Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

OPTIMALISASI FORMULASI AMPLANG BERBASIS IKAN TORANI (HIRUNDICHTHYS OXYCEPHALUS) TERHADAP KADAR PROTEIN DAN DAYA TERIMA ORGANOLEPTIK

Abstract

Ikan torani (Hirundichthys oxycephalus) merupakan salah satu sumber daya perikanan lokal yang berpotensi dikembangkan menjadi produk pangan bernilai gizi tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi formulasi amplang berbasis ikan torani terhadap kadar protein dan daya terima organoleptik serta menentukan formulasi terbaik sebagai inovasi pangan lokal sumber protein. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas tiga formulasi, yaitu F1 (25 g ikan : 75 g tepung tapioka), F2 (34 g ikan : 66 g tepung tapioka), dan F3 (50 g ikan : 50 g tepung tapioka), dengan tiga kali ulangan. Analisis kadar protein dilakukan menggunakan metode Kjeldahl, sedangkan daya terima organoleptik diuji terhadap 30 panelis tidak terlatih menggunakan uji hedonik pada parameter rasa, aroma, warna, dan tekstur. Data kadar protein dianalisis menggunakan uji One Way ANOVA, sedangkan data organoleptik dianalisis menggunakan uji Friedman pada taraf signifikansi 95% (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi berpengaruh signifikan terhadap kadar protein amplang (p=0,000031). Kadar protein tertinggi diperoleh pada formulasi F3 sebesar 18,54%, diikuti F2 sebesar 16,57% dan F1 sebesar 15,10%. Hasil uji organoleptik menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada seluruh parameter (p<0,001). Formulasi F3 memperoleh nilai tertinggi pada parameter rasa (6,60), aroma (7,20), dan warna (7,90), sedangkan formulasi F2 memperoleh nilai tertinggi pada parameter tekstur (7,93). Berdasarkan kadar protein dan tingkat penerimaan panelis, formulasi F3 ditetapkan sebagai formulasi terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa amplang berbasis ikan torani berpotensi dikembangkan sebagai pangan lokal sumber protein yang mendukung diversifikasi pangan dan pemanfaatan hasil perikanan lokal.

Keywords

amplang, ikan torani, kadar protein, organoleptik, pangan lokal.

PDF

References

  1. Augusta, Y., Haqiqiansyah, G., & Fahrizal, W. (2024). Factors affecting amplang production In Samarinda City, East Kalimantan Province. In Nusantara Tropical Fisheries Science (Vol. 3, Issue 2)
  2. Badan Standardisasi Nasional (BSN). 1998. SNI 01-2723-1998: Amplang– Spesifikasi. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.
  3. Elmah, H., Suryani, N., Fathullah, D. M., & Norhasanah, N. (2022). Amplang ikan seluang (Rrasbora spp) dan tepung daun kelor (Moringa oleifera) sebagai alternatif makanan selingan penderita anemia remaja perempuan. Muhammadiyah Journal Of Nutrition And Food Science, 3(2), 42. https://doi.org/10.24853/mjnf.3.2.42-54
  4. Erawati, C. M., & Dewi, A. D. R. (2022). Optimasi formula tepung komposit tinggi protein dan seng dengan Response Surface Methodology. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan, 33(2), 119–128. https://doi.org/10.6066/jtip.2022.33.2.119
  5. Food And Agriculture Organization. (2021). The State of World Fisheries And Aquaculture 2021. Rome: FAO.
  6. Food And Agriculture Organization. (2023). Innovative Food Processing Technologies For Sustainable Development. FAO.
  7. Food And Agriculture Organization. (2023). The State Of Food Security And Nutrition In The World. Rome: FAO.
  8. Kementerian Kelautan Dan Perikanan. (2023). Panduan Pengelolaan Sumber Daya Ikan Torani di Perairan Indonesia. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
  9. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Pedoman Etika Penelitian Kesehatan. Jakarta: Badan Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan.
  10. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Laporan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI). Jakarta: Badan Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
  11. Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2022). Pedoman Gerakan Nasional Diversifikasi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal. Jakarta: Badan Ketahanan Pangan, Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
  12. Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2023). Diversifikasi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal. Jakarta: Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
  13. Lopata, A. L., O’hehir, R. E., & Lehrer, S. B. (2020). Fish allergy: immunological mechanisms
  14. and diagnostic challenges. Allergy, 75(2), 284–297. https://doi.org/10.1111/all.13966
  15. Moody, S. D., Hanidah, I.-I., Rahimah, S., Lianna, A. F., & Utami, A. R. (2024). Pendugaan umur simpan amplang ikan remang dalam kemasan metalized dan polipropilen dengan pendekatan model Arrhenius. Jurnal Pangan dan Agroindustri, 12(4), 217–228. https://doi.org/10.21776/ub.jpa.2024.012.04.4
  16. Priyanto,-Priyanto, Wibowo, Y., & Jayus, J. (2020). Karakteristik amplang ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) hasil variasi rasio daging ikan lele dan tapioka. Jurnal Agroteknologi (Vol. 14, Issue 02).
  17. Salampessy, R. B. S., Irianto, H. E., & Alifah, R. N. (2023). Mixture design application on the development of mackerel tuna (Euthynnus affinis) snack bars as healthy snacks. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan
  18. Indonesia, 26(3), 400–413. https://doi.org/10.17844/jphpi.V26i3.43748
  19. Sunarno, A., Dotrimensi, D., Sakman, S., Mare, R. S., & Sembiring, R. F. B. (2025). Diversifikasi olahan ikan haruan: pelatihan pembuatan amplang sebagai produk unggulan Desa Bukit Liti. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 229–237. https://doi.org/10.56393/jpkm.V5i2.3641.
  20. World Health Organization. (2023). Nutrition for health and development: a global agenda for combating malnutrition. Geneva: WHO.
  21. World Allergy Organization. (2020). Global guidelines for the prevention and management of food allergy. Wao Journal, 13(2), 1–14.
  22. Winarno, F.G. (2021). Pangan, Gizi, Teknologi dan Konsumen. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
  23. Yuniati, D., Ayu Indayanti Ismail, & Novi Aryanti. (2024). Pengolahan ikan berbasis bahan lokal untuk makanan tambahan pencegah stunting. Journal Galung Tropika, 13(2), 209–218.
  24. https://doi.org/10.31850/Jgt.V13i2.1233

Similar Articles

21-30 of 91

You may also start an advanced similarity search for this article.