ANALISIS KEBIJAKAN ZONASI SEKOLAH DALAM PEMERATAAN KUALITAS PENDIDIKAN SERTA PERUBAHAN STRUKTUR SOSIAL

Authors

  • Khusnul Lailly Enriyani Universitas Indraprasta PGRI Author

DOI:

https://doi.org/10.2238/m590c529

Keywords:

Zonasi, Pendidikan, Struktur Sosial

Abstract

Sistem rekrutmen siswa yang hanya mengutamakan nilai akademik telah menciptakan polarisasi dan kastanisasi dalam dunia pendidikan. Pola meritokrasi ini memicu lahirnya label sekolah favorit yang terkadang didominasi oleh kelas sosial ekonomi atas, sementara sekolah pinggiran cenderung terabaikan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur (studi kepustakaan) dengan menganalisis berbagai dokumen, regulasi, dan artikel ilmiah terkait. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan sosiologis, khususnya menurut teori Talcott Parsons (fungsionalisme struktural) dan teori Karl Max (konflik) untuk membedah interaksi dan respons masyarakat terhadap perubahan kebijakan ini. Pemerintah mencoba mengembalikan fungsi sekolah sebagai lembaga sosialisasi yang menyatukan nilai-nilai masyarakat secara adil. Sebaliknya, fenomena sekolah favorit dilihat sebagai bentuk penguasaan fasilitas dan kesempatan oleh kelompok masyarakat kelas atas. Ketika kenyamanan terusik oleh aturan zonasi, muncul reaksi berupa cara-cara curang, salah satunya adalah fenomena manipulasi data domisili.

References

Madiana, I., Alqadri, B., Sumardi, L., & Mustari, M. (2022). Penerapan kebijakan sistem zonasi serta dampaknya terhadap kesetaraan hak memperoleh pendidikan. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 7(2c), 957-964.

Marwan, I., Gustaman, R. F., & Gandi, A. (2024). Dikotomi sarana dan prasarana pendidikan di Indonesia. Cendekia: Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(3), 155-161.

Novrijayanti, I., Astika, Y. W., Sari, M., & Jesika, S. (2021). Implementasi kebijakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) melalui sistem zonasi untuk pemerataan kualitas pendidikan. Jasiora: Jurnal Administrasi Sosial dan Humaniora, 4(2), 71-80.

Oktaviani, V., Hayatunnisa, A., Aulia, L., & Talitha, T. A. (2025). Evaluasi dampak kebijakan sistem zonasi terhadap pemerataan akses pendidikan di tingkat sekolah dasar dan menengah. Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi, 1(2), 71–77.

Prayogi, A., Nasrullah, R., Setiawan, S., & Setyawan, M. A. (2025). Konsep konflik dan teori konflik sosial dalam pemikiran Karl Marx. JURNAL SINORA, 1(1).

Salim, F. P., & Nora, D. (2022). Dampak Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sistem zonasi (Studi kasus: Penerimaan Peserta Didik Baru Sekolah Dasar di Kecamatan Matur). Naradidik: Journal of Education & Pedagogy, 1(1), 67–77.

Sari, N. A., & Zahirah, Z. (2025). Upaya mengatasi kesenjangan sosial di sekolah dasar dalam perspektif teori konflik Karl Marx. Jurnal Ilmiah Nusantara (JINU), 2(3).

Sidik, F. (2024). Pelaksanaan kebijakan zonasi sekolah dan dampaknya terhadap kualitas sekolah pada jenjang sekolah menengah pertama: Studi kasus di Kabupaten Sleman Yogyakarta. Humanika, Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 24(1), 47-56.

Sulistiawati, A., & Nasution, K. (2022). Upaya penanaman pendidikan karakter di sekolah dasar: Telaah pendekatan struktural fungsional Talcott Parsons. Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar, 4(1).

Downloads

Published

2026-07-20