FENOMENA CHILDFREE DALAM PERUBAHAN NORMA SOSIAL GLOBAL PADA PASANGAN MILENIAL DI INDONESIA

Authors

  • Monica Balqish Sari Banon Program Studi Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial Dan Bisnis, Universitas Wanita Internasional Author

Keywords:

childfree, norma sosial global, globalisasi, pasangan milenial, Indonesia

Abstract

Fenomena yang dikenal sebagai childfree, yaitu suatu pilihan sadar untuk tidak memiliki keturunan, telah menjadi suatu perbincangan sosial yang signifikan dalam lanskap masyarakat kontemporer di seluruh dunia. Arus globalisasi yang semakin deras dan kemudahan dalam memperoleh informasi melalui platform digital telah secara efektif memperkenalkan berbagai perspektif dan nilai-nilai baru mengenai konsep pernikahan, institusi keluarga, serta opsi-opsi terkait reproduksi kepada masyarakat Indonesia. Situasi ini mengindikasikan adanya transformasi dan interaksi antara kaidah-kaidah sosial global yang sedang berkembang dengan norma-norma keluarga yang telah mengakar di Indonesia. Oleh karena itu, penelitian ini diarahkan untuk menginvestigasi pemaknaan pasangan milenial di Indonesia terhadap fenomena childfree dan mengkaji korelasinya dengan dinamika perubahan norma sosial di tingkat global. Riset ini mengadopsi metodologi kualitatif dengan paradigma deskriptif. Perolehan data dilakukan melalui investigasi wawancara mendalam terhadap pasangan dari generasi milenial yang telah membangun ikatan pernikahan dan memiliki pemahaman atau perspektif terkait fenomena childfree, ditambah dengan tinjauan literatur dan analisis dokumenter. Analisis riset difokuskan pada pemahaman komprehensif mengenai elemen -elemen yang membentuk pandangan pasangan milenial terhadap konsep childfree kontribusi globalisasi dan platform digital dalam penyebaran gagasan tersebut, serta mekanisme penerimaan, penolakan, dan negosiasi yang terjadi antara tatanan sosial global dengan nilai-nilai familial di Indonesia. Diharapkan, penelitian ini dapat mengilustrasikan bahwa fenomena childfree tidak semata-mata merupakan pilihan personal dalam struktur kehidupan berumah tangga, melainkan juga merupakan refleksi dari pergerakan norma-norma sosial yang terus berkembang dalam lanskap globalisasi.

References

Acharya, A. (2004). How ideas spread: Whose norms matter? Norm localization and institutional change in Asian regionalism. International Organization, 58(2), 239–275. https://doi.org/10.1017/S0020818304582024

Ahmad, M., & Wilkins, S. (2025). Purposive sampling in qualitative research: A framework for the entire journey. Quality & Quantity, 59, 1461–1479. https://doi.org/10.1007/s11135-024-02022-5

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Daulay, H., Widyarti, E. S., Ismail, R., & Saladin, T. I. (2023). Psychology of newly married couples in Indonesia: Is it possible to choose childfree by choice or face the gossip of society and family? International Journal of Innovative Research and Scientific Studies, 6(4), 1023–1031. https://doi.org/10.53894/ijirss.v6i4.2260

Fillaili, N., & Martini, M. (2023). Trend bebas anak (child free) di kalangan pasangan milenial di Kecamatan Pancoran Mas Depok Jawa Barat. Edukasi IPS, 7(1), 36–44. https://doi.org/10.21009/EIPS.007.01.05

Finnemore, M., & Sikkink, K. (1998). International norm dynamics and political change. International Organization, 52(4), 887–917. https://doi.org/10.1162/002081898550789

Hutahaean, K. E., & Huwae, A. (2025). Dukungan sosial, resiliensi, dan kepuasan pernikahan: Studi pada pasangan yang memutuskan untuk childfree di Indonesia. Jurnal Diversita, 11(1), 176–186. https://doi.org/10.31289/diversita.v11i1.14957

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Putra, R. H., Iqbal, A. M., & Irwandi, I. (2024). Perceptions and decision-making regarding childfree choices among college students in Indonesia: A study at Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung. JISPO Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 14(1), 1–22. https://doi.org/10.15575/jispo.v14i1.35426

Rismarini, N. A., & Adira, N. (2025). Between personal and social matters: Identifying public perceptions of childfree decisions in Indonesia. Culture, Health & Sexuality, 27(6), 719–732. https://doi.org/10.1080/13691058.2024.2398619

Sodah, Y., & Korompis, P. A. (2024). Childfree sebagai pilihan hidup dalam perkawinan. Jurnal Pendidikan Indonesia, 5(11), 1111–1116. https://doi.org/10.59141/japendi.v5i11.5697

Syarafuddin, M., & Fauzi, A. (2023). Childfree, millennial marriage disorientation, and Islamic family law perspectives. Communications in Humanities and Social Sciences, 3(2), 77–84. https://doi.org/10.21924/chss.3.2.2023.59

Putra, M. A. S., Permana, I., & Afdal, M. (2024). Analisis sentimen masyarakat mengenai gerakan childfree di media sosial X menggunakan algoritma NBC dan SVM. MALCOM: Indonesian Journal of Machine Learning and Computer Science, 4(4). https://doi.org/10.57152/malcom.v4i4.1356

Downloads

Published

2026-09-07