DAMPAK PENYELESAIAN PERKARA PERCERAIAN DI PENGADILAN AGAMA KELAS IA AMBON TERHADAP ADVOKAT: ANALISIS SOSIO-YURIDIS DAN DINAMIKA ETIKA PROFESI

Authors
  • Salma Narahaubun

    Univesitas Islam Negeri Abdul Muthalib Sangadji Ambon
    Author
Keywords:
Perceraian, Kinerja Advokat, Pengadilan Agama Ambon, Saudara Kawin, Hakamain
Abstract
Penyelesaian perkara perceraian di Pengadilan Agama Kelas IA Ambon tidak hanya berimplikasi pada putusnya hubungan perkawinan para pihak, melainkan juga memberikan dampak signifikan terhadap eksistensi, profesionalisme, dan kepatuhan etis advokat yang bertindak sebagai kuasa hukum. Penelitian ini mengkaji dampak penyelesaian perkara perceraian terhadap kinerja advokat serta menguji benturan fungsional antara kewajiban advokat dalam mengupayakan perdamaian dengan kepentingan pembelaan klien. Dengan menggunakan metode penelitian hukum empiris (sosio-legal) melalui studi lapangan di Pengadilan Agama Kelas IA Ambon, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara tidak terstruktur dengan hakim dan advokat, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan perkara cerai gugat yang didominasi oleh faktor ekonomi dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) menempatkan advokat pada posisi yang dilematis. Di satu sisi, advokat dituntut untuk mempertahankan hak keperdataan kliennya, namun di sisi lain, mereka diwajibkan oleh undang-undang dan kode etik untuk mengutamakan jalan damai. Penelitian ini juga menganalisis efektivitas kearifan lokal berupa pranata adat Saudara Kawin di Maluku sebagai model penyelesaian konflik non-litigasi yang kompatibel dengan konsep hakamain dalam hukum Islam, yang secara signifikan mampu meminimalisasi beban perkara di pengadilan.
References

Jurnal Ilmiah & E-Journal

1. Amin, M. (2026). Penerapan judicial activism dalam perkara perceraian di Pengadilan Agama. Jurnal Hukum Pengadilan Agama Tegal. https://pa-tegal.go.id/2026/04/02/penerapan-judicial-activism-dalam-perkara-perceraian-di-pengadilan-agama/

2. Arifin, M., & Hidayat, R. (2025). Efektivitas peran advokat di dalam perkara perceraian di Pengadilan Agama Semarang Kelas 1 A Khusus berdasarkan putusan Nomor: 1057/Pdt.G/2025/PA.Smg. Semarang Law Journal, 9(1). https://e-journal.unkaha.ac.id/index.php/slj/article/view/163

3. Asy'ari, H. (2023). Urgensi perlindungan hak ekonomi istri pasca perceraian melalui kewenangan ex officio hakim. Usrah: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 4(2). https://jurnal.staim-probolinggo.ac.id/USRAH/article/view/3338/2209

4. Hakim, L. (2023). Urgensi kode etik digital bagi advokat dalam sistem e-litigation perdata. Journal of Economic and Cultural Studies (JOECY), 5(3). https://joecy.org/index.php/joecy/article/download/6534/5939/22080

5. Latuconsina, Z. (2020). Pengangkatan adat saudara kawin di Negeri Tulehu Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah dalam perspektif hukum Islam. Tahkim: Jurnal Hukum Islam IAIN Ambon, 16(1). https://jurnal.iainambon.ac.id/index.php/THK/article/view/37/pdf

6. Lestari, P. (2021). Faktor penyebab terjadinya perceraian pada masa pandemi Covid-19 di Pengadilan Agama Samarinda. Dedikasi, 22(2). http://ejurnal.untag-smd.ac.id/index.php/DD/article/download/6214/5764

7. Musrifah, S. (2024). Divergensi peran mediator dan advokat dalam mediasi perkara perceraian di Pengadilan Agama. Al-Hakam: E-Journal Universitas Al-Hikmah Indonesia, 2(1). https://journal.uaindonesia.ac.id/index.php/alhakam/article/view/1354

8. Nasution, A. H. (2023). Analisis kode etik advokat dan jenis pelanggaran dalam praktik hukum di Indonesia. Indonesian Journal of International and Journal of English Literature (IJIJEL), 3(2). https://shariajournal.com/index.php/IJIJEL/article/download/1892/1325/3721

9. Rahawarin, M. (2022). Penyelesaian konflik dalam rumah tangga studi kasus penyebab perceraian di Kota Ambon. Tahkim: Jurnal Hukum Islam IAIN Ambon, 18(2). https://jurnal.iainambon.ac.id/index.php/THK/article/view/4831/pdf

10. Ramadhan, R. (2024). Peran advokat dalam perkara perceraian perspektif Maqashid Syariah. Journal Versa: Dhahiri, 2(1). https://journalversa.com/s/index.php/dht/article/download/1810/2199/6618

11. Salenussa, J., & Tuasikal, A. (2022). Kearifan lokal dalam pernikahan masyarakat adat untuk pengembangan wisata budaya Negeri Tulehu. Toba: Journal of Tourism and Hospitality, 1(3). https://journal.literasisains.id/index.php/toba/article/download/2136/1062

12. Seralarat, K. P., & Batlay, W. (2021). Harta buang: Antara penghargaan terhadap wanita Tanimbar dan pergeseran alat pembayaran. Jurnal Lumen: STPAK Ambon, 5(1). https://ejournal-stpakambon.id/index.php/JL/article/download/104/212/771

13. Simanjuntak, E. (2024). Penegakan kode etik advokat dan profesionalisme dalam praktik hukum di Indonesia. Das Sollen: Journal of Law and Society, 2(1). https://journal.forikami.com/index.php/dassollen/article/view/1042

14. Siregar, S. (2023). Profesionalisme advokat dalam pendampingan perkara perceraian. Jurnal Media Akademik (JMA), 1(4). https://jurnal.mediaakademik.com/index.php/jma/article/download/4695/3435/12807

15. Soulisa, H. (2019). Kebutuhan ekonomi dan kaitannya dengan perceraian (Studi atas cerai gugat di Pengadilan Agama Ambon). Tahkim: Jurnal Hukum Islam IAIN Ambon, 15(1). https://jurnal.iainambon.ac.id/index.php/THK/article/view/3/pdf

16. Umam, K. (2024). Studi lanjutan sebagai alasan perceraian di Pengadilan Agama Ambon dan Raha. As-Syar'i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga, 6(2). https://journal-laaroiba.com/ojs/index.php/as/article/view/11031

17. Universitas Pattimura. (2023). Template jurnal IJCCS (Aiwadthu). Fakultas Hukum Universitas Pattimura. https://fhukum.unpatti.ac.id/jurnal/aiwadthu/article/download/1780/pdf

18. Wibowo, A. (2023). Garba Rujukan Digital: Data publikasi hukum nomor 36. Garuda Kemdiktisaintek. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/journal/view/34761?page=36

Buku, Skripsi, Tesis, & Disertasi (Akademik)

1. Anggraeni, D. (2023). Peran kuasa hukum dalam proses mediasi perkara perceraian di Pengadilan Agama Sleman (Skripsi Sarjana, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta). Institutional Repository UIN Sunan Kalijaga. https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/65329/

2. Fitriani, S. (2022). Budaya saudara kawin dalam pernikahan di Maluku Tengah tinjauan hakamain syafi'iyyah dan 'urf hasanah (Tesis Magister, UIN Sunan Ampel Surabaya). Digital Library UIN Sunan Ampel. http://digilib.uinsa.ac.id/73446/

3. Pratama, Y. (2020). Peran advokat dalam penanganan perkara perceraian di Pengadilan Agama (Tesis Magister, Universitas Gadjah Mada). ETD UGM Repository. https://etd.repository.ugm.ac.id/penelitian/detail/78343

4. Syarifuddin, M. (2024). Studi lanjutan sebagai alasan perceraian di Pengadilan Agama Ambon dan Raha (Laporan Penelitian). Repository STDI Imam Syafi'i Jember. http://repository.stdiis.net/id/eprint/1030/

Peraturan, Dokumen Resmi, & Artikel Hukum / Umum

1. Kongres Advokat Indonesia (KAI). (2016). Kode etik advokat Indonesia. KAI Resmi. https://www.kai.or.id/wp-content/uploads/2016/06/KODE-ETIK-ADVOKAT-INDONESIA.pdf

2. Kongres Advokat Indonesia (KAI). (2022). Kode etik advokat. KAI Portal. https://www.kai.or.id/kode-etik-advokat

3. Nugraha Law Firm. (2023). Peran pengacara dalam proses perceraian di Pengadilan Agama. Kantor Firma Hukum Jakarta, Cibubur, Cileungsi. https://www.nugrahalawfirm.com/peran-pengacara-dalam-proses-perceraian-di-pengadilan-agama/

4. Pengadilan Agama Natuna. (2024). Tahapan pengangkatan hakamain dalam proses penyelesaian perkara perceraian dengan alasan syiqoq di PA Natuna. Website Resmi Pengadilan Agama Natuna. https://pa-natuna.go.id/baca/tahapan-pengangkatan-hakamain-dalam-proses-penyelesaian-perkara-perceraian-dengan-alasan-syiqoq-di-pengadilan-agama

5. Pengadilan Agama Pasarwajo. (2023). Urgensi pengangkatan hakam pada perkara perceraian dengan alasan syiqaq. Artikel Hukum Pengadilan Agama Pasarwajo. https://pa-pasarwajo.go.id/artikel-pengadilan/286-urgensi-pengankatan-

6. Pengadilan Agama Salatiga. (2023). Hak-hak perempuan dan anak pasca perceraian. Layanan Kepaniteraan Pengadilan Agama Salatiga. https://pa-salatiga.go.id/kepanteraan/hak-hak-perempuan-dan-anak-pasca-perceraian/

7. Pengadilan Agama Tangerang. (2022). Kode etik dan Dewan Kehormatan Advokat. Portal Informasi Pengadilan Agama Tangerang. https://pa-tangerangkota.go.id/kode-etik-advokat/

8. Pengadilan Tinggi Agama Ambon. (2024). Hak-hak pencari keadilan. Layanan Hukum Pengadilan Tinggi Agama Ambon. https://www.pta-ambon.go.id/layanan-hukum/hak-hak-pencari-keadilan

9. Prenagen Indonesia. (2025). 30+ Ucapan pernikahan simple untuk sahabat dan saudara. Prenagen Health and Lifestyle Articles. https://www.prenagen.com/id/ucapan-pernikahan-simple

10. Republika Islam Digest. (2024). Benarkah kesialan akan menimpa saudara kandung yang menikah di bulan sama? Khazanah Islami Republika. https://islamdigest.republika.co.id/berita/rdlyvs366/benarkah-kesialan-akan-menimpa-saudara-kandung-yang-menikah-di-bulan-sama

11. SIP Law Firm. (2023). Peran pengacara dalam mediasi konflik rumah tangga. Insight & Publication SIP Law Firm. https://siplawfirm.id/peran-pengacara?lang=id

12. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. (2024). Kode etik dan profesionalisme advokat. Kolom Doktoral Ilmu Syariah (S3) UIN Sunan Kalijaga. https://ilmusyariahdoktoral.uin-suka.ac.id/id/kolom/detail/548/kode-etik-

Cover Image
Downloads
Published
2026-06-29
Section
Articles

How to Cite

DAMPAK PENYELESAIAN PERKARA PERCERAIAN DI PENGADILAN AGAMA KELAS IA AMBON TERHADAP ADVOKAT: ANALISIS SOSIO-YURIDIS DAN DINAMIKA ETIKA PROFESI. (2026). Causa: Jurnal Hukum Dan Kewarganegaraan, 16(8). https://doi.org/10.2238/sq48y627

Similar Articles

21-30 of 103

You may also start an advanced similarity search for this article.