DIPLOMASI DI ERA DIGITALISASI: PEMANFAATAN TEKNOLOGI DAN DIPLOMASI PEMIKIRAN PEMUDA DALAM MEMPERKUAT HUBUNGAN INTERNASIONAL
- Authors
-
-
Darrel Joyswan Godwin
Universitas Negeri MakassarAuthor -
Fathir Maulidi Hakiki
Universitas Negeri MakassarAuthor -
Irsyad Dahri
Universitas Negeri MakassarAuthor
-
- Keywords:
- diplomasi, diplomasi digital, teknologi, pemuda, diplomasi publik, ASEAN, hubungan internasional
- Abstract
- Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan besar terhadap praktik diplomasi dalam hubungan internasional. Diplomasi yang pada masa sebelumnya lebih banyak dilakukan melalui pertemuan tatap muka antarpemerintah, perwakilan diplomatik, serta komunikasi formal antarnegara, kini berkembang menjadi praktik yang semakin terbuka, cepat, interaktif, dan melibatkan berbagai aktor non-negara. Kehadiran internet, media sosial, kecerdasan buatan, konferensi virtual, dan berbagai platform digital memungkinkan negara membangun komunikasi secara langsung dengan masyarakat internasional tanpa sepenuhnya bergantung pada mekanisme diplomasi tradisional. Perubahan tersebut melahirkan perkembangan digital diplomacy atau diplomasi digital yang menjadi bagian penting dalam pelaksanaan diplomasi publik dan pencapaian kepentingan nasional. Dalam perkembangan tersebut, pemuda memiliki posisi strategis karena merupakan kelompok yang relatif dekat dengan perkembangan teknologi digital, memiliki kemampuan beradaptasi terhadap perubahan, serta mempunyai potensi untuk menghasilkan gagasan baru mengenai persoalan sosial, ekonomi, politik, lingkungan, dan hubungan antarnegara. Pemuda tidak lagi dapat dipandang hanya sebagai penerima kebijakan, tetapi juga sebagai aktor yang dapat menghasilkan pemikiran, membangun jaringan lintas negara, memperkenalkan budaya serta menyampaikan rekomendasi kepada pengambil kebijakan. Kondisi tersebut memperlihatkan munculnya bentuk diplomasi yang dapat disebut sebagai diplomasi pemikiran pemuda, yaitu proses pertukaran gagasan, nilai, pengalaman, dan rekomendasi kebijakan yang dilakukan oleh generasi muda dalam ruang nasional maupun internasional. Artikel ini bertujuan menganalisis hubungan antara perkembangan diplomasi, pemanfaatan teknologi, dan meningkatnya peran pemuda dalam hubungan internasional. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan dan analisis deskriptif terhadap literatur akademik, dokumen resmi ASEAN, serta sumber resmi pemerintah. Kasus utama yang digunakan adalah ASEAN Youth Dialogue, khususnya pelaksanaan ASEAN Youth Dialogue 2022 dan ASEAN Youth Dialogue 2023. Kasus tersebut menunjukkan bahwa pemuda dapat terlibat secara langsung dalam proses diplomasi melalui dialog, penyusunan rekomendasi kebijakan, pemanfaatan teknologi, dan komunikasi lintas negara. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa teknologi bukan hanya berfungsi sebagai alat komunikasi diplomatik, tetapi juga menciptakan ruang baru bagi produksi dan pertukaran gagasan. Pemuda dapat menjadi jembatan antarmasyarakat dan pemerintah sekaligus menjadi aktor penting dalam pembentukan citra, nilai, dan kepentingan suatu negara. Namun, penggunaan teknologi dalam diplomasi juga memiliki tantangan berupa disinformasi, misinformasi, polarisasi, kesenjangan digital, keamanan data, dan risiko penyampaian pesan yang salah. Oleh karena itu, diplomasi digital yang melibatkan pemuda perlu disertai literasi digital, kemampuan berpikir kritis, etika komunikasi, serta dukungan kelembagaan agar pemanfaatan teknologi dapat menghasilkan hubungan internasional yang lebih inklusif, konstruktif, dan berkelanjutan.
- References
-
[1] Adesina, O. S. (2017). Foreign Policy in an Era of Digital Diplomacy. Cogent Social Sciences, 3(1). https://www.tandfonline.com/doi/full/10.1080/23311886.2017.1297175
[2] Nye, J. S. Jr. (2019). Soft Power and Public Diplomacy Revisited. The Hague Journal of Diplomacy, 14, 1–14. https://www.hks.harvard.edu/publications/soft-power-and-public-diplomacy-revisited
[3] ASEAN Secretariat. (2022). ASEAN Youth Development Index 2022. Jakarta: ASEAN Secretariat. https://asean.org/serial/144771/
[4] ASEAN Secretariat. (2023). The 1st ASEAN Youth Dialogue: Addressing Challenges, Seizing Opportunities in the 4IR Era. The ASEAN Magazine. https://theaseanmagazine.asean.org/article/the-1st-asean-youth-dialogue-addressing-challenges-seizing-opportunities-in-the-4ir-era/
[5] ASEAN Secretariat. (2023). The 2nd ASEAN Youth Dialogue: Accelerating Digital Transformation for SDGs. The ASEAN Magazine. https://theaseanmagazine.asean.org/article/the-2nd-asean-youth-dialogue-accelerating-digital-transformation-for-sdgs/
[6] Trisni, S., & Putri, A. (2023). Diplomasi Publik dan Soft Power: Sama atau Berbeda? Andalas Journal of International Studies, 12(1), 1–12. https://ajis.fisip.unand.ac.id/index.php/ajis/article/view/649
[7] Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. (2026). Rencana Strategis Direktorat Diplomasi Publik 2025–2029. https://kemlu.go.id/files/repositori/65384/177822602969fd936d29245_RENSTRA_DIT__DIPLIK_2025_2029.pdf
[8] Perdani, M. K., Afandi, R., Lusa, S., Sensuse, D. I., Putro, P. A. W., & Indriasari, S. (2024). Social Media as an Instrument of Public Diplomacy in the Digital Era: A Systematic Literature Review. Policy & Governance Review, 8(3), 284–302. https://doi.org/10.30589/pgr.v8i3.976
[9] Adducul, L. A. M. (2020). Strengthening the ASEAN Socio-Cultural Pillar through Youth Diplomacy. Foreign Service Institute, Department of Foreign Affairs of the Philippines. https://fsi.gov.ph/strengthening-the-asean-socio-cultural-pillar-through-youth-diplomacy/
[10] Xu, C. (2023). Diplomacy in a Social Media Environment: The Bargaining Model Revisited. Canadian Foreign Policy Journal, 30(2), 129–143. https://www.tandfonline.com/doi/abs/10.1080/11926422.2023.2218500
[11] ASEAN Secretariat. (2023). ASEAN, Timor-Leste Youth Prepare for Dialogue on Digitalisation for SDGs. https://asean.org/asean-timor-leste-youth-prepare-for-dialogue-on-digitalisation-for-sdgs/
- Downloads
- Published
- 2026-10-08
- Section
- Articles
How to Cite
Most read articles by the same author(s)
- Rhadiatul Mardiyah, Ahmad Ihsan Al Mursalaat, Irsyad Dahri, Kedaulatan di Ujung Klik: Indonesia Menghadapi Implikasi Hukum Perdagangan Digital dalam Era RCEP , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 8 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Dahliah Dahliah, Ibnu Qoyyim, Fitriani S, Irsyad Dahri, Extraterritorial Human Rights Obligations Korporasi Multinasional: Antara Soft Law dan Hard Law dalam Kerangka UN Guiding Principles on Business and Human Rights , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 8 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Piola Fulse, Syafira Aulia Ridwan, Muhammad Alif Sheysha, Irsyad Dahri, PENINGKATAN LITERASI DIGITAL PEMUDA DALAM MENDUKUNG PELAKSANAAN TOTAL DIPLOMASI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Apriansyah, Rezki Gilardino, Irsyad Dahri, PERANG DINGIN TEKNOLOGI: ANALISIS KONFLIK AS DAN TIONGKOK DI BALIK ISU PEMBLOKIRAN TIKTOK , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Aulia Asnawi, Sitti Zulfaa, Irsyad Dahri, PERLINDUNGAN PEMUDA WNI KORBAN ONLINE SCAM DI KAMBOJA: PERAN KBRI PHNOM PENH DALAM PERSPEKTIF HUKUM DIPLOMATIK DAN KONSULER , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Riri Restika, Wulan Miftah Maqfirah, Irsyad Dahri, MEMBERDAYAKAN GENERASI MUDA MELALUI TEKNOLOGI UNTUK MEMIKIRKAN KEMBALI DIPLOMASI DI ERA DIGITAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Muh Riswan R, M Al Qadry, Lutfiana Ulfa, Irsyad Dahri, DIPLOMASI TRACK TWO LINTAS IMAN: PENGARUH DIALOG ANTARUMAT BERAGAMA DALAM MENEKAN SENTIMEN ANTI-ISLAM DI NEGARA-NEGARA BARAT , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Yayang, John Frederick Riquelme Hangoluan Silaban, St Nurfadhillah, Irsyad Dahri, TEKNOLOGI SEBAGAI INSTRUMEN DAN ARENA HUBUNGAN DIPLOMATIK: KAJIAN ATAS DIPLOMASI DIGITAL DAN DIPLOMASI TEKNOLOGI DI ABAD KE-21 , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Akil Ahmad Khaeru, Rabyatul Ramadhani, Ainun Husain, Irsyad Dahri, Kedudukan Partisipasi Pemuda dalam Diplomasi Regional ASEAN: Studi atas ASEAN Leaders’ Interface with ASEAN Youth 2025 , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Aril Hamsah, Tiwah Nur Alifta Asfaril, Muh Mufli Khairan, Irsyad Dahri, PENYELESAIAN SENGKETA DIPLOMATIK MELALUI NEGOSIASI DAN MEDIASI HUKUM INTERNASIONAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
Similar Articles
- Auliyah Rahma Febri Yana, Humaerah Mathar, Irsyad Dhahri, Y20 DAN PEMUDA DALAM DIPLOMASI MULTILATERAL: STUDI KASUS Y20 INDONESIA 2022 , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Muh. Dwiki Sugiarto Shafa, Muh. Haikal Fahlefy Tenroaji, Irsyad Dhahri, PERKEMBANGAN DIPLOMASI DIGITAL DAN TANTANGANNYA TERHADAP HUKUM DIPLOMATIK DI ERA TEKNOLOGI , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Ismi Nur Azizah, Juwita Putry Anwar, Irsyad Dhahri, DIPLOMATIC RELIGION DALAM DINAMIKA DIPLOMASI MODERN: PERKEMBANGAN PERAN AGAMA SEBAGAI INSTRUMEN DIALOG, KERJA SAMA, DAN PERDAMAIAN DALAM HUBUNGAN INTERNASIONAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Raya Farel Agustira, La Ode Mbunai, NASIONALISME GENERASI MUDA DI ERA DIGITAL: TANTANGAN DAN UPAYA PENGUATAN NILAI KEBANGSAAN (KAJIAN LITERATUR) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 10 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Lisa Yanti Ismail, Nur Zakiyah, Iryad Dahri, DIPLOMASI BUDAYA INDONESIA MELALUI KEBUDAYAAN SEBAGAI INSTRUMEN SOFT POWER , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Syafira Maruapey, Sakina Tri Andayani Wael, KEJAHATAN SIBER DI ERA DIGITAL: TANTANGAN DAN UPAYA PENEGAKAN HUKUM DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Alya fauzi, Kanaya Salsabilla, Nofa kamelia, Roni Rustandi, PENEGAKAN HUKUM TERHADAP KEJAHATAN CYBER DI ERA DIGITAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 8 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Nasywa Dinda Aqilah, Baso Muhammad Rifqi, Irsyad Dhahri Samad, DIPLOMASI TEKNOLOGI INDONESIA DALAM TATA KELOLA KECERDASAN ARTIFISIAL GLOBAL: ANALISIS YURIDIS ATAS WAICO DAN PERJANJIAN DAGANG DENGAN AMERIKA SERIKAT , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Muh Riswan R, M Al Qadry, Lutfiana Ulfa, Irsyad Dahri, DIPLOMASI TRACK TWO LINTAS IMAN: PENGARUH DIALOG ANTARUMAT BERAGAMA DALAM MENEKAN SENTIMEN ANTI-ISLAM DI NEGARA-NEGARA BARAT , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Hasta Nurdayatri, Putri Nurannisa Pratiwi HN, Irsyad Dhahri Samad, DINAMIKA KOERSI DAN RESIPROSITAS DALAM DIPLOMASI NUKLIR MULTILATERAL: KASUS JOINT COMPREHENSIVE PLAN OF ACTION (JCPOA) DAN PASCA-PENARIKAN DIRI AMERIKA SERIKAT , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.