STRATEGI KOMUNIKASI DINAS KESEHATAN KABUPATEN JEMBER DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENULARAN HIV
DOI:
https://doi.org/10.2238/9zq1he67Keywords:
Strategi Komunikasi, Komunikasi Kesehatan, Pencegahan HIV. Dinas Kesehatan, Kabupaten JemberAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan strategi komunikasi yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Jember dalam upaya pencegahan penularan Human Immunodeficiency Virus (HIV). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deksriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Jember serta tenaga kesehatan di tingkat Puskesmas yang terlibat langsung dalam program pencegahan HIV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan strategi komunikasi dilakukan melalui kegiatan penyuluhan, sosialisasi, dan edukasi kesehatan yang menyasar berbagai segmen masyarakat, khususnya remaja tingkat SMP dan SMA sebagai kelompok preventif utama. Selain itu, strategi komunikasi dilaksanakan melalui pendekatan berbasis komunitas kepada populasi berisiko dengan metode mobile HIV yang melibatkan kerja sama dengan lembaga swadaya masyarakat (LSM). Strategi ini menunjukkan adanya pendekatan komunikasi yang bersifat proaktif, partisipatif, dan komunikatif dalam menjangkau kelompok sasaran. Namun, pelaksanaan strategi komunikasi masih menghadapi hambatan berupa stigma sosial terhadap kelompok rentan, keterbatasan sarana penunjang komunikasi, serta belum optimalnya pemanfaatan media digital sebagai kanal komunikasi modern. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan strategi komunikasi yang lebih inovatif, adaptif, dan berbasis kebutuhan khalayak agar program pencegahan penularan HIV dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.References
Basari, R., & Indriany, V. (2025). Penerapan Strategi Komunikasi pada Organisasi UNAIDS Indonesia dalam Menghapus Stigma Negatif Terhadap ODHA. Communication Lens, 5(2).
Cutlip, S. M., Center, A. H., & Broom, G. M. (2006). Effective Public Relations (9th ed.). Pearson Education.
Jannati, Z., Manalullaili, dkk. (2025). Pola Komunikasi Persuasif Puskesmas Gunung Kemala dalam Pencegahan Virus HIV/AIDS. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, 2(1).
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Laporan Perkembangan HIV/AIDS dan PIMS Triwulan IV Tahun 2023 (Bab VI). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Muharram, S., & Prasetyo, D. (2025). Strategi Komunikasi RSI Siti Hajar dalam Mengurangi Stigma terhadap ODHIV di Masyarakat Kabupaten Sidoarjo. The Commercium, 9(3).
Pratiwi, R. A., & Lismayanti, L. (2026). Efektivitas Edukasi Kesehatan Reproduksi Berbasis Komunitas terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja (Literature review). Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, 4(1).
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
UNAIDS. (2025). 2025 Global AIDS Update: AIDS, Crisis and The Power To Transform. Joint United Nations Programme on HIV/AIDS.
Wahyuni, Y., & Siswani, S. (2025). Strategi Komunikasi Kesehatan sebagai Upaya Membangun Partisipasi Publik dalam Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Puskesmas Penjaringan Tahun 2025. Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan, 15(4).
World Health Organization. (2025). HIV/AIDS Fact Sheet. World Health Organization.
Yulianti, D. P., & Hadi, E. N. (2025). Strategi Promosi Kesehatan di Komunitas terhadap Stigma Penderita HIV/AIDS: Systematic review. Jurnal Ners, 9(2).

