Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 6 No. 2 (2026): Panorama: Jurnal Kajian Pariwisata, ISSN 3031-5085

REVITALISASI OBJEK WISATA LOKAL DI KABUPATEN TUBAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUNJUNGAN WISATAWAN

DOI:
https://doi.org/10.2238/7w94e652
Submitted
June 25, 2026
Published
2026-06-25

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis revitalisasi objek wisata lokal di Kabupaten Tuban sebagai upaya meningkatkan kunjungan wisatawan. Kabupaten Tuban memiliki potensi pariwisata yang beragam, meliputi wisata alam, budaya, dan religi, namun pengelolaannya masih belum optimal. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan sumber data berupa jurnal ilmiah nasional dan dokumentasi resmi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi objek wisata mencakup perbaikan infrastruktur, penguatan manajemen, serta optimalisasi promosi digital yang berperan penting dalam meningkatkan daya tarik destinasi. Strategi revitalisasi yang diterapkan meliputi pengembangan desa wisata kreatif, penerapan konsep ekowisata, peningkatan akses dan fasilitas, serta kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku wisata. Selain itu, pemanfaatan teknologi juga mendukung penentuan prioritas pengembangan destinasi secara lebih efektif. Dampak revitalisasi terlihat dari meningkatnya kunjungan wisatawan, pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar, serta perubahan sosial yang terjadi di lingkungan wisata. Revitalisasi juga berkontribusi dalam memperkuat citra Kabupaten Tuban sebagai destinasi wisata unggulan.

References

  1. Badan Pusat Statistik Kabupaten Tuban. (2025). Statistik pariwisata Kabupaten Tuban tahun 2024.
  2. https://tubankab.bps.go.id/id/publication/2025/10/23/5741ada701c4a82999e e3be7/statistik-pariwisata-kabupaten-tuban-tahun-2024.html
  3. Cahayati, I. N., & Muzdalifah, L. (2024). Penerapan metode simple additive weighting
  4. (SAW) dalam pembobotan rute untuk menentukan prioritas destinasi wisata.
  5. MathVision: Jurnal Matematika, 6(1), 23–28. https://doi.org/10.55719/mv.v6i1.1100
  6. Fitriyah, I. (2025). Pengembangan user interface website sebagai media informasi dan promosi wisata Pantai Kelapa Kabupaten Tuban. BARIK, 7(1), 182–196. https://doi.org/10.26740/jdkv.v7i1.66163
  7. Janah, M., & Legowo, M. (2020). Perubahan sosial masyarakat pasca revitalisasi wisata
  8. Waduk Tanjungan. Paradigma, 8(1).
  9. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/paradigma/article/view/32450
  10. Maharani, M. D. D., & Noviana, L. (2020). Strategi direktif keberlanjutan daya saing wisata lokal. Jurnal Industri Pariwisata, 2(2), 96–107.
  11. https://doi.org/10.36441/pariwisata.v2i2.36
  12. Ramanda, P., Rizqi, M. A., & Hadikusumah, W. (2024). Analisis potensi daya tarik wisata Watu Ondo Kabupaten Tuban. Jurnal Industri Pariwisata, 6(2), 184–189.
  13. https://doi.org/10.36441/pariwisata.v6i2.1734
  14. Ridha, B., Suhindarno, H., Andrian, D., Cahyani, D. R., & Widiyandhari, A. V. (2025). Strategi pengembangan desa wisata kreatif sebagai sumber pendapatan alternatif di Pantai Semilir Tuban, Desa Socorejo. PESHUM: Jurnal Pendidikan,
  15. Sosial dan Humaniora, 4(6), 9223–9230.
  16. https://doi.org/10.56799/peshum.v4i6.11010
  17. Setiawan, P. A., Wiweka, K., & Soemarni, L. L. (2025). Optimalisasi potensi wisata di Kabupaten Tuban melalui perencanaan ekowisata bersepeda. Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan, 11(3), 477–492. https://doi.org/10.29408/jhm.v11i3.31291