Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

HUBUNGAN BEBAN KERJA MENTAL DAN STRES KERJA TERHADAP KELUHAN SOMATIK PADA PEGAWAI DI KANTOR X KOTA BATAM TAHUN 2026

Abstract

Beban kerja mental dan stres kerja merupakan faktor psikososial yang dapat memengaruhi kesehatan pekerja. Tingginya tuntutan pekerjaan berpotensi menimbulkan berbagai gangguan kesehatan, termasuk keluhan somatik yang ditandai dengan munculnya gejala fisik tanpa penyebab medis yang jelas. Berdasarkan survei awal terhadap 10 pegawai di Kantor X Kota Batam, ditemukan bahwa 80% pegawai mengeluhkan mudah lelah, sakit kepala, dan gangguan tidur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan beban kerja mental dan stres kerja terhadap keluhan somatik pada pegawai di Kantor X Kota Batam Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 55 pegawai dan seluruh populasi dijadikan sampel menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner NASA-TLX untuk mengukur beban kerja mental, DASS-21 untuk mengukur stres kerja, dan PHQ-15 untuk mengukur keluhan somatik. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Hasil uji statistic Chi-squere menunjukkan bahwa,variabel umur P-Value = 0,505 tidak memiliki hubungan dengan keluhan somatik, Jenis Kelamin dengan nilai P-value =0,631 tidak memiliki hubungan dengan keluhan somatik, variable beban kerja mental dengan nilai P-value =1,000 tidak memiliki hubungan dengan keluhan somatic, sedangkan variable stress kerja dengan nilai P-value=0,000 memiliki hubungan yang signifikan dengan keluhan somatik. Disimpulkan bahwa beban kerja mental dan stres kerja merupakan faktor yang berhubungan dengan munculnya keluhan somatik pada pegawai. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengendalian faktor psikososial melalui program manajemen stres, pengelolaan beban kerja, dan promosi kesehatan mental di lingkungan kerja.

Keywords

Beban Kerja Mental, Stres Kerja, Keluhan Somatik

PDF

References

  1. 1) Adhifa. (2023). Hubungan kebisingan dengan kelelahan kerja pada pekerja Ground
  2. 2) Support Equipment (GSE) PT Gapura Angkasa di Bandar Udara Sultan
  3. 3) Hasanuddin Makassar.
  4. 4) Afma. (2020). Kajian isu dan urgensi kesehatan mental pekerja Indonesia.
  5. 5) Akbar. (2020). Hubungan karakteristik individu, beban kerja, dan lingkungan kerja
  6. 6) terhadap kelelahan kerja subjektif polisi lalu lintas kota.
  7. 7) American Psychiatric Association. (2022). Diagnostic and Statistical Manual of
  8. 8) Mental Disorders (5th ed., text revision/DSM-5-TR). American Psychiatric
  9. 9) Association.
  10. 10) Anasthasya. (2024). Pengaruh stres kerja terhadap tekanan darah dan kualitas tidur
  11. 11) pada pekerja Sumber Makmur Grup Bandar Lampung.
  12. 12) Arikunto, S. (2022). Metode penelitian. Rineka Cipta.
  13. 13) De Gucht, V., & Fischler, B. (2023). (Referensi mengenai keluhan
  14. 14) somatik/alexithymia).
  15. 15) Dwi, & Mulyadi. (2024). Hubungan faktor risiko dengan gangguan kesehatan
  16. 16) karyawan PT Ithikhara Mining Service Sorowako Kabupaten Luwu Timur.
  17. 17) Care Journal.
  18. 18) Firdausyan, N. M., & Taqiyuddin. (2023). Kajian isu dan urgensi kesehatan mental
  19. 19) pekerja Indonesia. Bidang Kajian.
  20. 20) Hadiansyah, A., Risnawati, S., & Sitawati, A. D. (2022). Kesehatan mental dalam

Similar Articles

71-80 of 197

You may also start an advanced similarity search for this article.