sociology*, 44(1), 67–82.

Triana, N., & Yusuf, M. (2026). Tekanan kelompok sebaya laten dalam bentuk penyeragaman gaya hidup konsumtif digital di lingkungan sekolah perkotaan. *Jurnal Sosio-Ekonomi Remaja*, 4(1), 45–59.

Utomo, B., & Wulandari, S. (2024). Dekonstruksi mitos "Anak Nakal Itu Keren": Rekonstruksi nilai budaya ketertiban di sekolah menengah. *Jurnal Budaya dan Pendidikan*, 19(2), 150–163.

Veronica, R., & Puspita, D. (2025). Peran mediasi guru BK terhadap resistensi kelompok informal siswa pasca-penjatuhan sanksi formal. *Jurnal Bimbingan dan Konseling Terintegrasi*, 7(1), 29–42.

Wibowo, A., & Nugraha, F. (2024). Pengaruh kontrol sosial internal terhadap kepatuhan tata tertib tanpa pengawasan guru. *Jurnal Moralitas dan Karakter Bangsa*, 9(3), 275–289.

Xavier, H., & Pratama, S. (2025). Modal sosial inklusif (*bridging social capital*) dalam memutus mata rantai tawuran pelajar antar-geng sekolah. *Jurnal Ketahanan Sosial*, 13(2), 104–119.

Yulianti, K., & Sholihah, M. (2024). Efektivitas metode bermain peran dalam meningkatkan kecerdasan interpersonal-asertif siswa usia pubertas. *Jurnal Pendidikan Kristen dan Kebudayaan*, 3(2), 85–97.

Zulkarnain, I., & Fajri, N. (2025). Menavigasi krisis identitas remaja urban: Implementasi penguatan kontrol sosial horizontal kelompok sebaya. *Jurnal Sosiologi Agama dan Sosial*, 19(1), 61–76.

Downloads

Published

2026-07-12

How to Cite

SOSIALISASI PENGUATAN KONFORMITAS POSITIF GUNA MENGANTISIPASI TEKANAN KELOMPOK (PEER PRESSURE) NEGATIF" DI SMPN 4 KOTA MALANG. (2026). Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa), 7(11). https://doi.org/10.2238/n6k62x85

Similar Articles

71-80 of 247

You may also start an advanced similarity search for this article.