ETIKA KONSUMSI DALAM ISLAM: ANALISIS QS. AL-A'RĀF AYAT 31 DAN RELEVANSINYA TERHADAP FENOMENA KONSUMERISME
PDF

Keywords

etika konsumsi; QS. Al-A'rāf ayat 31; isrāf; konsumerisme; tafsir tahlili

How to Cite

ETIKA KONSUMSI DALAM ISLAM: ANALISIS QS. AL-A’RĀF AYAT 31 DAN RELEVANSINYA TERHADAP FENOMENA KONSUMERISME. (2026). Tashdiq: Jurnal Kajian Agama Dan Dakwah, 19(3). https://doi.org/10.2238/wyjw5e05

Abstract

Fenomena konsumerisme pada masyarakat modern menunjukkan kecenderungan perilaku konsumsi yang tidak lagi berorientasi pada pemenuhan kebutuhan, tetapi lebih didorong oleh gaya hidup, pengaruh media digital, dan pencarian pengakuan sosial. Kondisi tersebut melahirkan berbagai fenomena seperti Fear of Missing Out (FOMO), impulse buying, flexing, hedonisme, overconsumption, dan food waste yang bertentangan dengan prinsip konsumsi dalam Islam. Penelitian ini bertujuan menganalisis kandungan QS. Al-A'rāf ayat 31 untuk merumuskan nilai-nilai etika konsumsi dalam Islam serta menjelaskan relevansinya terhadap fenomena konsumerisme modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) dan metode tafsir tahlili. Data primer berupa QS. Al-A'rāf ayat 31 beserta penafsirannya dalam Tafsir Al-Munīr, Tafsir Al-Mishbah, dan Fī Ẓilāl al-Qur'ān, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku dan artikel ilmiah yang relevan. Data dianalisis menggunakan teknik content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa QS. Al-A'rāf ayat 31 mengandung lima prinsip etika konsumsi, yaitu berhias secara pantas, memanfaatkan nikmat Allah sebagai bentuk syukur, menerapkan prinsip moderasi (wasathiyyah), menghindari perilaku isrāf, dan menggunakan harta secara bertanggung jawab. Nilai-nilai tersebut memiliki relevansi yang kuat dalam menghadapi berbagai bentuk konsumerisme modern melalui pembentukan perilaku konsumsi yang rasional, seimbang, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kemaslahatan. Dengan demikian, QS. Al-A'rāf ayat 31 merupakan landasan normatif yang tetap aktual dalam membangun etika konsumsi masyarakat di era digital.
DOI: https://doi.org/10.2238/wyjw5e05
PDF

References

Assaidi, S. (2024). Outfit between Needs and Requirements of Times: Maqashidi Analysis of al-A’raf [7]:31. Tsaqafah, 20(1), 127–147. https://doi.org/10.21111/tsaqafah.v20i1.10707

Derysmono, D., & Kahfi, A.-. (2025). Islamic Environmental Ethics and Waste-to-Energy Innovation: Insights from the Quran. Journal of Qur’an and Hadith Studies, 14(1), 134–154. https://doi.org/10.15408/quhas.v14i1.45155

Fatimah, S., & Putri, O. M. P. (2023). Perilaku Konsumen Dalam Perspektif Islam. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 9(1), 1204–1212. https://doi.org/10.69768/ji.v2i1.18

Fithrotin, Wangi, baiti sekar, & Lathif, sahro wardil. (2024). Analisis Kritis Gaya Hidup Konsumtif Di Era Disrupsi. AL FURQON Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 7(1), 174–193.

Hamka. (2001). Tafsir Al-Azhar (1st ed.). Pustaka Nasional Pte Ltd singapura.

Maulana, H., & Elyanoor, S. (2025). FOMO (Fear of Missing Out) sebagai Israf dalam Konsumsi Digital: Perspektif Al-Kasbu. Alhamra Jurnal Studi Islam, 6(2), 231–241.

Miswar Rasyid Rangkuti, T. H. (2026). Relevansi Konsep Zuhud Dalam Tasawuf Terhadap Gaya Hidup Konsumtif Masyarakat Modern. 12.

Muhammad Yudhistir, Al Fath Cahya Ryandana, & Muhammad Abdul Halim Sani. (2024). Perilaku Konsumtif Dalam Kajian Psikologi Tasawuf Robert Frager. Jurnal Budi Pekerti Agama Islam, 2(5), 220–238. https://doi.org/10.61132/jbpai.v2i5.554

Octaviana, R. (2020). Konsep Konsumerisme Masyarakat Modern dalam Kajian Herbert Marcuse. Jaqfi: Jurnal Aqidah Dan Filsafat Islam, 5(1), 121–133. https://doi.org/10.15575/jaqfi.v5i1.6267

Pramana, M. S. A., & Muhammad Saiful Khair. (2024). Israf’s Prohibition in QS. al-A’raf : 31 (Abdullah Saeed’s Contextual Approach). Al-Fahmu: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 3(1), 108–124. https://doi.org/10.58363/alfahmu.v3i1.191

Qutb, S. (2002). Tafsir Fi Zhilal Al-Qur’an di Bawah Nauangan Al-Qur’an Jilid 4 (Cetakan 1). Gema Insani press.

Rohayedi, E., & Maulina, M. (2020). Konsumerisme Dalam Perspektif Islam. Jurnal Transformatif (Islamic Studies), 4(1), 31–48. https://doi.org/10.23971/tf.v4i1.1900

Said, R. A. R., Mutakabbir, A., & Harun, A. (2024). Solusi Al-Isrãf Dalam Al-Qur’an. Al-Mubarak Jurnal Kajian Al-Qur’an & Tafsir, 9(1), 4. http://journal.iaimsinjai.ac.id/indeks.php/al-mubarakDOI:https://doi.org/10.47435/al-mubarak.v7i1

Salam, R., & Sundari, D. (2023). Pengaruh Flexing Di Sosial Media Dalam Perspektif Islam Received: Al-Sharf Jurnal Ekonomi Islam, 4(3), 276–285.

Shihab, M. Q. (2005). Tafsir Al-Misbah : pesan, kesan dan keserasian Al-Qur’an (volume 5) (L. Hati, Ed.; 5th ed.).

Ulyani, L. A. A., Nurhayati2, & Nasution, Y. S. J. (2025). Konsep Israf dan Keseimbangan Konsumsi dalam QS. Al-A’raf Ayat 31: Tinjauan Tafsir dan Ekonomi Islam. Jurnal Studi Islam Dan Humaniora, 6(1), 1232–1243. https://doi.org/10.37680/almikraj.v6i1.8551