ILOKUSI NARSISTIK TOKOH UTAMA DALAM FILM NOT OKAY (2022) - KAJIAN PRAGMATIK

Main Article Content

Yusril Adlani

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bentuk, jenis, dan fungsi tindak tutur ilokusi yang mencerminkan sifat narsistik tokoh utama film Not Okay (2022), Danni Sanders, serta mengkaji efek perlokusinya. Menggunakan pendekatan kualitatif pragmatik berdasarkan teori Searle, data dianalisis dari dialog Danni dengan metode dokumentasi dan analisis isi. Ditemukan 119 tindak tutur ilokusi narsistik, diklasifikasikan berdasarkan jenis dan bentuk (langsung/tidak langsung). Berdasarkan jenis: 73 representatif, 16 direktif, 3 komisif, 24 ekspresif, dan 3 deklaratif. Bentuk langsung mendominasi yakni sebanyak 101 kasus (72 representatif, 7 direktif, 2 komisif, 17 ekspresif, 3 deklaratif), sementara dengan bentuk tidak langsung terdapat 18 kasus (1 representatif, 9 direktif, 1 komisif, 7 ekspresif; tanpa deklaratif). Jenis ilokusi representatif adalah yang paling dominan (73 tuturan), berfungsi menyatakan kebohongan berulang untuk menutupi kebohongan sebelumnya, demi ketenaran sebagai penulis inspiratif teridentifikasi mencerminkan sikap narsistik Danni yang memanipulasi via bahasa. Ilokusi jenis ekspresif (24 tuturan) menempati posisi kedua, dominan mengungkapkan terima kasih atau pujian untuk bangun citra diri. Direktif (16 tuturan) meminta tindakan secara tidak langsung; komisif (3 tuturan) menyatakan janji; deklaratif (3 tuturan) memperkenalkan diri. Secara umum, dapat disimpulkan tokoh Danni Sanders menggunakan semua jenis tindak tutur ilokusi baik dalam bentuk langsung maupun tidak langsung untuk membuat dirinya menjadi orang terkenal di lingkungan kerja dan di dunia maya. Hal ini membuktikan bahwa dengan mengidentifikasi dan menganalisa tindak tutur ilokusi seseorang, melalui faktor situasi dan kontekstual maka dapat diketahui sifat dan karakteristiknya. Efek perlokusi termasuk manipulasi persepsi publik, pencapaian popularitas sementara, dan eksposur kebohongan. Dominasi representatif menegaskan peran bahasa sebagai alat manipulasi narsistik. Penelitian ini berkontribusi pada studi pragm atik film, mengilustrasikan bagaimana ilokusi membentuk karakter antagonis.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

ILOKUSI NARSISTIK TOKOH UTAMA DALAM FILM NOT OKAY (2022) - KAJIAN PRAGMATIK. (2026). Argopuro: Jurnal Ilmu Bahasa, 13(3). https://doi.org/10.2238/w8br9y45

References

Agripela, Meilani. (2023). Psikoanalisis Alter Ego Penderita Gangguan Identitas Disosiatif Melalui Tindak Tutur Tokoh Utama Pada Film Split (2017). Skripsi. Bogor: Universitas Pakuan.

Akhmad, Saifuddin. (2019). Teori Tindak Tutur dalam Studi Linguistik Pragmatik. Jurnal Bahasa, Sastra dan Budaya Universitas Dian Nuswantoro. LITE.

Annisa, Zein. (2022). Perlokusi Bullying Verbal Pada Remaja Dalam Film Carrie (2013) Karya Kimberly Pierce. Skripsi. Bogor: Universitas Pakuan.

Chaer Abdul dan Leonie Agustina. (2010). Sosiolinguistik: Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta.

Chaer, Abdul. (2010). Kesantunan Berbahasa. Jakarta: Rineka Cipta.

Chaplin, J.P. (2001). Kamus Psikologi Lengkap. Denpasar: Rajawali pers.

Engkus. (2017). Perilaku Narsis pada Media Sosial di Kalangan Remaja dan Upaya Penanggulangannya. Jurnal Penelitian Komunikasi. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Jati.

Erz Antonia dan Marder Ben.(2018). Dikutip dari adamearn.com

Fatikah, S., Anjani, T.A.P., Salsabila, I.A.K., Rufaidah, D., & Utomo A.P.Y. (2022). Analisis Tindak Tutur Ekspresif dalam Film Sejuta Sayang Untukmya Sutradara Herwin Novanto. Jurnal Jispendiora, 7 (1).

Geoffrey, N.Leech. (2015). Principles of Pragmatics. Jakarta: Universitas Indonesia Press.

Hancock, Jeffrey. (2016). Jurnal : 'Anonymity, Intimacy and Self-Disclosure in Social Media'. diterbitkan dalam Proceedings of the 2016 CHI Conference On Human factors in Computing Systems.

Hariyanti dan Wirapraja. (2018). Pengaruh Influencer Marketing Sebagai Strategi Pemasaran Digital Era Modern (Sebuah Studi Literatur). Jurnal Eksekutif, (15), 133-146.

Hidayah, A.Dina., Zain, G. F.Y., Novitasari, D.A., Nabila, A., Hayuningtyas, K., Saputra, M.F., Yudiutomo, A.P., Nur, Hidayatun. (2025). Analisis Tindak Tutur Ilokusi dalam Film 'Sekawan Limo' karya Bayu Skak. Jurnal Asprirasi. https://journal/aspirasi.or.id/indexphp/sintaksis

Himawan Pratista. (2008). Memahami Film. Yogyakarta : Homerian Pustaka.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). (2025). (online). Tersedia di https://kbbi.web.id. (pemengaruh). (17 Juni 2025).

Kristanto, Saputra.(2012). Tingkat Kecenderungan Narsistik Pengguna Facebook. Journal Social and Industrial Psychology. http://journal.unnes.ac.id/sju/index/php/sip. Fakultas Ilmu Pendidikan, Jurusan Psikologi. Universitas Negeri Semarang.

Loran, Elizabeth G. (2022). Dikutip dari mediainsider.com

Mashudin., Lautama, M., Rimasi. (2024). Analisis Tindak Tutur Lokusi, Ilokusi dan Perlokusi dalam iklan Beng-Beng di TV. https://jurnal.itbsemarang.ac.id/indexphp/JIKMA

Melanie, M.V. & Utomo , A. P. Y.(2022). Analisis Tindak Tutur Ilokusi Akun Baksosapi gapakemicin dalam unggahan di Instagram (Suatu Analisis Pragmatik). GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia , 3 (2), 250 -259. https://doi.org/10.19105/ghancaran.

Nadar, F.X. (2013). Pragmatik dan Penelitian Pragmatik. Yogyakarta: Graha Ilmu

Nurgiyantoro, Burhan. (2014). Stilistika. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Putri, Silvia. (2020). Tindak Tutur Ilokusi pada Tuturan Film Ada Apa Dengan Cinta 2, Sutradara Riri Riza. Skripsi. Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Islam Riau.

Rahardi, Kunjana. (2005). Pragmatik Kesantunan Imperatif Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga.

Rahardi, Kunjana. (2009). Sosiopragmatik. Yogyakarta: PT. Gelora Aksara Pratama.

Rahayu, Riska Juliya. (2020). Hubungan antara Self Compassion dengan Alienasi pada Siswa SMA Negeri 11 Pekan Baru. Journal of Islamic and Contempary Psychology.

Rahman, Irofiq Nurizal. (2021). Tindak Tutur Gaya Bahasa Sindiran Dalam Serial Televisi House M.D Karya David Shore. Skripsi. Bogor: Universitas Pakuan.

Rahmania, N., Leniati, A.R. & Utomo, A.P.Y. (2022). Analisis Jenis-jenis Tindak Tutur dalam Film Pendek 'Berubah (2017)' pada kanal YouTube Cube Films. Jurnal Skripta 8.

Rahmasari, L., & Utomo, A. P. Y. (2021). Analisis Tindak Tutur Ilokusi pada vlog Jangan Lupa Senyum Part 1 di kanal YouTube Fiesra Besari. Estetik: Jurnal Bahasa Indonesia 4 (1), I. https://doi.org/10.2924/estetik.v411.1512.

Rusminto. (2005). Pragmatik: Kajian Linguistik. Yogyakarta: Graha ilmu.

Tarigan, H.G. (2009). Pengajaran Pragmatik: Suatu Tunjauan. Bandung: Angkasa.

Twenge, Jean dan Campbell, Keith. (2009). The Narcissism Epidemic. New York: Atria Books.

Wijana, I Dewa Putu. (1996). Dasar-dasar Pragmatik. Yogyakarta: Andi Yogyakarta.

Wijana, I Dewa Putu. (2010). Pengantar Semantik Bahasa Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Wijana, I.P.P. & Rohmadi, M. (2010). Analisis Wacana Pragmatik: Kajian Teori dan Analisis. Surakarta: Yuma Pustaka.

Yule, George. (2006). Pragmatik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Yule, George. (2014). The Study of Language. D.I. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.