Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 6 No. 2 (2026): Panorama: Jurnal Kajian Pariwisata, ISSN 3031-5085

Strategi Pengelola dalam Pengembangan Infrastruktur Destinasi Wisata Coban Rambat (Lumber Camp) di Kecamatan Bendungan Kabupaten Trenggalek

DOI:
https://doi.org/10.2238/0kr1tv59
Submitted
July 2, 2026
Published
2026-07-02

Abstract

Kabupaten Trenggalek memiliki potensi wisata alam yang besar, salah satunya Coban Rambat, destinasi wisata air terjun di Desa Dompyong, Kecamatan Bendungan, yang kini dikenal dengan nama Lumber Camp. Ketersediaan infrastruktur menjadi faktor penting dalam mendukung kenyamanan pengunjung dan daya saing destinasi wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi infrastruktur destinasi wisata Lumber Camp serta menganalisis strategi pengelola dalam mengembangkan infrastruktur tersebut secara berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik Miles, Huberman, dan Saldana serta divalidasi melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infrastruktur Lumber Camp telah berkembang cukup signifikan apabila ditinjau melalui konsep 5A pariwisata, yang meliputi atraksi, aksesibilitas, amenitas, aktivitas, dan akomodasi. Strategi pengembangan yang dilakukan pengelola meliputi membangun kerja sama kelembagaan dengan Perhutani dan Pemerintah Desa Dompyong, pengembangan infrastruktur secara bertahap berdasarkan skala prioritas, mengikuti tren wisata alam melalui konsep glamping, meningkatkan promosi digital melalui media sosial, merancang setiap sudut destinasi agar menarik secara visual, serta menjaga kelestarian alam. Temuan ini mengimplikasikan bahwa pendekatan pengelolaan yang kolaboratif dan berorientasi keberlanjutan dapat memperkuat daya saing serta keberlangsungan destinasi wisata alam dalam jangka panjang.

References

  1. Aditya, F. (2026). Sempat Terbengkalai, Coban Rambat Jadi Alternatif Wisata. Trenggalek Jenggelek: Jawa Pos Radar Trenggalek. https://trenggaleknjenggelek.jawapos.com/berita-daerah/2602250004/sempat-terbengkalai-coban-rambat-jadi-alternatif-wisata.
  2. Andzani, D., Virgin, D., Setijadi, N. (2024). Peran Media Sosial dalam Membangun Citra Destinasi Pariwisata yang Menarik. Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis dan Inovasi Universitas Sam Ratulangi (JMBI UNSRAT), 11(1), 188–195. https://doi.org/10.35794/jmbi.v11i1.53212.
  3. Awainah, N. Sulfiana, Nurhaedah, Jamaluddin, Aminullah, A. (2024). Peran Infrastruktur dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi dan Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 7(3), 6847–6854. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jrpp/article/download/29285/19951/96126.
  4. Badan Pusat Statistik. (2026). Detail Metadata Indikator Statistik: Kontribusi sektor pariwisata terhadap PDRB. Metadata Statistik Badan Pusat Statistik. https://sirusa.web.bps.go.id/metadata/indikator/43099.
  5. Danubrata, M. A. Z. (2024). Strategi Pengembangan Destinasi Pariwisata Kawasan Taman Wisata Goa Sunyaragi Cirebon. JISOS: Jurnal Ilmu Sosial, 3(1), 23–36. https://bajangjournal.com/index.php/JISOS/article/view/7520.
  6. Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Trenggalek. (2025). Kunjungan Wisatawan dari Mancanegara dan Nusantara “Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.” Sistem Informasi Satu Data Statistik Pemerintah Kabupaten Trenggalek. https://satudata.trenggalekkab.go.id/dataset/6/2025/data-jumlah-kunjungan-wisatawan-dari-mancanegara-dan-nusantara.
  7. Fajarudin, D., Setiana, N., Supriadi, U., Hidayat, M. T., Nariyah, H. (2024). Collaboration of Hexahelix In Developing Natural Tourism Potential. JRSSEM: Journal Research of Social Science, Economics, and Management, 4(2), 213–225. https://doi.org/10.59141/jrssem.v3i08.559.
  8. Gultom, Y. R., Simanjuntak, M. (2024). Analisis Strategi Pengembangan Objek Wisata terhadap Minat Wisatawan di Kawasan Kabupaten Toba. Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi, 2(9), 334-341. https://jurnal.kolibi.org/index.php/neraca/article/view/2356
  9. Hayati, R. N., Aziz, F., Firmansyah, B. (2023). Pengembangan Kawasan Bendungan Jatigede sebagai Objek Daya Tarik Wisata. Jurnal Destinasi Pariwisata, 11(1), 158–166. https://doi.org/10.24843/JDEPAR.2023.v11.i01.p21.
  10. Hiryanto, Wibawa, L., Tohani, E. (2017). Dampak Ekonomi dan Sosial Wisata Alam Berbasis Masyarakat dalam Konteks Pemberdayaan Masyarakat: Studi Kasus pada Desa Wisata Bejiharjo, Kec. Karangmojo, Kab. Gunungkidul. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan, 10(2), 151–152. https://doi.org/10.21831/jpipfip.v10i2.17908.
  11. Kurniawan, R. (2024). Pengaruh Infrastruktur, Kualitas Layanan, dan Promosi terhadap Kepuasan dan Loyalitas Wisatawan (Studi Kasus Wisatawan Pantai Parangtritis). Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora (KAGANGA), 7(2). https://doi.org/10.31539/kaganga.v7i2.11905%0APENGARUH.
  12. Luthfiyani, P. W., Murhayati, S. (2024). Strategi Memastikan Keabsahan Data dalam Penelitian Kualitatif. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(3), 45315-45328. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/21803.
  13. Marcello, A. D. P. (2026). Daya Tarik Wisata Coban Rambat Trenggalek: Fasilitas, dan Keindahan Alamnya. Kabar Trenggalek. https://kabartrenggalek.com/daya-tarik-wisata-coban-rambat-trenggalek-fasilitas-dan-keindahan-alamnya.
  14. Nurmanto, V. C., Nugraha, R. N. (2024). Pengembangan Destinasi Wisata Kebun Raya Cibinong sebagai Strategi Resiliensi. Media Bina Ilmiah, 18(11), 2847–2860. https://doi.org/10.33758/mbi.v18i11.825.
  15. Saidah, I. N., Kusumo, A. T. S. (2025). Tinjauan Yuridis terhadap Pengaturan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia dalam Konteks Daya Dukung Lingkungan. Social, Humanities, and Educational Studies SHEs: Conference Series, 8(2), 499–509. https://doi.org/10.20961/shes.v8i2.105221.
  16. Pemerintah Desa Dompyong. (2019). Wisata Alam Coban Rambat. https://dompyong-bendungan.trenggalekkab.go.id/first/artikel/44-Wisata-alam-Coban-rambat-.
  17. Purba, H., Irwansyah. (2022). User Generated Content dan Pemanfaatan Media Sosial Dalam Perkembangan Industri Pariwisata : Literature Review. Jurnal Pofessional: Jurnal Komunikasi & Administrasi Publik, 9(2), 229–238. https://www.researchgate.net/publication/371539936_User_Generated_Content_dan_Pemanfaatan_Media_Sosial_Dalam_Perkembangan_Industri_Pariwisata_Literature_Review.
  18. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 Tentang Kepariwisataan (2009).
  19. Utina, M., Eraku, S. S., Yusuf, D. (2025). Analisis Kondisi dan Pengembangan Infrastruktur Pariwisata di Pantai OTA Kabupaten Gorontalo: Pendekatan Kolaboratif Pemerintah. Jurnal Riset dan Pengabdian Interdisipliner, 2(3), 771–780. https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/jrpi/article/download/34162/11648.
  20. Wawancara dengan Bapak Arifin (Owner Lumber Camp). Coban Rambat Trenggalek. 25 Mei 2026, pukul 10.45 WIB.
  21. Witara, K., et al. (2023). Metodologi Penelitian Bidang Pendidikan: Panduan Praktis. PT. Green Pustaka Indonesia. https://books.google.co.id/books?id=O6bfEAAAQBAJ.