COPING STRATEGI PETANI MELON PASCA GAGAL PANEN DI DESA NGUBALAN, KECAMATAN KALIDAWIR, KABUPATEN TULUNGAGUNG
DOI:
https://doi.org/10.2238/g3a5hr09Keywords:
petani melon, strategi coping, modal sosialAbstract
Gagal panen pada petani melon di Desa Ngubalan, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung berdampak pada kerugian ekonomi sekaligus kondisi psikologis petani. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor penyebab gagal panen, menganalisis kondisi psikologis petani, serta mengkaji strategi coping yang digunakan dikaitkan dengan modal sosial. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan tiga informan petani melon, melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi, dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman (1984). Hasil penelitian menunjukkan gagal panen disebabkan oleh perubahan iklim dan cuaca, hama penyakit, serta faktor internal petani, yang menimbulkan kecemasan, keputusasaan, dan trauma dengan intensitas berbeda pada setiap informan. Berdasarkan teori Lazarus dan Folkman (1984), dua informan menerapkan problem focused coping, sementara satu informan menunjukkan emotion focused coping. Perbedaan strategi ini terkait dengan kepemilikan modal sosial, (modal sosial yang kuat mendukung penerapan strategi berorientasi masalah, sedangkan keterbatasannya mendorong individu berfokus pada pengelolaan emosi.References
Andriani, R. (2023). Peran dukungan sosial terhadap resiliensi pada petani yang mengalami gagal panen. Jurnal Psikologi Sosial, 21(2), 134–145.
Coleman, J. S. (1988). Social capital in the creation of human capital. American Journal of Sociology, 94, S95–S120.
Dewanti, F., Imaningsih, N., & Fadil, C. (2024). Identifikasi dampak perubahan iklim terhadap gagal panen tanaman padi di Jawa Timur. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(19), 369–377.
Fitria, D. A., & Riyadi, M. I. (2022). Strategi coping stres pada petani melon pasca gagal panen di Desa Maguwan, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo. Rosyada: Islamic Guidance and Counseling, 3(1).
Lazarus, R. S., & Folkman, S. (1984). Stress, appraisal, and coping. Springer Publishing Company.
Putnam, R. D. (1993). Making democracy work: Civic traditions in modern Italy. Princeton University Press.
Sari, [Nama Depan]. (2024). Konsep kesehatan mental petani di Indonesia. ISTISYFA: Journal of Islamic Guidance and Counseling.
Sudarma, I. M., & As-syakur, A. R. (2018). Dampak perubahan iklim terhadap sektor pertanian di Provinsi Bali. SOCA (Socio-Economic of Agriculture and Agribusiness), 18(1), 87–98.
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kualitatif (Untuk penelitian yang bersifat: Eksploratif, interpretif, interaktif, dan konstruktif). Alfabeta.
Sulaminingsih, S., Silamat, E., Ruruh, A., Syaiful, M., Ninasari, A., & AR, M. (2024). Dampak perubahan iklim terhadap peningkatan dan penurunan produktivitas tanaman pangan. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 7(3), 10189–10195. https://doi.org/10.31004/jrpp.v7i3.31609
Sulistyono, R. E., & Tristiana, R. D. (2019). Masalah kesehatan mental pada petani dan peran caring perawat kesehatan agrikultural di komunitas: Review literatur.

