REPRESENTASI SANDWICH GENERATION DALAM FILM HOME SWEET LOAN (ANALISIS WACANA KRITIS NORMAN FAIRCLOUGH)
DOI:
https://doi.cibangsa.org/DOI-2026-180Keywords:
Film Home Sweet loan, Analisis Wacana Kritis, Sandwich GenerationAbstract
Penelitian ini menganalisis terkait representasi generation dalam film wacana kritis Norman Fairclough. Tujuan dari penelitian ini yaitu: 1). Mendeskripsikan representasi yang dibangun melalui teks verbal dan visual dalam film Loan, sandwich generation dalam film Menganalisis praktik sosial, ideologi, dan relasi kuasa keluarga yang direpresentasikan dalam wacana pada film Home Sweet Loan. Penelitian ini menggunakan teori dari Norman Fairclough dengan metode Analisis Wacana Kritis. Sumber data yang digunakan yakni sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data melalui proses viewing dan transkripsi, dokumentasi serta literatur review. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1). Film merepresentasikan fenomena generasi sandwich melalui aspek visual, verbal, dan emosional yang kompleks melalui aspek kebahasaan, atmosfer sinematik, dan pengembangan karakter. 2). Proses produksi dan konsumsi film turut membentuk opini publik mengenai tekanan berlapis yang dialami generasi serta menghadirkan potret keluarga kelas menengah di Indonesia. 3). Terdapat sebuah ideologi familisme dan kolektivisme serta relasi kuasa keluarga yang didominasi oleh orang tua sehingga fenomena generasi terus dinormalisasikan seolah menjadi kebiasaan biasa dan normal. Penelitian ini menyoroti pengorbanan generasi moral.References
Al Kautsar, M., & Surwati, C. H. D.(2025). Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough; Representasi Kekerasan Seksual pada Laki laki dalam Serial Baby Reindeer. Jurnal Komunikasi Massa, 18(2).
Alma, V. S., & Ponting, M. (2024). Film “Home Sweet Loan” siap tayang di bioskop mulai 26 September 2024 - ANTARA News Ambon, Maluku. Dikutip melalui: https://ambon.antaranews.com/berita/225739/film-home-sweet-loan-siap-tayang-di-bioskop-mulai-26-september-2024. Diakses pada 14 Juni 2026.
Annisa, N., Nursanti, S., & Ramdhani, M. (2024). Pemaknaan Generasi Sandwich Dalam Perspektif Generasi Z (Studi Fenomenologi pada 115 Sosial Generasi Z di Kabupaten Kuningan). Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media (JKOMDIS), https://doi.org/10.47233/jkomdis.v4i3.2175
Banfield, E. (1958). . New York: Free Press.
Fairclough, N. (1995). London: Longman.
Firnanda, M. A., Ananda, M. F., Irwan, Z. A., Siswanti, D. N., & Jafar, E. S. (2026). Antara Bakti dan Beban: Filial Piety Dewasa Awal pada Keluarga Lansia. Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara, 2(5), 193 202.
Haris, R. A. K., & Alfathoni, M. A. M. (2025). Penerapan Teknik Tracking Shot Untuk Membangun Suspense Pada Film “Laminar Flow”. In PROSIDING SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN ILMU (SENADIMU) (Vol. 2, No. 1, pp. 21-37).
Heryawan, M. R., & Septyan, K. (2023). Makna Aset Yang Melekat Pada Anak Dalam Perspektif Akuntan Pendidik. Jurnal Bisnis dan Akuntansi, 25(1), 119-130.
Ichsan, A. S. (2018). Memahami Struktur Sosial Keluarga Di Yogyakarta (Sebuah Analisa dalam Pendekatan Sosiologi: Struktural Fungsional). Jurnal Al-Adyan, 5(2), 153-166.
Khalil, R. A., & Santoso, M. B. (2022). Generasi : Konflik peran dalam mencapai keberfungsian sosial. Share: Social Work Journal, 12(1), 77-87.
Miller, D. A. (1981). The “sandwich” generation: Adult children of the aging. Social Work,26(5),419–423.http://www.jstor.org/stable/23712207
Natalia,T.(2024).Gen Z Terancam Jadi Generasi Sandwich:Hidupi Keluarga Terjerat Pinjol.Dikutip melalui: https://www.cnbcindonesia.com/research/20240605124218-128544030/gen-z-terancam-jadi-generasi-sandwich pinjol.Diakses pada 9 September 2025.
Nikmatus, I. C & Wijayanti, Q.N.(2024). Peran Komunikasi Keluarga Dalam Mengatasi Toxic Parents Bagi Kesehatan Mental Anak. Jurnal Media Akademik (JMA), 2(1).
Sari, K. T., & Wiguna, A. B. (2022). Tingkat Kepemilikan Rumah di Indonesia. Contemporary Studies In Economic, Finance and Banking Volume 1 No. 3, 466-479.
Sugianto, D., Liem, A., & Sinaga, N. (2024). Reliability and validity of the Indonesian version of the Dual Filial Piety Scale. Jurnal Psikologi Ulayat: Indonesian Journal of Indigenous Psychology, 11(1), 109 121. https://doi.org/10.24854/jpu839
Tempo,co. (2024). Hari Pertama Film Home Sweet Loan Tayang di Bioskop Indonesia. Dikutip melalui: www.tempo.co/teroka/hari-pertama-film-home-sweet-loan-tayang-di-357-bioskop-indonesia-5490. Diakses pada 14 Juni 2026.
Triandis, H. C. Individualism and Collectivism: New Directions in Social Psychology. Westview, 1995.
Visinema Pictures.(2024).Official Trailer Film Home Sweet Loan sedang Tayang di Bioskop.Dikutip melalui: https://youtu.be/rWsnLS0Q7G0?si=ti1gK7mFMU82qmub Diakses pada 12 Mei 2026.
Yang, k.s 1998 Familism and depelopment, An examination of the role family in contemporary China mainland, hongkong and taiwan, in D Sinha & h.S.R. Kao (Eds) Social values and development : Asian perspective ,New Delhi; Sage.

