REPRESENTASI BRAND PERSONALITY DALAM STORYTELLING KONTEN TIKTOK @pridechicken_id sebagai STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN: ANALISIS SEMIOTIKA JOHN FISKE
DOI:
https://doi.org/10.2238/6zs92g04Keywords:
brand personality, storytelling, komunikasi pemasaran, TikTok, John Fiske, Pride ChickenAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi brand personality dalam storytelling konten TikTok @pridechicken_id sebagai strategi komunikasi pemasaran. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana Pride Chicken membangun kepribadian merek melalui narasi, visual, ekspresi, humor, interaksi pelanggan, dan suasana outlet yang ditampilkan dalam konten TikTok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis semiotika John Fiske. Data penelitian berupa sepuluh konten TikTok @pridechicken_id, tangkapan layar, caption, teks visual, respons audiens, serta elemen visual yang merepresentasikan identitas merek. Analisis dilakukan melalui tiga level semiotika John Fiske, yaitu level realitas, level representasi, dan level ideologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pride Chicken membangun brand personality melalui strategi storytelling yang ringan, humoris, dekat dengan budaya anak muda, dan tidak bersifat hard selling. Berdasarkan teori brand personality Jennifer Aaker, dimensi yang paling dominan adalah excitement, sincerity, dan competence. Dimensi excitement tampak melalui humor, ekspresi berlebihan, konflik ringan, dan gaya komunikasi khas TikTok. Dimensi sincerity terlihat melalui bahasa santai, kedekatan dengan kehidupan sehari-hari, dan interaksi yang ramah. Sementara itu, dimensi competence tampak melalui narasi outlet yang ramai, produk yang diminati, dan konsistensi identitas visual merek. Penelitian ini menyimpulkan bahwa storytelling pada TikTok Pride Chicken berfungsi sebagai strategi komunikasi pemasaran yang efektif dalam membangun citra merek yang seru, ramah, relevan, dan mudah diingat oleh audiens muda.References
Aaker, J. L. (1997). Dimensions of brand personality. Journal of Marketing Research, 34(3), 347–356. doi: 10.1177/002224379703400304
Fill, C., & Turnbull, S. (2019). Marketing communications. Pearson.
Fiske, J. (1987). Television culture. Methuen.
Fog, K., Budtz, C., Munch, P., & Blanchette, S. (2010). The four elements of storytelling. In Storytelling: Branding in practice (pp. 31–46). Springer.
Fuaddah, Z., Nurhaeni, I. D. A., & Rahmanto, A. (2022). Digital marketing strategy for campaigning @kedasbeutypusat social media accounts on TikTok application. In Proceedings of the 3rd International Media Conference 2021 (IMC 2021) (pp. 19–30). Atlantis Press. http://doi.org/10.2991/assehr.k.220705.002
Hall, S. (1997). Representation: Cultural representations and signifying practices. Sage.
Hidayatullah, A. A., Fadhilah, M., & Hutami, L. T. H. (2025). The influence of influencer marketing and social media marketing on purchase decisions with brand awareness as an intervening variable for TikTok Shop in Generation Z. Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting, 5(6), 5678–5692. doi: 10.38035/dijefa.v5i6.3667
Kotler, P., & Keller, K. L. (2022). Marketing management (16th ed., Global ed.). Pearson.
Lathifa, T., & Rahmawati, A. (2026). Strategi social media marketing TikTok Beorganik untuk meningkatkan brand awareness. Jurnal Manajemen Pendidikan, 14(1), 189–195. doi: 10.33751/jmp.v14i1.27
Lundqvist, A., Liljander, V., Gummerus, J., & Van Riel, A. (2013). The impact of storytelling on the consumer brand experience: The case of a firm-originated story. Journal of Brand Management, 20(4), 283–297. http://doi.org/10.1057/bm.2012.15
Mutiara, P., & Putri, K. Y. S. (2023). Uses and gratification theory in TikTok as social media marketing platform: Seen from market player view. Journal of Digital Marketing and Communication, 3(1), 1–11. http://doi.org/10.53623/jdmc.v3i1.164
Nur, Z. R. F., Rabbiana, I. N. N., Diba, T., & Fitroh, F. (2023). TikTok Shop: Unveiling the evolution from social media to social commerce and its computational impact on digital marketing. Journal of Computer Science and Engineering, 4(2), 88–96.
Pahrmann, C., & Kupka, K. (2022). Social media marketing: Praxishandbuch für Facebook, Instagram, TikTok & Co.: Mit einem umfangreichen Rechtsratgeber von Dr. Thomas Schwenke. O’Reilly.
Ramadhan, R. K., Setiawan, W., Romdhoni, W., Rohmah, M., & Ummah, A. (2025). The role of social media in increasing brand awareness in e-commerce businesses. Regulate: Jurnal Ilmu Pendidikan, Hukum dan Bisnis, 2(3), 219–230. http://doi.org/10.61166/regulate.v2i3.67
Ramania, M. I. A. (2024). Penggunaan media sosial sebagai media komunikasi dan promosi Nee Studio pada Gen Z. Jurnal Vicidi, 14(1), 92–103. http://doi.org/10.37715/vicidi.v14i1.4598
Roosinda, F. W., Mardiana, S., & Armawan, I. (2025). Social media branding sebagai media komunikasi pemasaran modern. MADHANGI: Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(1), 49–61.
Sabrina, A. J., Fernando, Y., Mergeresa, F., Ikhsan, R. B., Wahyuni-Td, I. S., & Fernando, E. (2024). TikTok-social media marketing practices and digital branding. In 2024 IEEE International Conference on Interdisciplinary Approaches in Technology and Management for Social Innovation (IATMSI) (Vol. 2, pp. 1–5). IEEE. http://doi.org/10.1109/IATMSI60426.2024.10502497
Tatasari, T., Purnomo, S., & Dewa, A. K. (2025). Pemanfaatan konten digital berbasis video pendek untuk meningkatkan engagement pada UMKM makanan di media sosial. Social Sciences Journal, 3(2), 20–32.
Trianasari, N., Fitriani, N., & Rachmawati, I. (2023). The influence of social media marketing and influencer endorsement through brand image and trust, and their impact on the purchase intention of the MS Glow brand through the TikTok application. International Journal of Professional Business Review, 8(10), e03793. http://doi.org/10.26668/businessreview/2023.v8i10.3793
Woodside, A. G. (2016). Storytelling theory and research. In Case study research (pp. 41–83). Emerald Group Publishing.

