HUBUNGAN PRAKTIK KEAGAMAAN DENGAN KECEMASAN MENGHADAPI UJIAN AKHIR SEMESTER KELAS 3 SMA MUHAMMADIYAH KEDUNGTUBAN BLORA
Abstract
Latar Belakang: Kecemasan adalah kondisi psikologis di mana seseorang merasa takut dan khawatir akan hal-hal yang tidak pasti akan terjadi. Kecemasan dapat dialami oleh siapa saja, termasuk siswa SMA yang tinggal di sekolah. Banyak hal yang dapat membuat siswa kecemasan di sekolah. Sebagian siswa melakukan aktivitas keagamaan untuk mengurangi kecemasan mereka. Tujuan: Penelitian ini dilakukan adalah untuk mengetahui hubungan antara praktik keagamaan dengan kecemasan dalam menghadapi ujian akhir semester pada siswa kelas 3 SMA. Metode: Penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah siswa-siswi SMA Muhammadiyah Kedungtuban Blora yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yaitu berjumlah 58 sampel. Pengambilan data dengan cara mengisi kuisioner. Analisa statistik menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil analisis dengan uji Chi Square pada sampel 58 siswa-siswi menunjukan adanya hubungan signifikan antara praktik keagamaan dengan kecemasan dalam menghadapi ujian akhir semester kelas 3 SMA. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian ini didapatkan 87,9% tidak mengalami kecemasan dan 12,1% mengalami kecemasan. 20,7% memiliki praktik keagamaan sangat baik, 65,5% memiliki praktik keagamaan baik, 8,6% memiliki praktik keagamaan cukup dan kurang, 3,4% memiliki praktik keagamaan sangat kurang. Hasil uji korelasi Chi-Square menunjukkan ada hubungan antara praktik keagamaan dengan kecemasan dalam menghadapi ujian akhir semester kelas 3 SMA (p=0,000).Keywords
Praktik Keagamaan, Kecemasan
References
- Azzahroh, P 2021, 'Hubungan Antara Praktek Keagamaan Terhadap Tingkat Kecemasan pada Ibu Primigravida di Wilayah Kerja Puskesmas Sitanggal Kabupaten Brebes', Available From: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/26750
- Akbar, RR, Anissa, M, Hariyani, IP & Rafli, R 2022, 'Edukasi Masyarakat Mengenai Gejala Cemas', DINAMISIA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 6, no. 4, hh. 876 -81. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v6i4.10008
- Baadiah, M, Winarni, S, Mawarni, A & Purnami, CT 2021, 'Hubungan Aktivitas Fisik dan Tingkat Kecemasan Dengan Gangguan Siklus Menstruasi Pada Mahasiswi', Jurnal Kesehatan Masyarakat, vol. 9, no. 3, hh. 338-43
- Hernanta, I 2013, Ilmu Kedokteran Lengkap tentang Neurosains, D-Medika, Yogyakarta.
- Oktavianti, E, Kurniati, FD, Badi'ah, A & Bengu, MA 2018, 'Nyeri dan Kecemasan Brhubungan dengan Kualitas Hidup Remaja Dismenorea', Health Sciences and Pharmacy Journal, vol. 2, no. 1, hh. 22-9.
- Prameswari, Y 2019, 'Hubungan Religiusitas Dengan Kecemasan Sebelum Menghadapi Ujian Nasional Pada Siswa-Siswi IX SMP Muhammadiyah Plus Batam Tahun 2018', Jurnal Ilmiah Zona Psikologi, vol. 1, no. 2, hh. 10 -7. http://ejornal.univbatam.ac.id/index.php/zonapsikologi/issue/view/80
- Rizaldy, E 2013, 'Hubungan Shalat Tahajud dengan Perubahan Kadar Kortisol dan Skor Tingkat Stres pada Pasien HIV & AIDS', Jakarta: Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah.
- Timiyatun, E, Darmawan, AI, Oktavianto, E & Setyawan, A 2021, 'Korelasi Perilaku Spiritual dengan Tingkat Kecemasan Remaja di Wilayah Kerja Puskesmas Kasihan I Bantul Yogyakarta', Jurnal Ilmiah Kesehatan, vol. 16, no. 3, hh. 231-8
- Wahdi, AE 2022, Riset: Sebanyak 2,45 juta remaja di Indonesia tergolong sebagai Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), The Conversation Post, dilihat 15 Oktober 2023, Available From: https://theconversation.com/riset-sebanyak-2-45-juta-remaja-di-indonesia-tergolong-sebagai-orang-dengan-gangguan-jiwa-odgj-191960
- Yastab, RA, Pasiak, T & Wangko, S 2014, 'Hubungan Kinerja Otak dan Spiritualitas Manusia Diukur Dengan Menggunakan Indonesia Spiritual Health Assessment pada Pemuka Agama di Kabupaten Halmahera Tengah', Jurnal e-Biomedik, vol. 2, no. 2, hh. 419-25