PRAKTIK HEGEMONI PEJAGA LAPAS TERHADAP NARAPIDANA DALAM FILM GHOST IN THE CELL KARYA JOKO ANWAR: ANALISIS WACANA KRITIS NORMAN FAIRCLOUGH

Authors

  • Flaviani Sabina Nuria Tutung Universitas 17 Agustus Surabaya Author
  • Fahmi Hamaduddin Universitas 17 Agustus Surabaya Author
  • Moch Reza Afriyansha M Universitas 17 Agustus Surabaya Author

DOI:

https://doi.org/10.2238/w9ctgy55

Keywords:

Hegemoni, Narapidana, Pejabat Lapas, Analisis Wacana Kritis, Film

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik hegemoni pejabat lapas terhadap narapidana dalam film Ghost in the Cell karya Joko Anwar menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik dokumentasi, mencatat dan studi pustaka. Data penelitian berupa dialog, adegan, narasi, serta unsur audiovisual yang merepresentasikan relasi kuasa antara pejabat lapas dan narapidana. Analisis dilakukan melalui tiga dimensi Fairclough, yaitu teks, praktik diskursif, dan praktik sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hegemoni pejabat lapas direpresentasikan melalui dominasi yang dibangun secara sistematis terhadap narapidana. Pada dimensi teks, hegemoni tampak melalui dialog, tindakan, dan visualisasi ruang lapas yang menegaskan posisi dominan pejabat lapas. Pada dimensi praktik diskursif, dominasi direproduksi melalui normalisasi ketidakadilan sehingga narapidana menerima kondisi yang tidak manusiawi sebagai sesuatu yang wajar. Sementara itu, pada dimensi praktik sosial, film merepresentasikan ketimpangan kekuasaan dalam lembaga pemasyarakatan yang berpotensi melanggengkan penindasan. Penelitian ini juga menemukan munculnya kesadaran kolektif narapidana yang mendorong terbentuknya perlawanan terhadap sistem yang menindas. Temuan tersebut menunjukkan bahwa film Ghost in the Cell tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai media kritik sosial terhadap praktik dominasi dan ketidakadilan.

References

Mulyono, J. M. D. (2025). Maskulinitas Hegemonik sebagai Panoptikon dalam Film The Whale (2022)(Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough) (Doctoral dissertation, Widya Mandala Surabaya Catholic University).

Ni’am, M. K., & As’ad, M. (2026). KRITIK SOSIAL TERHADAP OLIGARKI DALAM FILM DOKUMENTER “PESTA OLIGARKI” KARYA WATCHDOC DOCUMENTARY: ANALISIS WACANA KRITIS NORMAN FAIRCLOUGH. JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH, 4(1), 294-308.

Utami, E. A. (2025). Praktik wacana dalam film Sang Kiai menunjukkan relasi kekuasaan, ideologi, dan nilai Sosial-Budaya, ditinjau melalui pendekatan analisis wacana kritis Norman Fairclough. JIMU: Jurnal Ilmiah Multidisipliner, 3(04), 522-531.

Anggria, F. (2026). KEKUASAAN DAN KONFLIK IDEOLOGI DALAM FILM KUPU-KUPU KERTAS: ANALISIS WACANA KRITIS NORMAN FAIRCLOUGH. Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra), 11(1), 198-207.

Saniah, J. (2022). Diskursus Kapitalisme Pengawasan (Analisis Wacana Kritis Model Fairclough dalam Film The Social Dilemma) (Doctoral dissertation, Universitas Hasanuddin).

Putra, M. R. A., Siregar, I., Jahiddin, I., Pandapotan, L. W., & Yusepa, I. (2026). Film Dokumenter Dirty Vote 02: Bentuk Perlawanan terhadap Narasi Tunggal Rezim. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Malikussaleh (JSPM), 7(1), 310-322.

Downloads

Published

2026-06-29