STRATEGI DIGITAL PUBLIC RELATIONS HIGOOD INDONESIA MELALUI PEMANFAATAN FITUR TIKTOK DALAM MEMBANGUN BRAND AWARENESS
DOI:
https://doi.cibangsa.org/DOI-2026-450Keywords:
Digital Public Relations, Cyber Public Relations, TikTok, PESO Model, Brand awareness, ChicmoreAbstract
Perkembangan TikTok sebagai platform media sosial dengan jumlah pengguna terbesar di dunia membuka peluang besar bagi merek fashion lokal untuk membangun brand awareness secara organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis strategi Digital Public Relations PT HIGOOD Indonesia melalui pemanfaatan fitur TikTok dalam membangun brand awareness merek Chicmore pada akun @Chicmore.flydresses. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan empat informan internal PT HIGOOD Indonesia, observasi non-partisipan terhadap akun TikTok @Chicmore.flydresses, studi dokumentasi, dan studi pustaka selama periode April hingga Juli 2025. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana (2014), dengan Teori Cyber Public Relations (Onggo, 2020) dan konsep PESO Model (Dietrich, 2014) sebagai kerangka analisis, serta konsep tingkatan brand awareness (Putri et al., 2021) untuk mengukur dampaknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT HIGOOD Indonesia menerapkan lima tahap strategi Cyber Public Relations (Smith, 2020) riset formatif, penetapan tujuan, pengembangan taktik, pelaksanaan, dan evaluasi dengan tiga taktik utama, yaitu konten video pendek tanpa caption, rotasi tiga hashtag, dan live streaming konsisten enam kali per minggu. Dari perspektif PESO Model, Owned Media terbukti menjadi elemen paling dominan yang menjadi fondasi bagi terbentuknya Earned Media, Shared Media, dan Paid Media. Strategi ini berhasil menggerakkan brand awareness Chicmore dari kondisi Unaware of Brand menuju Brand Recall, bahkan mendekati Top of Mind pada segmen audiens yang aktif menonton live streaming, yang dibuktikan dengan pencapaian lebih dari 10.000 produk terjual melalui TikTok Shop. Penelitian ini juga menemukan celah pada aspek respons komentar konsumen di konten reguler yang perlu diperbaiki untuk memperkuat komunikasi dua arah. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi PT HIGOOD Indonesia dan pelaku usaha fashion lokal lain dalam mengoptimalkan strategi Digital Public Relations melalui TikTok.References
Aaker, D. A. (1991). Managing Brand Equity: Capitalizing on the Value of a Brand Name. The Free Press.
Angelia, K. R., & Basiya, R. (2024). Trust Memediasi Pengaruh Live Streaming Dan Online Customer Review Terhadap Purchase Decision Produk Skincare Pada Tiktok Shop. El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam, 5(12), 4539–4557. https://doi.org/10.47467/elmal.v5i12.4526
Onggo, B. J. (2004). Cyber Public Relations: Strategi Membangun dan Mempertahankan Merk Global di Era Globalisasi Lewat Media Online. Elex Media Komputindo.
Putri, L. W. B. (2025). The Effectiveness Of Interactive Marketing Strategies On Tiktok Live Streaming To Increase Brand Engagement : A Systematic Literature Review. IJEBS: International Journal of Economics and Business Studies, 2(2), 1–11.
Rismawanti, C., & Kaffah, S. M. (2025). Strategi Komunikasi Digital Melalui Tikok Pada Brand Fashion Lokal: Studi Kasus Erigo. Gunung Djati Conference Series, 56, 790–796.
Sefani, H. F., Julia, Wuysang, M., Fernando, J., & Supiyandi, A. (2025). ANALYSIS OF SOFT-SELLING STRATEGIES OF LOCAL FASHION BRANDS ON TIKTOK @TENUEDEATTIRE. Jurnal Netnografi Komunikasi (JNK), 3, 138–160.
Setiawan, B., & Fadre, L. A. (2025). The impact of social media marketing on brand awareness, brand engagement and purchase intention. Jurnal Inovasi Bisnis Manajemen Dan Akuntansi, 3(3), 346–357. https://doi.org/10.1108/MIP-06-2023-0248
Sulistiyo, A. A., & Angelia, C. R. (2023). Strategi Public Relations Astra International dalam Mempertahankan Reputasi di Era Kenormalan Baru. Jurnal Komunikasi Profesional, 7(2), 290–312. https://doi.org/10.25139/jkp.v7i2.5959
Syahputra, R., & Kholil, S. (2024). Application of the Shannon and Weaver Model To Reduce Message Distortion in Securing the 2024 Deli Serdang Election. Santhet (Jurnal Sejarah Pendidikan Dan Humaniora), 8(2), 2126–2136. https://doi.org/10.36526/santhet.v8i2.4593
Yulia, S., & Wasta, U. N. (2021). Komunikasi Pemasaran Digital sebagai Tantangan Teknologi. Jurnal Mahasiswa Komunikasi Cantrik, 1(1), 1–14.

