REVITALISASI PENGELOLAAN DESTINASI WISATA CURUG CITALAHAB MELALUI PEMBENTUKAN KEMBALI KELOMPOK SADAR WISATA (POKDARWIS) DAN PENINGKATAN AKSESIBILITAS DI DESA TARIKOLOT KECAMATAN JATINUNGGAL KABUPATEN SUMEDANG
Curug Citalahab merupakan salah satu potensi wisata alam yang dimiliki Desa Tarikolot, Kecamatan Jatinunggal, Kabupaten Sumedang. Meskipun memiliki daya tarik berupa air terjun dengan kondisi lingkungan yang masih alami, keberadaan destinasi ini belum berkembang secara op timal akibat belum adanya pengelolaan yang terstruktur. Jalur menuju lokasi masih tertutup semak, tidak tersedia papan penanda arah, belum pernah dilakukan peresmian destinasi, serta Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang sebelumnya dibentuk telah vakum selama kurang lebih dua tahun. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian besar masyarakat belum mengetahui keberadaan Curug Citalahab sebagai aset wisata desa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses revitalisasi pengelolaan Curug Citalahab melalui peningkatan aksesibilitas, pembentukan kembali Pokdarwis, serta peresmian destinasi sebagai langkah awal pengembangan pariwisata berbasis masyarakat. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi lapan gan, wawancara mendalam, dokumentasi, serta partisipasi langsung peneliti selama kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Informan penelitian terdiri atas Kepala Desa Tarikolot, Ketua Pokdarwis, perangkat desa, anggota Pokdarwis, serta masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembersihan jalur wisata, pemasangan papan penanda, pembentukan kembali Pokdarwis, serta peresmian Curug Citalahab mampu meningkatkan kesiapan destinasi untuk dikembangkan sebagai wisata berbasis masyarakat. Pembentukan kembali Pokdarwis berhasil menghidupkan kembali kelembagaan pengelola yang sebelumnya tidak aktif sehingga membuka peluang terciptanya pengelolaan destinasi yang lebih terorganisasi, partisipatif, dan berkelanjutan. Program ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi wisata yang dimiliki desa serta menjadi langkah awal dalam pengembangan ekonomi lokal melalui sektor pariwisata.
References
Puwaamijaya, B. M., Maesaroh, S. S., Prehanto, A., Dzikri, M., & Ridlo, A. (2024). Pengabdian Masyarakat Internasional : Membangun Koneksi Global , Volunteer Pariwisata , Pendidikan dan Kesehatan Internasional Abstrak. 5(1), 30–36.
Sinaga, I., Susana, A., Purwati, M., Ari, V., Akadiati, P., & Ariany, F. (2022). Pemberdayaan UMKM Pusat Usaha Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Pusparekraf ) Bandar Lampung dalam pengisian SPT Tahunan. 1(2).