PENGARUH PENGGUNAAN DAN INTENSITAS MEDIA TIKTOK TERHADAP SELF -COMPASSION (Studi Kuantitatif pada Mahasiswa Ilmu Komunikasi Angkatan 2022 di International Women University)
Keywords:
Penggunaan, Intensitas, Self-Compassion, Media TikTokAbstract
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui “Pengaruh penggunaan media TikTok dan intensitas penggunaan media TikTok terhadap self-compassion pada Mahasiswa Ilmu Komunikasi Angkatan 2022 di International Women University.” Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah populasi sebanyak 167 mahasiswa dan sampel sebanyak 64 responden yang ditentukan berdasarkan rumus Slovin. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada responden. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan analisis verifikatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media TikTok berpengaruh signifikan terhadap self -compassion. Sebaliknya, intensitas penggunaan media TikTok tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap self-compassion. Adapun secara simultan, penggunaan dan intensitas penggunaan media TikTok tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap self-compassion pada Mahasiswa Ilmu Komunikasi Angkatan 2022 di International Women University.References
Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Creswell, J. W. (2010). Research Design: Pendekatan Kualitatif, Quantitative, dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Faelasof, R. (2022). Statistika Terapan. Tahta Media Group.
Ghozali, I. (2016). Aplikasi Analisis Multivariete dengan Program IBM SPSS 23 (Edisi 8). Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 25 (Edisi 9). Semarang: Universitas Diponegoro.
Ghozali. (2021). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 26 (10th ed.). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Gujarati. (2023). Basic Econometrics (4th ed.). McGraw-Hill.
Hair, J. F., Babin, B. J., Anderson, R. E., & Black, W. C. (2022). Multivariate Data Analysis. Cengage Learning.
Iba, Z., & Wardhana, A. (2021). Analisis Regresi dan Analisis Jalur Untuk Riset Bisnis Menggunakan SPSS 29.0 & Smart-PLS 4.0. EUREKA Media Aksara.
Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Quantitative, Kualitatif, dan R&D. Bandung:Alfabeta.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Quantitative, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Quantitative, Kualitatif, dan R&D. Bandung:Alfabeta.
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Quantitative, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Quantitative, Kualitatif, dan R&D. Bandung: CV. Alfabeta.
Sujarweni, V. W. (2023). Metodologi Penelitian Bisnis & Ekonomi. Yogyaka rta: PUSTAKABARUPRESS.
Adami, E., Mariyati, L. I., Nastiti, D., & Madimarovna, A. I. (2024). Tiktok’s Grip: A Snapshot of Usage Intensity Among College Students (Issue ICNSSE 2023). Atlantis Press SARL. https://doi.org/10.2991/978-2-38476-242-2_4
Dietz, T. (2022). Social Media Use and the Effects on Wellbeing in Young Adults.
Kaplan, A. M., & Haenlein, M. (2010). Users of the World, Unite! The Challenges and Opportunities of Social Media. Business Horizons, 53(1), 59–68. https://doi.org/10.1016/j.bushor.2009.09.003
Levy, P., Setiawan, R., Budaya, D. M., & McQuail, D. (2015). Landasan Teori A. Teori Media Baru (New Media Theory) B. Teori S-O-R (Stimulus-Organisme-Response). 6(2), 292–293.
Maharani, W., Banowo, E., & Setyarini, E. (2025). Pengaruh Intensitas Penggunaan Media Sosial TikTok terhadap Fenomena Fear of Missing Out (FoMO) di Kalangan Generasi Z pada Wilayah Jakarta Utara. Jurnal Ilmu Komunikasi, 1, 109–119.

