Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

ASUHAN KEBIDANAN BERKESINAMBUNGAN PADA IBU HAMIL DENGAN KEK DAN IMT EKSTREM

Abstract

Chronic Energy Deficiency (CED) in pregnant women is a nutritional problem caused by inadequate long-term energy intake that may increase the risk of maternal and fetal complications. This case report aimed to describe continuous midwifery care for a pregnant woman with CED and an extremely low Body Mass Index (BMI). The study used a case report approach with midwifery management and SOAP documentation. The subject was Mrs. S, 20 years old, G1P0000, at 18 weeks of gestation, receiving care at a midwife independent practice in Magetan. Assessment showed a BMI of 15 kg/m² and mid-upper arm circumference of 19 cm. Care included nutritional education, dietary counseling, monitoring of nutritional status and weight gain, supplementation according to indications, family support, and regular maternal and fetal monitoring. Maternal weight increased from 38 kg to 48 kg, while complaints of weakness and dizziness decreased. Maternal and fetal conditions remained good until the end of pregnancy. Comprehensive and continuous care involving the family supported adherence to health recommendations and improvement of maternal nutritional status. Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil merupakan masalah gizi akibat ketidakcukupan asupan energi dalam jangka panjang yang dapat meningkatkan risiko komplikasi pada ibu dan janin. Studi kasus ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan asuhan kebidanan berkesinambungan pada ibu hamil dengan KEK dan Indeks Massa Tubuh (IMT) ekstrem. Penelitian menggunakan metode studi kasus (case report) dengan pendekatan manajemen kebidanan dan pendokumentasian SOAP. Subjek adalah Ny. S usia 20 tahun G1P0000 dengan usia kehamilan 18 minggu yang mendapatkan asuhan di TPMB Bidan Y, Magetan. Hasil pengkajian menunjukkan IMT 15 kg/m² dan LILA 19 cm. Asuhan meliputi edukasi gizi, konseling pola makan, pemantauan status gizi dan kenaikan berat badan, pemberian suplementasi sesuai indikasi, dukungan keluarga, serta pemantauan kondisi ibu dan janin secara berkala. Berat badan ibu meningkat dari 38 kg menjadi 48 kg, keluhan lemas dan pusing berkurang, serta kondisi ibu dan janin tetap baik hingga akhir kehamilan. Asuhan komprehensif dan berkesinambungan yang melibatkan keluarga mampu mendukung kepatuhan ibu terhadap anjuran kesehatan dan perbaikan status gizi selama kehamilan.

Keywords

kekurangan energi kronis, IMT ekstrem, ibu hamil, asuhan kebidanan

PDF

References

  1. 1. World Health Organization. WHO recommendations on antenatal care for a positive pregnancy experience. Geneva: World Health Organization; 2016.
  2. 2. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Pelayanan Antenatal Terpadu. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
  3. 3. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Buku Kesehatan Ibu dan Anak. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

81-90 of 182

You may also start an advanced similarity search for this article.