Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Implementasi Pijat Oksitosin Sebagai Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Kala 1 Persalinan

Abstract

Nyeri persalinan merupakan salah satu faktor yang dapat memperlambat proses persalinan dan menimbulkan kecemasan serta stres pada ibu. Salah satu metode nonfarmakologis yang efektif untuk mengurangi nyeri tersebut adalah pijat oksitosin, yaitu teknik pijatan lembut di sepanjang tulang belakang yang bertujuan merangsang produksi hormon oksitosin serta menurunkan kadar hormon adrenalin. Tujuan dari studi kasus ini adalah untuk menerapkan teknik pijat oksitosin dalam menurunkan intensitas nyeri pada ibu bersalin kala I fase aktif. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan asuhan kebidanan komprehensif dokumentasi SOAP. Subjek penelitian adalah Ny.R G4P3A0H3 di PMB Hj.Dince Safrina, SST, Bd. Pelaksanaan Penelitian ini pada bulan Maret-Juli 2024 di PMB Hj.Dince Safrina, SST, Bd, MKM. Hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri dan ibu merasa lebih nyaman serta tenang dalam menghadapi proses persalinan. Kesimpulan dari studi ini adalah bahwa pijat oksitosin efektif dalam mengurangi nyeri persalinan kala I fase aktif. Diharapkan teknik ini dapat diterapkan secara luas dalam praktik kebidanan sebagai alternatif nonfarmakologis dalam manajemen nyeri persalinan.

Keywords

Pijat Oksitosin, Persalinan, Asuhan Kebidanan Komprehensif

PDF

References

  1. Ambarwati, E. R., Widyawati, M. N., & Rumah, P. P. (2022). Penerapan Aromaterapi Lavender pada Masker untuk Memanajemen Nyeri Persalinan dan Kecemasan Ibu Bersalin Kala I. Penerbit Pustaka Rumah Cinta.
  2. Andi dan Kalsum, Fatimah dan Kalsum. (2021). Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Lama Kala I Fase Aktif pada Ibu bersalin di Puskesmas Balangnipa Kabupaten Sinjai. Prosiding Penelitian Pendidikan Dan Pengabdian, 1(1), 366–371.
  3. Annisya, W. (2020). Determinan Kejadian Persalinan Lama Kala I Di Indonesia (Analisis Data Survei Demografi Dan Kesehatan Indonesia 2017).
  4. Budiarti. (2011). Asuhan Kebidanan Persalinan dan Bayi Baru Lahir. In Media.
  5. Dahliyani, D., & Mutoharoh, S. (2019). Penerapan Akupresure L14 Untuk Mencegah Kala I Lama pada Primipara. 197–202.
  6. Kurniasari, R., Setyanti, D. S. R., & Rahmawati, F. (2026). PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP LAMA KALA I PERSALINAN PADA IBU BERSALIN PRIMIGRAVIDA DI PMB YUNITA ANGGRAINI AM. KEB di MUARA JAYA KABUPATEN OGAN KOMERING ULU. Jurnal Penelitian Pendidikan Bidan (Midwife Education Research Journal), 4(01), 122-131.
  7. Mustaghfiroh, L., & Hesti, N. P. (2022). Pengaruh Pijat Oksitosin terhadap Lama Kala I Persalinan. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 12(2), 279-286.
  8. Rahayu, D., and Y. Yunarsih. 2018. “Penerapan Pijat Oksitosin Dalam Meningkatkan Produksi ASI Pada Ibu Postpartum.” Journals of Ners Community 09:8–14.
  9. Wijaya, M., Bewi, D. W. T., & Rahmiati, L. (2018). Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Nyeri Dan Kemajuan Persalinan Pada Ibu Bersalin. Jurnal Ilmiah Bidan, III(3), 27–34.
  10. Yunika, Regina Pricicilia, Y. U. S. M. H. (2022). Literatur Review: Pengaruh Terapi Non Farmakologi Terhadap Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif. Journal Of Midwifery, 5(3), 248–253.

Similar Articles

91-100 of 114

You may also start an advanced similarity search for this article.