Abstract
Overthinking adalah suatu kondisi di mana seseorang terlalu terobsesi pada suatu hal hingga mengganggu aktivitas sehari-harinya serta kesehatan mental dan emosionalnya. Karena berbagai faktor, termasuk tekanan sosial, tekanan akademis, dan kekhawatiran akan masa depan, kecenderungan ini cukup umum ditemui di kalangan mahasiswa. Dari sudut pandang Islam, kekhawatiran yang berlebihan dikaitkan dengan overthinking, yang membuat seseorang gelisah dan kurang bergantung pada Allah SWT. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki alasan-alasan terjadinya overthinking di kalangan mahasiswa, dampak yang ditimbulkannya, serta upaya untuk mengatasinya dengan menggunakan ajaran Islam. Tinjauan pustaka merupakan proses yang digunakan, yang melibatkan pemeriksaan berbagai sumber, termasuk buku, jurnal, dan publikasi ilmiah yang relevan. Berdasarkan penelitian, overthinking dapat berdampak negatif pada kesehatan mental, menyebabkan stres, mengurangi rasa percaya diri, dan mengganggu konsentrasi. Islam menawarkan sejumlah solusi untuk masalah ini, termasuk memperdalam iman, meningkatkan ibadah, melakukan dzikir, mengadopsi pandangan optimis, dan menaruh kepercayaan pada Allah SWT. Diharapkan penerapan prinsip-prinsip ini akan membantu mahasiswa mengelola pikiran berlebihan mereka, sehingga mereka dapat hidup lebih tenang dan seimbang.References
Daradjat, Z. (n.d.). Kesehatan mental. Jakarta: Gunung Agung.
Hawari, D. (n.d.). Manajemen stres, cemas, dan depresi. Jakarta: Balai Penerbit FKUI.
Sugiyono. (n.d.). Metode penelitian pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Yusuf, S. (n.d.). Psikologi perkembangan anak dan remaja. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Al-Qur'an al-Karim.