PENGALAMAN KOMUNIKASI RITUAL DUKUN MANTEN DALAM PERNIKAHAN ADAT SUNDA (Studi Fenomenologi pada Pernikahan Adat Sunda Putri Pakem)
Keywords:
Dukun Manten, Komunikasi Ritual, Fenomenologi, Pernikahan Adat Sunda Pakem, IPAAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lived experience (pengalaman hidup) dan kesadaran subjektif Pak Deden (70 tahun) sebagai seorang Dukun Manten di Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, dalam mempertahankan pakem tradisi Sunda, serta memahami pemaknaan peran dan praktik komunikasi ritualnya di tengah ancaman modernisasi, komersialisasi Wedding Organizer, dan krisis regenerasi. Menggunakan paradigma interpretif dengan metode kualitatif, pendekatan Fenomenologi Edmund Husserl, dan Teori Komunikasi Ritual James W. Carey, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, serta dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lived experience Pak Deden berkembang dari pewarisan ilmu spiritual ibu mertua menjadi keikhlasan batin yang dimatangkan lewat laku prihatin (puasa mutih dan ziarah keramat). Melalui reduksi fenomenologi (epoche), Pak Deden menangguhkan dorongan materialistik demi kesakralan ritual. Pada dimensi noema, riasan dan busana Sunda pakem ditangkap sebagai aturan rigid yang menolak modifikasi modern, sedangkan pada dimensi noesis, ia memosisikan diri sebagai penanggung jawab spiritual yang menginternalisasi risiko metafisik demi menjaga martabat pengantin. Lebih lanjut, komunikasi ritual berfungsi sebagai ruang persekutuan (fellowship) dan pembagian makna bersama yang menjembatani kesenjangan pemahaman antara generasi muda, keluarga, dan lingkungan sosial.References
Blumer, H. (1969). Symbolic Interactionism: Perspective and Method. University of California Press.
Dartiningsih, B. E., & Prasetiyo, V. A. (2023). Komunikasi ritual: Makna dan simbol dalam ritual Rokat Pandhebeh. Gramedia Digital.
Dwiyanto, A. (2011). Mengembalikan kepercayaan publik melalui reformasi birokrasi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Edwards, J. J. (2022). A phenomenological study of individuals who practice a religion based on Yorùbá traditions and have formally engaged in professional counseling (Doctoral dissertation, Northern Illinois University). Huskie Commons.
Fauziah, N., & Ramdani, D. (2023). Pelestarian Identitas Kultural Melalui Komunikasi Ritual Pernikahan Adat Sunda. Jurnal Kajian Komunikasi, 11(1), 88–102.
Febryanti, A., Idris, I., Jannatania, J., Ramadhanti, G. A., Ema, Rachim, R. R. P., Fitriana, Y. N., Estriana, V., Juliastuti, R., Mardiansyah, I., Wijayaningrum, M. C. W., & Purwakananta, M. A. (2025). Teori komunikasi. PT. Mustika Sri Rosadi.
Griffin, E., Ledbetter, A., & Sparks, G. (2015). A First Look at Communication Theory (9th ed.). McGraw-Hill Education.
Gunawan, A., & Lestari, M. P. (2022). Ancaman Kepunahan Memori Kolektif: Studi Kasus Praktik Tradisional dalam Masyarakat Sunda. Jurnal Antropologi dan Sosiologi Budaya, 14(2), 110–125.
Hermawan, A., & Fatimah, S. (2023). Negosiasi Simbol dan Identitas Budaya pada Ritual Pernikahan Masyarakat Jawa Barat. Jurnal Kajian Komunikasi dan Budaya, 9(1), 45–58.
Hidayat, R., & Purnamasari, D. (2023). Adaptasi Sosio-Kultural Aktor Budaya dalam Mobilitas Urban ke Semi-Urban. Sosiologi Reflektif, 17(2), 112–128.
Hidayat, R., & Wibowo, A. (2021). Peran Spiritual dan Kultural Dukun Manten dalam Tradisi Masyarakat Jawa dan Sunda. Jurnal Sosiologi Agama, 15(2), 134–149.
Illu, W. (2025). Metodologi penelitian kualitatif fenomenologi. Penerbit Andi.
Kartika, D., & Firmansyah, R. (2024). Homogenisasi Budaya dan Reduksi Sakralitas Ritual Pernikahan di Era Globalisasi. Jurnal Kajian Kebudayaan Nusantara, 11(1), 34–48.
Kurnia, A., & Somantri, D. (2021). Falsafah Tritangtu dalam Praktik Pernikahan Adat Sunda. Patanjala: Jurnal Penelitian Sejarah dan Budaya, 13(2), 211–228.
Kusuma, A., & Hanani, S. (2022). Fenomenologi Pengalaman: Konstruksi Makna dalam Realitas Sosial. Jurnal Kajian Komunikasi, 10(1), 45–58.
Kusuma, B. A., & Rahmawati, N. (2024). Metodologi Kualitatif dalam Ilmu Komunikasi: Eksplorasi Fenomenologi pada Praktik Budaya Lokal. Jurnal Ilmu Komunikasi Kontemporer, 5(2), 201–215.
Kuswarno, E. (2026). Fenomenologi komunikasi: Paradigma, proposal, implementasi, dan laporan penelitian. Simbiosa Rekatama Media.
Littlejohn, S. W., & Foss, K. A. (2011). Theories of Human Communication (10th ed.). Waveland Press.
Malik, A. A., Hopipah, E. N., Gunawan, A., & Sidik, A. H. M. (2023). Pesan komunikasi dalam upacara adat pernikahan Sunda (Studi etnografi desa Rancakalong kecamatan Rancakalong kabupaten Sumedang). JSIM: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 4(4).
Mashimbaуeva, A., Baisakalova, A., Kossanova, A., Absatarova, G., Utebayeva, B., & Janseitova, S. (2024). Shamanistic ritual ceremony and accompanying music as the worldview basis of traditional culture. Conservation Science in Cultural Heritage, 24, 307–325.

