KAJIAN ANALISIS ALAT BUKTI DNA, CCTV, VISUM TINDAK PIDANA ZINA PERSPEKTIF FIKIH ASY-SYAFI’I

Authors
  • Muhammad Ibnusyawal Al Musli

    Sekolah Tinggi Agama Islam Balikpapan
    Author
  • Iskandar Yusuf

    Sekolah Tinggi Agama Islam Balikpapan
    Author
Keywords:
Pembuktian Zina, Fikih Mazhab Syafi'I, Alat Bukti Modern, Maqāṣid al Syarī‘ah
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembuktian jarīmah zina menurut fikih mazhab Syafi'i, mengkaji pandangan ulama terhadap penggunaan alat bukti modern berupa tes DNA, rekaman CCTV, dan visum et repertum, serta menganalisis kedudukannya berdasarkan perspektif maqāṣid al-syarī‘ah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan konseptual dan pendekatan perbandingan melalui studi kepustakaan. Bahan hukum yang digunakan meliputi Al-Qur'an, hadis, kitab-kitab fikih klasik mazhab Syafi'i, buku, serta jurnal ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fikih mazhab Syafi'i hanya mengakui syahādah dan iqrār sebagai alat bukti yang sah untuk menjatuhkan hukuman ḥadd zina. Sementara itu, alat bukti modern seperti tes DNA, rekaman CCTV, dan visum et repertum dipandang oleh ulama fikih kontemporer sebagai qarīnah yang dapat memperkuat proses pembuktian, terutama dalam perkara ta‘zīr, namun tidak dapat menggantikan alat bukti yang telah ditetapkan oleh syariat dalam perkara ḥudūd. Berdasarkan perspektif maqāṣid al-syarī‘ah, penggunaan alat bukti modern dapat diterima sepanjang bertujuan mewujudkan kemaslahatan, menjaga keadilan, serta tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip pembuktian yang telah ditetapkan dalam hukum Islam.
References

Yasin, A. A. (2025). Pandangan Ulama dan Praktisi Hukum terhadap Validitas Tes DNA dalam Penyelesaian Sengketa Waris. 2(2), 120–131.

Al-Qur'an al-Karim.

Al-Jawziyyah, Ibn Qayyim. Al-Ṭuruq al-Ḥukmiyyah fī al-Siyāsah al-Syar‘iyyah. Beirut: Dār al-Kutub al-'Ilmiyyah, 1991.

Al-Nawawī. Al-Majmū‘ Syarḥ al-Muhadhdhab. Beirut: Dār al-Fikr, t.t.

Al-Syāfi‘ī, Imam. Al-Umm. Beirut: Dār al-Ma‘rifah, t.t.

Al-Syāṭibī, Abū Isḥāq. Al-Muwāfaqāt fī Uṣūl al-Syarī‘ah. Beirut: Dār al-Kutub al-'Ilmiyyah, 1997.

Al-Zuḥaylī, Wahbah. Al-Fiqh al-Islāmī wa Adillatuh. Damaskus: Dār al-Fikr, 1989.

Ibn Qudāmah. Al-Mughnī. Beirut: Dār al-Kutub al-'Ilmiyyah, 1994.

Muḥammad Rawwās Qal‘ahjī. Mu‘jam Lughat al-Fuqahā’. Beirut: Dār al-Nafā'is, 1988.

Ibrahim, Johnny. Teori dan Metodologi Penelitian Hukum Normatif. Malang: Bayumedia Publishing, 2006.

Soekanto, Soerjono, dan Sri Mamudji. Penelitian Hukum Normatif: Suatu Tinjauan Singkat. Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2015.

Marzuki, Peter Mahmud. Penelitian Hukum. Edisi Revisi. Jakarta: Kencana, 2021.

Mukti Fajar ND, dan Yulianto Achmad. Dualisme Penelitian Hukum Normatif dan Empiris. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2015.

Majma' al-Fiqh al-Islāmī. Qarār No. 127 (5/14) tentang al-Baṣmah al-Wirāthiyyah wa Majālāt al-Intifā‘ bihā. Makkah: International Islamic Fiqh Academy, 2002.

Cover Image
Downloads
Published
2026-08-12
Section
Articles

How to Cite

KAJIAN ANALISIS ALAT BUKTI DNA, CCTV, VISUM TINDAK PIDANA ZINA PERSPEKTIF FIKIH ASY-SYAFI’I. (2026). Causa: Jurnal Hukum Dan Kewarganegaraan, 16(10). https://doi.org/10.2238/h2pfzt39

Similar Articles

61-70 of 357

You may also start an advanced similarity search for this article.