Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

HUBUNGAN TEKANAN DARAH TERKONTROL TERHADAP DERAJAT CKD PADA PASIEN HIPERTENSI DI RSUD DR ABDUL AZIZ SINGKAWANG

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu faktor risiko utama terjadinya Chronic Kidney Disease (CKD), sehingga pengendalian tekanan darah menjadi salah satu aspek penting dalam pengelolaan pasien hipertensi dengan CKD. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tekanan darah terkontrol dengan derajat CKD pada pasien hipertensi di RSUD dr. Abdul Aziz Singkawang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif non-eksperimental dengan metode observasional analitik dan desain cross-sectional. Data diperoleh dari rekam medis pasien periode 2024–2025. Sebanyak 237 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis univariat digunakan untuk menggambarkan karakteristik pasien berdasarkan jenis kelamin, usia, dan indeks massa tubuh (IMT), sedangkan analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square untuk menganalisis hubungan antara tekanan darah terkontrol dengan derajat CKD. Hasil analisis menunjukkan bahwa proporsi pasien laki-laki sedikit lebih tinggi, yaitu 52,3%, sedangkan perempuan sebesar 47,7%. Kelompok usia terbanyak adalah lanjut usia (≥60 tahun) sebesar 41,8%, sedangkan kelompok IMT dengan proporsi terbesar adalah kategori normal sebesar 42,6%. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,892 (>0,05), sehingga tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tekanan darah terkontrol dengan derajat CKD pada pasien hipertensi di RSUD dr. Abdul Aziz Singkawang.

Keywords

Chronic Kidney Disease, derajat CKD, hipertensi, tekanan darah terkontrol, karakteristik demografi.

PDF

Similar Articles

1-10 of 165

You may also start an advanced similarity search for this article.