PENGARUH KONSUMSI KEJU MOZZARELLA TERHADAP pH SALIVA PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 ASTAMBUL KABUPATEN BANJAR
Abstract
Saliva merupakan cairan dalam rongga mulut yang berfungsi menjaga keseimbangan pH, membantu proses pencernaan, serta melindungi gigi dari kerusakan akibat kondisi asam. pH saliva adalah derajat keasaman atau kebasaan saliva yang berperan penting dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut. Keju mozzarella merupakan salah satu produk olahan susu yang mengandung kasein, kalsium, dan fosfat yang dapat membantu meningkatkan kapasitas buffer saliva sehingga pH saliva tetap netral hingga basa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi keju mozzarella terhadap pH saliva pada siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Astambul Kabupaten Banjar. Metode penelitian yang digunakan adalah one group pretest-post test. Sampel penelitian berjumlah 50 responden siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Astambul Kabupaten Banjar. Pengukuran pH saliva dilakukan sebelum dan sesudah konsumsi keju mozzarella. Data dianalisis menggunakan uji statistik Paired Sample T-Test.Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pH saliva sebelum konsumsi keju mozzarella sebesar 7,198 dan sesudah konsumsi keju mozzarella meningkat menjadi 7,678 dengan selisih peningkatan sebesar 0,48. Hasil uji Paired Sample T-Test diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 (p<0,05), sehingga menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan konsumsi keju mozzarella terhadap peningkatan pH saliva.Kesimpulan dari penelitian ini adalah konsumsi keju mozzarella berpengaruh terhadap peningkatan pH saliva pada siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Astambul Kabupaten Banjar. Disarankan untuk memanfaatkan edukasi konsumsi keju mozzarella salah satu upaya promotif dan preventif agar kesehatan gigi dan mulut terjaga.Keywords
Keju Mozzarella, pH saliva, kesehatan gigi dan mulut, siswa SMP
References
- Aisyah, S. (2024). Pengaruh Mikroba Dalam Pembuatan Keju Dengan Fermentasi Asam Laktat dan Abubakar , 2009 ). Keju yang terbuat dari susu memiliki beberapa kelemahan , termasuk. Ilmiah Mahasiswa, 2(4), 48–55.
- Alamsyah, R. M., Nasution, M. H. and Hutauruk, T. (2020). 'Dairy Product Consumption Effects on Increasing Salivary pH, Flow, and Calcium Ion', IOSR Journal of Dental and Medical Sciences (IOSR-JDMS), 18(1), pp. 63–66.
- Ardian dkk.(2021). Peningkatan PH Saliva Dgn Mengunyah Keju.20(2), 34–38.
- Balkis, N., Fauziah, F., & Yusrika, Y. (2024). Hubungan Perilaku dengan Kejadian Karies Gigi pada Siswa / Siswi Kelas IV di MIN 25 Aceh Besar Universitas Abulyatama , Indonesia. Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan Dan Kebidanan Volume. 2, Nomor. 4 Tahun 2024, 2, Hal. 273–284.
- Pineda, A.E., GarcíaPérez, A. andGarcía-Godoy, F. (2020). Salivary parameters and oral health status amongst adolescents in Mexico.
- Hesse, D. Moradi, S., andBikker, F.J. (2025).Saliva composition from birth to adolescence: A systematic review of the literature. Journal of Oral Biosciences, 67(2).
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2018) Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
- --------------------------------------------------------- (2023) “Kesehatan Gigi Dan Mulut Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia 2023 (SKI),” Kemenkes, p. 235.
- Lazarus, M., Santoso, B., & Wijaya, R. (2021). Efektivitas mengonsumsi keju brie terhadap kenaikan pHsaliva.Jurnal Kedokteran Gigi Indonesia, 8(1), 22–28.
- Mariati, N. W., Pangemanan, D. H. C., & Bangun, L. K. (2025). Hubungan Derajat Keasaman Saliva dan Karies Gigi pada Siswa SMA. E-GiGi, 13(2), 277–282. https://doi.org/10.35790/eg.v13i2.59520
- Mukni, Habibah, S. S., & Nuryati, S. (2024) ‘Jurnal Terapis Gigi dan Mulut ( JTGM ) Hubungan pH Saliva Dengan Karies Gigi Pada Siswa Kelas I SD Negeri 3 Guntung Manggis Kota Banjarbaru Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Jurusan Kesehatan Gigi Jurnal Terapis Gigi dan Mulut (’, 5(2), pp. 46–50.
- Nugroho, B. (2021).Pengaruh konsumsi keju terhadap konsentrasi kalsium dan pH saliva pada anak usia 12–14 tahun (Kajian pada anak Panti Asuhan Sancta Maria Yogyakarta). Jurnal Kedokteran Gigi Indonesia, 8(1).
- Nursyamsi, M.F. and Sab, S. (2020) ‘Pengaruh Berkumur Larutan Probiotik Terhadap pH Saliva Siswa SMP Negeri 13 Banjarbaru’, 11(1).
- Purnamasari, S. Salamah, Isnawati (2020). Pengaruh Mengkonsumsi Keju Mozzarella Terhadap Derajat Keasaman (pH) Saliva Pada Siswa Kelas VII di SMPN 6 Banjarbaru
- Putranto, D. A., Susanto, H. S., & Adi, M. S. (2020). Hubungan Kebersihan Gigi dan Mulut, Indeks Plak Dan pH Saliva Terhadap Kejadian Karies Gigi Pada Anak di Beberapa Panti Asuhan Kota Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat (E-Journal), 8(1), 66–75.
- Sawitri, H., & Maulina, N. (2021).Derajat pH saliva pada mahasiswa program studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh yang mengkonsumsi kopi tahun 2020', Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh, 7(1), 84–94.
- Somaraj, V., Shenoy, R. P., Shenoy, G. S.(2020). 'Effect of Paneerand Cheese Consumption on Salivary Acidogenicity and Calcium Concentration: A Comparative Study', Oral Health and Preventive Dentistry Journal, 18(2), pp. 125–130.
- Wang, L.H., Chen, L.H. and Chen, W.W. (2019). Gender differences in the saliva of young healthy subjects before and after citricacid stimulation. Clinica Chimica Acta, 460, pp. 142–145.
- Widiastuti, D.I. (2020).Efek mengunyah keju terhadap pola pH saliva (Laporan Penelitian). Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Trisakti, Jakarta