HUBUNGAN ANTARA JUMLAH OBAT YANG DITERIMA DAN POTENSI INTERAKSI OBAT PADA PASIEN TUBERKULOSIS
Abstract
Penggunaan beberapa obat pada pasien tuberkulosis dapat meningkatkan risiko terjadinya interaksi obat yang memengaruhi efektivitas terapi dan keamanan pasien. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara jumlah obat yang diterima dengan potensi interaksi obat pada pasien tuberkulosis rawat inap di Puskesmas Ciranjang. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan retrospektif berdasarkan data rekam medis pasien. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Potensi interaksi obat diidentifikasi menggunakan Medscape Drug Interaction Checker, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien menerima ≥5 jenis obat dengan potensi interaksi yang didominasi kategori major. Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara jumlah obat yang diterima dengan potensi interaksi obat (p < 0,05). Semakin banyak jumlah obat yang digunakan, semakin tinggi risiko terjadinya interaksi obat. Oleh karena itu, diperlukan pemantauan terapi obat untuk meningkatkan keamanan dan keberhasilan pengobatan pasien tuberkulosis.Keywords
tuberkulosis, interaksi obat, jumlah obat, polifarmasi
References
- Afrianti, N., dkk. (2023). Potensi interaksi obat pada pasien tuberkulosis di rumah sakit. Jurnal Farmasi Indonesia, 20(2), 85–92.
- Azzahra, N., dkk. (2021). Analisis potensi interaksi obat pada pasien tuberkulosis menggunakan Medscape Drug Interaction Checker. Jurnal Ilmiah Farmasi, 17(1), 45–53.
- IBM Corp. (2021). IBM SPSS Statistics for Windows, Version 26.0. Armonk, NY: IBM Corp.
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Tuberkulosis. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
- Medscape. (2024). Drug Interaction Checker. Diakses dari https://reference.medscape.com/drug-interactionchecker
- World Health Organization. (2024). Global Tuberculosis Report 2024. Geneva: World Health Organization.
- Wardani, D., dkk. (2024). Hubungan polifarmasi dengan potensi interaksi obat pada pasien tuberkulosis. Jurnal Kefarmasian Indonesia, 14(1), 35–43.