Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 6 No. 2 (2026): Panorama: Jurnal Kajian Pariwisata, ISSN 3031-5085

PENGARUH KUALITAS PENGELOLAAN DAN DAYA TARIK MUSEUM DALAM SISTEM MANAJEMEN MUTU ISO 9001:2015 TERHADAP MINAT BERKUNJUNG WISATAWAN PADA MUSEUM GEOLOGI BANDUNG

DOI:
https://doi.cibangsa.org/DOI-2026-49
Submitted
August 30, 2026
Published
2026-08-30

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pengelolaan dan daya tarik museum dalam sistem manajemen mutu ISO 9001:2015 terhadap minat berkunjung wisatawan pada Museum Geologi Bandung, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan metode survei eksplanatori yang dikombinasikan dengan pendekatan kuantitatif. Kuesioner daring disebarkan kepada wisatawan yang pernah dan belum pernah mengunjungi Museum Geologi Bandung. Pendekatan analisis data yang digunakan meliputi analisis statistik deskriptif dan analisis verifikatif. Analisis statistik deskriptif digunakan untuk menggambarkan kualitas pengelolaan, daya tarik museum, dan minat berkunjung wisatawan, sedangkan analisis verifikatif digunakan untuk menguji hubungan antar variabel dengan menggunakan uji instrumen, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, pengujian hipotesis, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pengelolaan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat berkunjung wisatawan. Daya tarik museum memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat berkunjung wisatawan. Secara simultan, kualitas pengelolaan dan daya tarik museum memengaruhi minat berkunjung wisatawan pada Museum Geologi Bandung. Dengan demikian, kualitas pengelolaan dan daya tarik museum memainkan peran penting dalam menarik pengunjung ke Museum Geologi Bandung.

References

  1. Arikunto, S. (2021). Dasar-dasar evaluasi pendidikan (Edisi ke-3). Bumi Aksara.
  2. Chandra, T., Chandra, S., & Hafni, L. (2020). Service quality, consumer satisfaction, dan consumer loyalty: Tinjauan teoritis. CV IRDH.
  3. Edrea, M., & Dewantara, Y. F. (2023). Analisis 4A terhadap minat berkunjung di Museum Nasional Jakarta. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(9), 6953–6962. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i9.2840
  4. Faturrahman, F. (2024). Pengaruh kualitas pelayanan, daya tarik wisata, dan promosi terhadap minat kunjung ulang wisatawan pada objek wisata pantai. MAMEN: Jurnal Manajemen, 3(1), 68–75. https://doi.org/10.55123/mamen.v3i1.3132
  5. Ikhsan, D. A., & Kartika, D. G. (2025). Pengaruh kualitas pelayanan terhadap minat berkunjung kembali pada Museum POLRI. Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK), 4, 55–64. https://doi.org/10.36441/snpk.vol4.2025.313
  6. International Council of Museums. (2022). Museum definition. https://icom.museum/en/resources/standards-guidelines/museum-definition/
  7. International Organization for Standardization. (2015). ISO 9001:2015 Quality management systems — Requirements.
  8. Karsiningsih, E. (2023). Perilaku konsumen kepariwisataan (N. Saputra, Ed.). Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.
  9. Kotler, P., & Keller, K. L. (2021). Marketing management (16th ed.). Pearson Education.
  10. Kotler, P., Bowen, J. T., Makens, J. C., & Baloglu, S. (2021). Marketing for hospitality and tourism (8th ed.). Pearson Education.
  11. Kotler, P., Armstrong, G., & Balasubramanian, S. (2024). Principles of marketing (19th ed., Global ed.). Pearson Education.
  12. Ramadhan, G. B., Fianto, A. Y. A., & Halik, A. (2025). Pengaruh fasilitas dan kualitas layanan terhadap minat berkunjung kembali Pantai Dalegan Gresik melalui pengalaman wisatawan sebagai mediasi. ECo-Buss, 8(2), 2013–2027. https://doi.org/10.32877/eb.v8i2.3361
  13. Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan. Sekretariat Negara.
  14. Soliman, M. (2019). Extending the theory of planned behavior to predict tourism destination revisit intention. International Journal of Hospitality & Tourism Administration, 22(5), 1–26. https://doi.org/10.1080/15256480.2019.1692755