Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

HUBUNGAN INTENSITAS OLAHRAGA TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA ATLET DI PUSAT PENDIDIKAN DAN LATIHAN OLAHRAGA PELAJAR SUMATERA UTARA

Abstract

Latar Belakang: Olahraga merupakan aktivitas fisik yang dilakukan secara terstruktur dengan tujuan meningkatkan kesehatan fisik maupun mental. Menurut National Sleep Foundation, olahraga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kesehatan tubuh manusia, terutama terhadap kualitas tidur. Bagi para atlet, tidur merupakan proses pemulihan (recovery) yang harus terpenuhi agar dapat menghasilkan performa yang optimal. Di sisi lain, fakta di lapangan menunjukkan bahwa tekanan dan tuntutan yang tinggi dalam proses latihan maupun persiapan kompetisi dapat memengaruhi kesehatan fisik dan mental atlet sehingga berdampak pada kualitas tidur mereka. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas olahraga terhadap kualitas tidur pada atlet di Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar Sumatera Utara. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian analitik deskriptif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian adalah atlet pelajar yang berlatih di Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar Sumatera Utara. Hasil: Hasil uji statistik chi-square dengan jumlah sampel sebanyak 110 responden menunjukkan bahwa pada atlet olahraga kardiorespirasi diperoleh nilai p = 0,001 (p ≤ 0,05), sedangkan pada atlet olahraga bela diri diperoleh nilai p = 0,000 (p ≤ 0,05). Hasil tersebut menunjukkan adanya hubungan antara intensitas olahraga terhadap kualitas tidur pada atlet kardiorespirasi dan bela diri di Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar Sumatera Utara. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara intensitas olahraga terhadap kualitas tidur pada atlet di Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar Sumatera Utara.

Keywords

Atlet, intensitas olahraga, kualitas tidur

PDF

References

  1. 1. Amin MA, Ashadi K. Analisis pola tidur tim elit futsal menuju PON Papua di masa pandemi COVID-19. J Sport Sci Fit. 2021;7(1):63-73. doi:10.15294/jssf.v7i1.47064.
  2. 2. Andika Kurnia R, Putra. Hubungan antara kualitas tidur dengan kebugaran jasmani kardiorespirasi siswa kelas VIII di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Mlati Kabupaten Sleman. Yogyakarta: Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Yogyakarta; 2019. p.10.
  3. 3. Apriana W, Julia M, Huriyati E. Hubungan aktivitas fisik dengan kualitas tidur remaja di Yogyakarta. 2015. p.2-3.
  4. 4. Bidin A. Hubungan intensitas olahraga terhadap kualitas tidur. 2017;4(1):9-15.
  5. 5. Faridah E. Peranan olahraga terhadap kapasitas kardiorespirasi. J Ilmu Keolahragaan. 2018;12(2):11-25.
  6. 6. Fitria A, Aisiyah S. Hubungan aktivitas fisik dengan kualitas tidur pada lanjut usia di Desa Babah Dua. J Gentle Birth. 2020;3(1):1-11.
  7. 7. Gunarsa SD, Wibowo S. Hubungan kualitas tidur dengan kebugaran jasmani siswa. J Pendidik Olahraga Kesehat. 2021;9(1):43-52.
  8. 8. Kohyama J. Which is more important for health: sleep quantity or sleep quality? Children. 2021;8(7):542. doi:10.3390/children8070542.
  9. 9. Manggopa R, Kundre R, Katuk M. Aktivitas fisik dengan kejadian insomnia pada atlet gym. J Keperawatan. 2019;7(2):1-6. doi:10.35790/jkp.v7i2.24471.
  10. 10. Montero A, Stevens D, Adams R, Drummond M. Sleep and mental health issues in current and former athletes: a mini review. Front Psychol. 2022;13:868614. doi:10.3389/fpsyg.2022.868614.
  11. 11. National Sleep Foundation. Sleep & effectiveness are linked, but few plan their sleep. Published online. 2018. p.5.
  12. 12. Oroh PJ, Wungow HIS, Engka JNA. Latihan fisik pada pasien obesitas. J Biomedik. 2021;13(1):34. doi:10.35790/jbm.13.1.2021.31773.
  13. 13. Purba MM, Febriana IS, Sylvia EI. Kualitas tidur remaja di Kota Palangka Raya. J Forum Kesehat Media Publ Kesehat Ilm. 2023;13(1):39-44.
  14. 14. Rahmawati SI, Farida E. Asupan vitamin D, kualitas tidur dan stamina atlet pencak silat remaja. J Ilm Permas J Ilm STIKES Kendal. 2023;13(4):1243-1254. doi:10.32583/pskm.v13i4.1252.
  15. 15. Ratmawati Y, Pangkahila JA, Lesmana SI. Latihan aerobik intensitas sedang dengan diet kolesterol lebih baik dalam memperbaiki kognitif daripada intensitas ringan pada penderita sindroma metabolik. Sport Fit J. 2019;1(2):81-95.
  16. 16. Saputra JJ, Candrawati E, Ahmad ZS. Hubungan kualitas tidur terhadap kejadian kram pada atlet futsal. Nurs News (Meriden). 2019;4(1):209-218.
  17. 17. Sarifin G, Rusli, Arimbi. Analisis hubungan antara kualitas tidur dengan daya tahan kardiovaskular pada atlet bolavoli Sparta UNM. 2023:1724-1734.
  18. 18. Schwartz WJ, Klerman EB. Circadian neurobiology and the physiologic regulation of sleep and wakefulness. Neurol Clin. 2019;37(3):475-486. doi:10.1016/j.ncl.2019.03.001.
  19. 19. Yusan RT, Fadlilah SH. Review sleep and sleep deprivation. Med Heal J. 2023;2(1):148. doi:10.20884/1.mhj.2022.2.1.7820.

Similar Articles

11-20 of 121

You may also start an advanced similarity search for this article.