PENERAPAN SISTEM E-KATALOG V. 5 DALAM PENGADAAN BARANG DAN JASA UNTUK PELAYANAN KESEHATAN DI RSUD ULIN BANJARMASIN
DOI:
https://doi.cibangsa.org/DOI-2026-189Keywords:
E-Katalog V.5, Sinkronisasi Sistem, Tata Kelola Pengadaan, RSUD Ulin BanjarmasinAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan sistem E-Katalog V.5 dalam pengadaan barang dan jasa untuk pelayanan kesehatan di RSUD Ulin Banjarmasin, khususnya pada aspek sinkronisasi sistem, tata kelola pengadaan, serta faktor pendukung dan penghambat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi serta triangulasi untuk menguji keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-Katalog V.5 telah mendukung koordinasi proses pengadaan melalui peningkatan pertukaran informasi, penyederhanaan administrasi, dan penguatan transparansi serta akuntabilitas. Namun, sinkronisasi antara E-Katalog dengan sistem perencanaan, keuangan, dan logistik belum sepenuhnya terintegrasi secara langsung sehingga masih memerlukan koordinasi dan verifikasi antarunit. Tata kelola pengadaan telah mendukung transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap regulasi. Faktor pendukung meliputi dukungan kebijakan, prosedur kerja, keterbukaan informasi, dan kapasitas sumber daya manusia, sedangkan hambatannya meliputi keterbatasan integrasi sistem, koordinasi antarunit, perbedaan pemahaman kebutuhan, dan ketergantungan terhadap penyedia. Oleh karena itu, diperlukan penguatan interoperabilitas, integrasi sistem, kapasitas SDM, dan koordinasi untuk mewujudkan pengadaan yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.References
Arikunto, S. (2002). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. PT Rineka Cipta.
Arikunto, S., & Jabar, C. (2008). Evaluasi program pendidikan: Pedoman teoritis praktis bagi mahasiswa dan praktisi pendidikan. PT Bumi Aksara.
Bertalanffy, L. von. (1968). General system theory: Foundations, development, applications. George Braziller.
Chopra, S., & Meindl, P. (2019). Supply chain management: Strategy, planning, and operation (7th ed.). Pearson Education.
Christopher, M. (2016). Logistics & supply chain management (5th ed.). Pearson Education.
Denhardt, J. V., & Denhardt, R. B. (2015). The new public service: Serving, not steering (4th ed.). Routledge.
European Commission. (2017). New European interoperability framework: Promoting seamless services and data flows for European public administrations. Publications Office of the European Union.
Hood, C. (1991). A public management for all seasons? Public Administration, 69(1), 3–19. https://doi.org/10.1111/j.1467-9299.1991.tb00779.x
Lambert, D. M. (2008). Supply chain management: Processes, partnerships, performance (3rd ed.). Supply Chain Management Institute.
Lembaga Administrasi Negara. (2019). Governance: Tata kelola pemerintahan. LAN RI.
Mardiasmo. (2009). Akuntansi sektor publik. Andi Offset.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2007). Analisis data kualitatif: Buku sumber tentang metode-metode baru (T. R. Rohidi, Terj.). UI Press.
Moleong, L. J. (2000). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
O'Brien, J. A., & Marakas, G. M. (2013). Management information systems (10th ed.). McGraw-Hill.
Pamungkas, D. P. A. (2025). Evaluasi pengadaan barang dan jasa melalui sistem e-Katalog Peraturan Daerah Kabupaten Purworejo
Paryono, Rahayu, S., & Prasetyo, A. (2025). Penerapan metode belanja barang dan jasa pemerintah melalui sistem e-purchasing (e-katalog) di RSUD Dr. Soetomo
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.
Pollitt, C., & Bouckaert, G. (2017). Public management reform: A comparative analysis—Into the age of austerity (4th ed.). Oxford University Press.
Santosa, R. (2022). Manajemen strategis pengadaan barang dan jasa pemerintah. Jurnal Administrasi Publik, 4(1), 1–12.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

