MAKNA DAN FUNGSI TARIAN KABELA’ DALAM IDENTITAS BUDAYA MASYARAKAT DESA BILALANG, KECAMATAN BILALANG, KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW
Keywords:
Tarian Kabela’, Identitas budaya, Masyarakat Desa BilalangAbstract
Penelitian ini membahas makna dan fungsi Tarian Kabela dalam membentuk identitas budaya masyarakat Desa Bilalang, Kecamatan Bilalang, Kabupaten Bolaang Mongondow, dengan menggunakan metode kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi kepada para informan di desa tersebut. Hasilnya menunjukkan bahwa Tarian Kabela bukan sekadar pertunjukan seni, tetapi merupakan simbol penghormatan, keramahan, dan penerimaan terhadap tamu yang diwariskan secara turun-temurun sebagai bagian dari tradisi masyarakat Bolaang Mongondow. Tarian ini awalnya berasal dari kebiasaan menyuguhkan kabela, yaitu wadah sirih dan pinang, kepada tamu sebagai tanda hormat, lalu berkembang menjadi tarian adat penjemput tamu yang diciptakan oleh Hj. Erna Damopolii pada tahun 1967. Dalam praktiknya, Tarian Kabela berfungsi sebagai media pelestarian budaya, penguat nilai sosial, serta sarana pewarisan identitas lokal kepada generasi muda, meskipun bentuk penyajiannya telah mengalami sedikit penyesuaian dengan perkembangan zaman.References
Abidin, Y. Z., & Saebani, B. A. (2014). Pengantar sistem sosial budaya di Indonesia. Pustaka Setia.
Anwar, Y., & Adang. (2013). Sosiologi untuk universitas. Refika Aditama.
Basrowi, & Sukidin. (2001). Metode penelitian perspektif mikro: Grounded theory.
Bertens, K. (2014). Filsafat Barat kontemporer Prancis. Gramedia.
Dewi, A., Sari, N., & Putra, R. (2021). Analisis gerak Tarian Kabela’ dalam konteks budaya lokal. Jurnal Budaya dan Seni.
Dibia, I. K. (2006). Tarian Kabela’: Sebuah kajian antropologi. Jurnal Antropologi Indonesia.
Eliza, E., & Irianto, A. (2018). Analisis fungsi Tarian Kabela’ dalam upacara adat masyarakat lokal. Jurnal Penelitian Budaya.
Geertz, C. (1973). The interpretation of cultures. Basic Books.
Hadi, A. (2017). Tarian Kabela’: Sebuah kajian etnografi. Universitas.
Hilipito, M. A. K., dkk. (2019). Tarian adat Kabela daerah Bolaang Mongondow dalam kartu Augmented Reality. Jurnal Teknologi dan Desain, 7(2), 1–10.
Ibrohim, I., Sari, N., & Putra, R. (2018). Kajian etnomusikologi Tarian Kabela’: Sebuah pendekatan kualitatif. Jurnal Etnomusikologi.
Iskandar. (2008). Metodologi penelitian pendidikan dan sosial (Kuantitatif dan kualitatif).
Jafar, M. (2018). Kajian etnografi Tarian Kabela’: Sebuah pendekatan kualitatif. Jurnal Etnografi.
Jazuli, M. (1994). Tarian Kabela’: Sebuah kajian historis. Sebuah Kajian Budaya.
Koentjaraningrat. (1986). Metode-metode penelitian masyarakat. Gramedia.
Koentjaraningrat. (2000). Pengantar ilmu antropologi. Rineka Cipta.
Koentjaraningrat. (2004). Manusia dan kebudayaan di Indonesia.
Mardalis. (2008). Metode penelitian: Suatu pendekatan proposal. Bumi Aksara.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1996). Analisis data kualitatif: Buku sumber tentang metode-metode baru. UI Press.
Moleong, L. J. (2002). Metodologi penelitian kualitatif: Edisi revisi. Remaja Rosdakarya.

