REKONSTRUKSI PENDIDIKAN PANCASILA DI ERA ARTIFICIAL INTELLIGENCE: MEMBANGUN ETIKA DIGITAL DAN INTEGRITAS AKADEMIK MAHASISWA GENERASI Z
- Authors
-
-
Nur Mayasari
Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Medan, IndonesiaAuthor -
Lidya Puspita Sari
Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Medan, IndonesiaAuthor -
Muhammad Dzaki El Shirazi
Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Medan, IndonesiaAuthor
-
- Keywords:
- Pendidikan Pancasila, Artificial Intelligence, etika digital, integritas akademik, mahasiswa
- Abstract
- Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan tinggi. Kehadiran teknologi AI memberikan peluang bagi mahasiswa untuk meningkatkan produktivitas akademik, memperluas akses informasi, serta mendukung proses pembelajaran. Namun, perkembangan tersebut juga menghadirkan tantangan baru berupa persoalan etika akademik, ketergantungan teknologi, penyalahgunaan informasi, dan menurunnya integritas dalam proses pembelajaran. Dalam konteks Indonesia, Pendidikan Pancasila memiliki peran strategis sebagai landasan nilai untuk membangun perilaku digital mahasiswa yang bertanggung jawab. Artikel ini bertujuan menganalisis bagaimana Pendidikan Pancasila dapat direkonstruksi sebagai kerangka etika digital mahasiswa di era kecerdasan buatan. Metode penelitian menggunakan studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan analisis konseptual terhadap literatur mengenai Pendidikan Pancasila, pendidikan karakter, kewarganegaraan digital, dan perkembangan AI dalam pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Pendidikan Pancasila perlu mengalami pergeseran paradigma dari pembelajaran berbasis pemahaman normatif menuju pembelajaran berbasis refleksi etis dan penyelesaian masalah digital. Nilai kemanusiaan, tanggung jawab, keadilan, dan integritas dalam Pancasila dapat menjadi dasar bagi mahasiswa dalam menggunakan teknologi AI secara bijaksana. Artikel ini menawarkan perspektif bahwa Pendidikan Pancasila bukan hanya mempertahankan nilai kebangsaan, tetapi juga menjadi instrumen pembentukan warga digital yang beretika.
- References
-
Badan Pembinaan Ideologi Pancasila. (2020). Materi Dasar Pembinaan Ideologi Pancasila. Jakarta: BPIP.
Kaelan. (2016). Pendidikan Pancasila. Yogyakarta: Paradigma.
Lickona, T. (2019). Character Matters: How to Help Our Children Develop Good Judgment, Integrity, and Other Essential Virtues. New York: Touchstone.
Sari, P. M., Nurdyansyah, & Widiastuti, H. (2021). Digital Citizenship Education: Tantangan dan Peluang Implementasinya dalam Pembelajaran PKn di Era Pandemi. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 6(2), 301–315.
Setyawan, R. D., Hijran, M., & Rozi. (2023). Implementasi Digital Citizenship untuk Kalangan Gen Z Mahasiswa pada Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan. Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran, 11(2), 270–279.
- Downloads
- Published
- 2026-10-02
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Juliana Margaretta Hutajulu, Eva Mutoharotu Fauziah, Suci Pratiwi, PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KORBAN KEKERASAN SEKSUAL BERBASIS ELEKTRONIK DALAM PENYEBARAN KONTEN INTIM TANPA PERSETUJUAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 8 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Abid Raihan Naufal Subagyo, Agus Satmoko Adi, IMPLEMENTASI NILAI-NILAI DEMOKRASI DALAM PEMILIHAN KETUA ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH (OSIS) DI SMA NEGERI 18 SURABAYA TAHUN 2025 , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 10 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Savaira Qurratul Zoeyani, Najwa Mahasin Nisa, Aisyanajmun Al Khyas Rizain, Manggala Abhita Fitrah Ramadhan, Tanggung Jawab Advokat terhadap Klien dan Pengadilan dalam Perspektif Etika Hukum , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Ananda Alfilaili Mahda, PENGARUH GLOBALISASI TERHADAP EKSISTENSI IDENTITAS NASIONAL DI KALANGAN GENERASI Z , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Titin Mustika, Firganefi, Fristia Berdian Tamza, Muhammad Farid, Refi Meidiantama, FAKTOR PENYEBAB ANAK YANG AWALNYA KORBAN BERALIH MENJADI PELAKU TINDAK PIDANA PORNOGRAFI DI MEDIA SOSIAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 11 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Abdurrahman, Iskandar Yusuf, ANALISIS PENERAPAN PRINSIP EQUALITY BEFORE THE LAW BERDASARKAN PASAL 28D AYAT (1) UUD NRI TAHUN 1945 Fenomena 'Hukum Tajam ke Bawah, Tumpul ke Atas' , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 10 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Maharani Aura Ramadhania, Nazwa Safitri, Salshabila Talitha Putri, Tegar Muzaqi Ramadhany, Ahmad Septiansyah, Sawitri Yuli Hartati, KEKUATAN PEMBUKTIAN SCREENSHOT SEBAGAI ALAT BUKTI ELEKTRONIK DALAM PENYELESAIAN SENGKETA PERDATA DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 8 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Sausan Maulidyah Fahruri, RESPON IBU RUMAH TANGGA DI KOTA SURABAYA TERHADAP PELAKSANAAN PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS (MBG) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 10 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Wira Astha Wijaya, Bieyan Airlangga, INDONESIA DARURAT INTEGRITAS : PENDIDIKAN KARAKTER HARUS DIKEDEPANKAN SEJAK DINI SECARA MENYELURUH , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Farhan Narawangsa Hanggara, KEDUDUKAN ALAT BUKTI ELEKTRONIK DALAM PERKARA PERCERAIAN DI PENGADILAN AGAMA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 10 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.