ANALISIS YURIDIS PERLINDUNGAN HUKUM WARTAWAN TERHADAP RISIKO KRIMINALISASI PERS BERDASARKAN UNDANG -UNDANG NOMOR 40 TAHUN 1999 DAN KITAB UNDANG -UNDANG HUKUM PIDANA (KUHP) BARU
- Authors
-
-
Yuke Julian Windasari
Universitas Pamulang Kampus SerangAuthor -
Yayu Angraeni
Universitas Pamulang Kampus SerangAuthor -
Ade Mulyani
Universitas Pamulang Kampus SerangAuthor -
Istianah
Universitas Pamulang Kampus SerangAuthor -
Yunita Suryani
Universitas Pamulang Kampus SerangAuthor
-
- Keywords:
- perlindungan hukum, wartawan, kriminalisasi pers, UU Pers, KUHP
- Abstract
- Berlakunya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) sejak 2 Januari 2026 memunculkan persoalan yuridis mengenai perlindungan hukum wartawan yang selama ini bersandar pada Undang -Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang -undangan dan pendekatan konseptual untuk mengkaji sejauh mana perlindungan hukum wartawan masih memadai di tengah kembali hadirnya ketentuan pidana mengenai penghinaan terhadap pemerintah, lembaga negara, dan Presiden, serta pencemaran nama baik dan fitnah dalam KUHP baru. Penelitian ini secara khusus menganalisis Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 145/PUU-XXIII/2025 yang menegaskan bahwa sanksi pidana maupun perdata terhadap wartawan yang menjalankan tugas jurnalistik secara sah hanya dapat diterapkan setelah mekanisme penyelesaian sengketa pers melalui Dewan Pers ditempuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun putusan tersebut memperkuat kedudukan UU Pers sebagai lex specialis, ketidakjelasan norma, tumpang tindih kewenangan antara kedua undang-undang, dan inkonsistensi praktik penegakan hukum tetap berpotensi menimbulkan kriminalisasi terhadap wartawan.
- References
-
[1] Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.n[2] Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 166, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3887.n[3] Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.n[4] Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.n[5] Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat.n[6] Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 145/PUU-XXIII/2025 tentang Pengujian Pasal 8 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, diucapkan 19 Januari 2026.n[7] Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 78/PUU-XXI/2023.n[8] Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 013-022/PUU-IV/2006.n[9] Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 7/PUU-XXI/2023.n[10] Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Peta Bahaya Kriminalisasi Jurnalis Menggunakan UU ITE dan KUHP, Jakarta, Cet. I, Mei 2024.n[11] Dewan Pers, Kode Etik Jurnalistik, Jakarta.n[12] Peter Mahmud Marzuki, Penelitian Hukum, Kencana, Jakarta, 2021.n[13] Soerjono Soekanto dan Sri Mamudji, Penelitian Hukum Normatif: Suatu Tinjauan Singkat, RajaGrafindo Persada, Jakarta, 2019.n[14] Bambang Sunggono, Metodologi Penelitian Hukum, RajaGrafindo Persada, Jakarta, 2018.n[15] Jimly Asshiddiqie, Hukum Tata Negara dan Pilar-Pilar Demokrasi, Sinar Grafika, Jakarta, 2015.n[16] Ersa Kusuma dkk., "Kebebasan Berpendapat dan Kaitannya dengan Hak Asasi Manusia (HAM)," Sanskara Hukum dan HAM, Vol. 1, No. 3, April 2023.n[17] Muhardi Hasan dan Estika Sari, "Hak Sipil dan Politik," Jurnal Demokrasi, Vol. 1, No. 1, 2005.n[18] Kompas.com, "Putusan MK: Wartawan Tak Dapat Langsung Dituntut Pidana karena Kerja Jurnalistiknya," 19 Januari 2026.n[19] Hukumonline.com, "Begini Batas Kritik dan Penghinaan Presiden dalam KUHP Baru," 8 Januari 2026.n[20] Mahkamah Konstitusi RI, "MK: Pemberian Perlindungan Hukum Kepada Wartawan Merupakan Instrumen Konstitusional," mkri.id, 19 Januari 2026
- Downloads
- Published
- 2026-08-30
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Ludgerus Sixtian Artasetiade, Akbar Sayudi, TINJAUAN YURIDIS TINDAK PIDANA PENGGELAPAN DAN PEMALSUAN SURAT DALAM PROSES PENGALIHAN HAK ATAS TANAH (Studi Komparatif KUHP Lama dan KUHP Baru terhadap Putusan PN Bantul Nomor 260-264/Pid.B/2025/PN Btl) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 10 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Feri Irawan, MODEL PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ISTRI SEBAGAI KORBAN DALAM PERKARA PERKAWINAN BERHALANGAN: INTEGRASI PASAL 402 DAN PASAL 403 KUHP DENGAN KUHAP TAHUN 2025 , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Rully Andhi Rukmono, Iskandar Yusuf, KONSEKUENSI HUKUM PIDANA TERHADAP PERBUATAN PENYALAHGUNAAN MINUMAN BERALKOHOL (PERSPEKTIF HUKUM POSITIF DI INDONESIA DAN HUKUM ISLAM) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Juliana Margaretta Hutajulu, Eva Mutoharotu Fauziah, Suci Pratiwi, PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KORBAN KEKERASAN SEKSUAL BERBASIS ELEKTRONIK DALAM PENYEBARAN KONTEN INTIM TANPA PERSETUJUAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 8 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Rifal Hatapayo, ANALISIS YURIDIS TINDAK PIDANA PENIPUAN DALAM KUHP INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Tiara Frianita Putri, Kayla Namira Reiza Faris Balfas, Keadilan Pemidanaan Kejahatan Seksual Anak Pasca-KUHP Baru Menurut Teori Keadilan John Rawls , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 11 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Ainul Yaqin, Ronny Winarno, Wiwin Ariesta, TINJAUAN YURIDIS RESTORATIVE JUSTICE BAGI PENYALAHGUNA NARKOTIKA DALAM PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 2023 MELALUI TIM ASESMEN TERPADU , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 10 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Amanda Sekaringtyas Ramadhani, Muchamad Iksan, PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA TERHADAP PENYEBARAN INFORMASI PALSU YANG MERUGIKAN REPUTASI INDIVIDU MELALUI MEDIA SOSIAL DALAM PERSPEKTIF HUKUM PIDANA INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Hermin Furlinda, ANALISIS YURIDIS PENERAPAN SISTEM PERADILAN PIDANA ANAK TERHADAP ANAK PELAKU TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL YANG DISERTAI PEMBUNUHAN (STUDI PUTUSAN PENGADILAN NEGERI PALEMBANG NOMOR 50/PID.SUS-ANAK/2024/PN PLG DAN NOMOR 51/PID.SUS-ANAK/2024/PN PLG) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 11 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Asmariah, ANALISIS YURIDIS PELAKSANAAN REHABILITASI MEDIS DAN SOSIAL BERDASARKAN UU KESEHATAN NO. 17/2023 DAN UU NARKOTIKA NO. 35/2009 , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.