MAKNA PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TikTok DALAM PEMBENTUKAN KEPERCAYAAN ANTAR PASANGAN: STUDI GENERASI Z

Authors

  • Melania Wijaya Kusuma Universitas Bina Sarana Informatika, Indonesia Author
  • Muhammad Tsabit Universitas Bina Sarana Informatika, Indonesia Author

Keywords:

TikTok, komunikasi interpersonal, kepercayaan, self-disclosure, Generasi Z

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah pola komunikasi interpersonal, termasuk dalam hubungan romantis di kalangan Generasi Z. TikTok tidak hanya dimanfaatkan sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai ruang komunikasi yang memengaruhi proses keterbukaan diri dan pembentukan kepercayaan antarpasangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis makna penggunaan TikTok dalam pembentukan kepercayaan antarpasangan pada Generasi Z. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Informan dipilih secara purposive, yaitu Generasi Z yang aktif menggunakan TikTok dan sedang atau pernah menjalani hubungan romantis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok dimaknai sebagai media komunikasi yang memperluas interaksi, mendorong keterbukaan diri (self-disclosure), serta memperkuat kedekatan emosional antarpasangan. Namun, penggunaan TikTok juga berpotensi menimbulkan kesalahpahaman apabila tidak diimbangi dengan komunikasi interpersonal yang terbuka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepercayaan dalam hubungan romantis lebih ditentukan oleh kualitas komunikasi dan keterbukaan antarpasangan daripada penggunaan media sosial itu sendiri.

References

Fadhila, S. N., & Hudaniah. (2025). Hubungan antara konsep diri dan kemampuan komunikasi interpersonal pada generasi z pengguna media sosial. Cognicia, 13(2), 150–158. https://doi.org/10.22219/cognicia.v13i2.42168

Hasyim, M. (2024). Penerapan Social Penetration Theory Dalam Kehidupan Sehari-Hari. Journal of Dialogos: Jurnal Ilmu Komunikasi, 1(2), 3046–6040. https://doi.org/10.62872/vtr1dd27

Ismiati, I., Hatta, K., & Rahmatillah, M. (2026). Fenomena “Overthinking Pasca Interaksi Sosial” Pada Pengguna Tiktok: Analisis Psikologi Komunikasi. Wathan: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 3(2), 313–325. https://doi.org/10.71153/wathan.v3i2.604

Prihantoro, E., & Anisah, N. (n.d.). KOMUNIKASI INTERPERSONAL PENYELESAIAN KONFLIK DAN MEMPERTAHANKAN KOMITMEN PADA PASANGAN KEKASIH YANG SEDANG LONG DISTANCE RELATIONSHIP (LDR).

Syawal, M. S., Dwiandini, A., & Khaerunnisa, D. H. (n.d.). Application of Social Penetration Theory to the Development of Romantic Relationships Through Social Media.

Tirta, K. D., & Arifin, S. N. (2025). Studi Fenomenologi : Marriage is Scary pada Generasi Z. TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 8(3), 12–20. https://doi.org/10.26539/teraputik.833675

Downloads

Published

2026-10-15