Pola Asuh Komunikasi dalam Membentuk Integritas Remaja sebagai Upaya Pencegahan Bullying di Kelurahan Jatikramat
Keywords:
Pola Asuh Komunikasi Orang Tua, Karakter Integritas Remaja, Pencegahan PerundunganAbstract
Meningkatnya kasus perundungan pada remaja menunjukkan pentingnya peran keluarga dalam upaya pencegahan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola asuh komunikasi orang tua dalam membentuk karakter integritas remaja serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat di Kelurahan Jatikramat, Kota Bekasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara dan observasi terhadap tiga orang tua dan tiga remaja yang dipilih secara purposive. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal melalui keterbukaan, empati, dukungan, sikap positif, dan kesetaraan berperan dalam menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian. Faktor pendukung meliputi komunikasi terbuka, keteladanan orang tua, dan lingkungan positif, sedangkan faktor penghambat meliputi pengaruh teman sebaya, media sosial, keterbatasan waktu, dan perbedaan karakter remaja.References
Agustin, S., Deliana, N., & Bara, J. B. (2024). Peran Orang Tua dalam Meminimalisir Dampak Cyberbullying Terhadap Kesehatan Mental Anak. Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik, 6(1), 19–26. https://doi.org/https://doi.org/10.24198/jkrk.v6i1.53281
Anugrah, A. H. A., Laurent, C., & Zabrina, H. C. Z. (2023). Peran Orang Tua Dalam Mencegah Kenakalan Remaja. TUTURAN: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial Dan Humaniora, 1(2), 54–65.
Aryani, D. A., Aji, H. K., & Herawati, D. M. (2025). Komunikasi Interpersonal Guru dengan Murid dalam Membangun Motivasi Belajar Siswa Berkebutuhan Khusus. Development and Business Communications, 2(2), 67–86. https://doi.org/https://doi.org/10.33061/dbc.v2i2.11129
DeVito, J. A. (2011). Komunikasi Antar Manusia. Karisma Publishing Group.
Dita, V. A. M. G. (2022). Peran Komunikasi Persuasif Orang Tua dalam Pembentukan Jati Diri Remaja. Bina Gogik, 9(1), 178–184. https://doi.org/https://doi.org/10.61290/pgsd.v9i1.55
Fauzi, A., & Irawan, H. (2025). Peran Pendidikan Karakter dalam Membangun Generasi Muda yang Berintegritas: DOI 10.58569/jies.v3i2.1108. Journal of Islamic Education Studies, 3(2), 111–119. https://doi.org/10.58569/jies.v3i2.1108
Febrianti, F., & Subroto, U. (2023). Hubungan Pola Asuh dengan Komunikasi Interpersonal pada Remaja. Journal of Social and Economics Research, 5(2), 799–811. https://doi.org/10.54783/jser.v5i2.183
Firdausi, R., & Ulfa, N. (2022). Pola Asuh Orang Tua terhadap Perkembangan Emosional Anak di Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama Bululawang. MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah, 3(2), 133–145. https://doi.org/10.19105/mubtadi.v3i2.5155
Fitri, D. (2024). Fenomena Kenakalan Remaja Akibat Aksi Bullying. SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law, 1(1), 7–10. https://doi.org/10.57235/sakola.v1i1.2202
Gustiani, E., Candra, A. A., & Hendra. (2025). Analisis Pembentukan Karakter Integritas Siswa Melalui Pembelajaran Ppkn Di SMP N 3 Kota Jambi. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 300–312.
Hamzah, Manafe, H. A., Kaluge, A. H., & Niha, S. S. (2023). Bentuk dan Faktor Penyebab Bullying: Studi Mengatasi Bullying di Madrasah Aliyah. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 10(3), 481–491. https://doi.org/10.38048/jipcb.v10i3.1968
Husniyah, R., Munawaroh, I., & Ahyani, L. N. (2026). Model Pola Asuh Orang Tua dalam Pembentukan Perilaku Bullying pada Remaja. Jurnal Psikologi Ekspresi, 3(1), 12–22.
Iswari, F. (2022). Strategi Komunikasi Efektif Guru Dalam Pembentukan Karakter Siswa SMPN 64. GANDIWA Jurnal Komunikasi, 2(1), 12–19. https://doi.org/10.30998/g.v2i1.1033
Jaelani. (2026, January 20). Roots Day SMPN 17 Bekasi: Wali Kota Ingatkan Pentingnya Sekolah Sebagai Ruang Aman Anak. IMBC News. https://imbcnews.com/roots-day-smpn-17-bekasi-wali-kota-ingatkan-pentingnya-sekolah-sebagai-ruang-aman-anak/
Kalimau, I. B. E. F. P., & Rina, N. (2023). Komunikasi Interpersonal Ayah Pekerja Dan Anak Perempuan Dalam Meningkatkan Keterbukaan Diri Anak. Linimasa: Jurnal Ilmu Komunikasi, 6(2), 223–234. https://doi.org/10.23969/linimasa.v6i2.8548
Kanda, A. S., & Rosulliya, S. (2024). Dampak Bullying Terhadap Perubahan Perilaku Pada Korban Bullying di SMK PGRI 2 Kota Cimahi. Jurnal Ilmiah Research Student, 1(3), 507–512. https://doi.org/https://doi.org/10.61722/jirs.v1i3.628
Marlina, L., Sugiarti, R., & Erlangga, E. (2024). Studi Literature Review: Perilaku Bullying terhadap Teman Sebaya pada Remaja di Sekolah. Jurnal Sosial Dan Sains, 4(12), 1320–1331. https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v4i12.31873
Meijustika, R., Susanti, R., Maharani, S. D., & Anwar, Y. (2025). Jenis-Jenis Saluran Komunikasi dalam Difusi Inovasi Pendidikan. Journal of Education Research, 6(4), 1219–1225. https://doi.org/10.37985/jer.v6i4.2448
Napitupulu, E. E., & Toruan, L. R. M. L. (2022). Efektivitas Komunikasi Verbal Dan Non Verbal Dalam Komunikasi Antarbudaya Progam Studi Ilmu Komunikasi Universitas Sari Mutara Indonesia. Jurnal Teknologi, Kesehatan Dan Ilmu Sosial, 4(2), 328–338.
Napitupulu, N. A. (2026). Peran Pendidikan Karakter Dalam Mencegah Bullying Di Kalangan Remaja. Journal of Golden Generation Education, 2(1), 384–389. https://doi.org/https://doi.org/10.65244/jgge.v2i1.243

